Twice Anniversary

564 46 7
                                        

Setelah kepulangannya dari New York, Tzuyu kembali disibukkan dengan macam-macam kegiatan.

Untungnya kali ini full dengan kegiatan grup, karena dalam rangka merayakan anniversary ke 10 Twice.

"Sayang, aku ngantuk." Sana menghampiri Tzuyu, dia bersandar sebentar di pundak perempuan itu.

"Sabar ya, sebentar lagi selesai kok." ucapnya sambil mengusap kepala Sana.

Setelah kemarin Twice sukses menyelesaikan fanmeeting yang sangat menakjubkan, mereka masih harus membuat beberapa konten lagi untuk perayaan dan juga konten untuk Season's greatings nanti.

"OKE KITA WRAP GUYS!" teriak PD Nim.

Sana akhirnya bisa bernafas lega, tubuhnya sengaja ambruk biar dipeluk Tzuyu. "Apus makeup di rumah aja ya, aku bilang manager unnie buat langsung siapin mobil buat kita pulang. Kita ganti baju dulu yuk"

Sana hanya mengangguk, tapi dia masih memeluk Tzuyu karena kelelahan. "Sebentar yang"

"Capek banget ya kamu?"

Lagi-lagi Sana hanya mengangguk.

Kegiatan individu Sana kembali dipadati dengan syuting dan photoshoot dengan brand yang bekerjasama dengannya.

Setelah selesai berganti pakaian, Tzuyu langsung menghadap manager untuk meminta pulang duluan bersama Sana.

"Unnie, aku sama Sana langsung pulang sekarang bisa?"

"Bisa, unnie calling supirnya dulu ya kalo gitu"

"Makasih ya unnie."

Saat mau masuk lagi ke ruang makeup, Tzuyu berpapasan dengan Momo yang berjalan tergesa-gesa dan hampir menabraknya.

"Lo kenapa ka?" tanya Tzuyu heran.

"Ada urusan penting. Duluan ya Tzu."

Tzuyu hanya bisa melongok melihat kepergian Momo, tanpa dia sadari tiba-tiba ada tangan yang melingkar di perutnya.

"Sayang kok ngelamun?" tanya Sana.

"Ka Momo kenapa?"

"Kenapa apanya hmm?"

"Itu dia buru-buru banget tadi"

"Gak tau tuh, tadi juga pamit di dalem cuma sekilas terus kabur."

Tzuyu memutar badannya jadi berhadap-hadapan dengan pacar imutnya itu. "Yaudah kita pulang juga yuk!"

"Ayo, aku gak sabar mau berendam. Badan aku sakit semua rasanya"

"Kita pamitan dulu sekalian ambil tas."

*

Setelah sampai di apart, Sana benar-benar langsung masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan Tzuyu yang sedang mengambil minum di dapur.

Sana yang sudah selesai membilas tubuhnya, perlahan mulai masuk ke dalam bathtub berisi air hangat. Gak lupa juga ada bebek mainannya dan lilin aroma terapi yang kali ini dia pilih wangi chamomile.

"Sayang, ini aku bikinin ocha. Ini tapi masih panas banget sih, mau ditaro sini aja apa kamar?"

"Disini aja gakpapa, sekalian sama kamu juga disini aja"

"Sebentar ya aku mandi dulu."

Sana memejamkan matanya, rasanya suluruh badannya butuh dipijat, tapi apa daya? Jadwal kegiatan Twice sangat padat, Sana sama sekali belum ada waktu untuk ke tempat pijat dan terapi.

I Just Wanna Be With YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang