Bittersweet

901 54 7
                                        

"Jadi Sana lagi sibuk apa sekarang?"

Melalui jasa translate Tzuyu, Mama Chou dan Sana masih di meja makan, mereka asik mengobrol.

"Akhir-akhir ini Sana lagi sibuk syuting Ma, beberapa tawaran syuting baru untuk program macem-macem juga mulai bermunculan."

"Wait, macem-macem kayak gimana maksud kamu?" tanya Tzuyu sebelum dia menerjemahkan jawaban Sana ke Mama Chou.

"Ya... misalkan kemaren ada syuting iklan eskrim, terus baru ada tawaran buat acara sama Netflix gitu, atau syuting Sana fridge, sama syuting di Guam kemaren itu."

Tzuyu hanya mengangguk dan langsung menerjemahkannya ke Mama Chou.

"Tapi hari ini kamu free kan sayang?" tanya Mama Chou.

Tzuyu mencibir kata-kata Mamanya yang memanggil Sana dengan sebutan sayang.

"Biarpun emak sendiri, gue gak suka Sana dipanggil sayang. Gue doang yang harusnya boleg panggil-panggil sayang ke dia!"

Setelah menghela nafas, Tzuyu kembali menerjemahkan ke Sana.

"Free Ma. Ayo kita makan yakiniku! Sana yang traktir." jawab Sana antusias.

Begitu seterusnya.

Tugas Tzuyu hanya jadi perantara anatara dua perempuan kesayangannya itu.

"Pake gugel translate aja lah kalian, aku mau minum!" Ucap Tzuyu, gak lupa dia bilang begitu dalam dua bahasa.

"Lohh Chewy sayang, kok gitu?" , "Kok kamu gitu sih Tzu?" protes Sana dan Mama Chou bersamaan.

*

"Tzu, kamu tuh kayaknya harus sering perhatiin Sana deh."

"Loh kenapa emang?"

"Kalo Mama liat, dia tipe orang yang suka disayang, dimanja, pokoknya suka dikasih perhatian-perhatian kecil."

Tzuyu diam sejenak.

Dia bingung, padahal belum ada 1 x 24 jam Mamanya bertemu dengan Sana, tapi Mama Chou udah bisa menilai Sana segitu mudahnya.

"Aku sering kok manjain Sana."

"Yakin? Dia clingy banget loh Tzu. Mama yakin pasti dia happy banget kan kalo dipelukin kamu."

"K-kok Mama tau?" tanya Tzuyu sedikit malu.

"Dibilang, Mama tuh bisa nilai dia dengan baik Tzu. Sebagai calon Mama mertuanya Sana, Mama tuh mau banget bisa mengerti dia Tzu."

"Pokoknya kamu harus jadiin Sana istri kamu ya Tzu. Kecewa banget Mama kalo sampe gak jadi." lanjut Mama Chou.

"Ya Mama berdoa yang terbaik aja deh buah hubungan aku sama Sana kedepannya."

Mama Chou tiba-tiba memegang lengan Tzuyu, tatapannya juga mulai serius.

"Tzu, Mama tau udah banyak hal yang kalian lalui. Mama minta tolong banget buat kedepannya tolong lebih perhatian ke Sana, dia kerja keras banget Tzu."

Tzuyu mendesah pelan. "Ma, Tzuyu sadar kok kalo Sana emang lagi sibuk. Tapi kan aku juga punya kesibukan sendiri, belum lagi Papa kan mulai suka ajak aku bisnis trip berkedok liburan."

I Just Wanna Be With YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang