Bayangan

486 58 7
                                        

"Kocak! Dex juga nyentuh lo mulu anjir, lo gak risih apa San?" marah Jihyo.

"Bener kata ka Sana, disini GD Oppa mukanya keliatan player gila!" Chaeng juga ikutan emosi.

Mereka semua baru aja selesai nonton episode terbaru dari program acaranya Sana.

Sana tersenyum sambil mengusap lembut tangan Tzuyu yang ada di pahanya.

Dia tau tunangannya lagi nahan emosi.

"Kok bisa sih San lo betah ada di antara mereka? Gue liatnya aja capek banget."

Seorang Mina yang biasanya cuma diam, sekarang bahkan ikut komen karena ikut kesal liat episode itu.

Jeongyeon mengangguk seujut. "Bener, perasaan pas lo sama Hoshi Woozi gak segitunya deh. Emang si anak asbun itu juga isengin lo, tapi keliatannya masih oke aja ah."

Sana membuang nafasnya pelan. "Ya gimana ya gais, tuntutan pekerjaan. Gue juga kan harus keliatan happy"

"Satu lagi San!" Momo yang duduknya di depan Tv banget angkat tangan dan puter badan buat ngeliat ke arah Sana.

"Kenapa Mo?"

"Lo bisa gak sih anjir latihan bikin smoothies dulu di rumah? Malu banget guee... udah berapa orang yang minum dan bilang gak enak?"

Sana mengingat-ngingat sebentar. "Hampir semua, kecuali sama Sho chan"

"Tzu ajarin deh cewek lo, kasian anjir tamunya minum air kobokan terus. Itu juga gak tau ya Shotaro jujur apa enggak pas bilang smoothiesnya enak"

"Wah sialan lo ya Mo! Mau ribut sini lo sama gue?!" Sana yang baru aja mau berdiri, langsung ditahan sama Tzuyu.

"Balik ke topik awal, unnie... menurut kalian Dex emang naksir Sana atau enggak?" tanya Tzuyu ke para member.

"Mungkin iya, soalnya dia ngefans sama Sana kan? Terus juga gue pernah baca dimana gitu kalo tipe cewek dia ya kayak Sana" jawab Nayeon.

"Kalo menurut gue udah pasti sih Tzu, diliat dari episode ini dia sering banget nyentuh pundak Sana itu kayak salting banget gak sih dia?" Jihyo ikut berkomentar.

"Emang kenapa kamu tanya gitu sayang?" Sana menangkup wajah Tzuyu supaya menatap matanya.

"Aku ngerasa saingan aku makin banyak ya?" gumam Tzuyu.

Semua hening, gak ada siapapun yang berani nimpalin omongan Tzuyu.

"Gak akan ada saingan sayang, aku udah milik kamu. Kamu juga udah iket aku kan? Kita udah tunangan loh, aku sama kamu udah punya hubungan yang serius."

Nayeon membuang muka, dia jadi ingat masa-masa itu.

Masa dimana dirinya deketin Tzuyu dengan ngasih segala macam perhatian dan pengertian. Apalagi saat Sana dan Dahyun pacaran. Setelah Chaeng, Nayeon adalah orang kedua yang selalu ada untuk ngehibur Tzuyu.

Sampai akhirnya Sana dan Dahyun putus setelah satu bulan bersama. Dari situ Nayeon lihat kalo selama ini di hati Tzuyu memang cuma ada Sana.

"Gwenchana?" tanya Jeongyeon pelan.

Nayeon hanya tersenyum dan menyandarkan kepalanya di pundak kekasihnya itu.

Sementara itu persebatan kecil diantara Sana dan Tzuyu berakhir dengan kesedihan Tzuyu.

"Kamu boleh cemburu, tapi inget yang kalo aku ini udah milik kamu seutuhnya. Jangan pernah takut sama orang-orang di luar sana yang suka sama aku, aku cuma suka kamu Tzu, aku cinta kamu sayang. Justru malah aku yang takut kamu ninggalin aku." Sana ikut sedih, dia udah ngeliat banyak berita yang mulai bermunculan soal kontrak Tzuyu.

I Just Wanna Be With YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang