7 perempuan cantik sedang dalam perjalanan menuju hotel untuk beristirahat. Mereka semua baru aja menginjakan kaki di Hongkong untuk melanjutkan tur dunia mereka.
"San udah lah, masih aja prengat prengut gitu kayak abg baru kenal cinta-cintaan" Jeong yang semobil dengan Sana akhirnya muak.
Sana sejak tadi terus aja cemberut dan berkali-kali menghela nafas kasar sebagai bentuk rasa kesalnya ke Tzuyu.
Itu semua karena mereka berpisah, Tzuyu izin menghampiri Elkie di kediamannya, sedangkan Sana gak boleh ikut.
Sana kesal karena Tzuyu bilangnya mendadak, dia gak ada izin dulu di hari sebelumnya ke Sana kalo mau langsung ketemu Elkie setelah sampai di Hongkong.
"Gue kesel Jeong!"
"Iya tau, tapi udah dong. Kalian minggu lalu baru lamaran loh, masa udah marahan lagi?"
"Dia nyebelin! Gue kalo main sama Miyeon aja selalu izin dulu sebelumnya, lah dia tiba-tiba misahin diri gitu aja kayak tadi. Udah gue gak dikasih penjelasan, entah kenapa buru-buru banget mau ketemu. Sepenting itu emang ya si Elkie buat dia?!"
Ada rasa menyesal di hati Jeongyeon sekarang. Padahal niat dia menegur Sana buat bikin dia tenang, tapi malah jadi kena semprot.
"Shuhua udah lewat, tapi Elkie masih jadi ancaman" ucap Sana lagi.
"Astaga San... Tzuyu sebentar lagi jadi milik lo sepenuhnya, kalian mau nikah loh bentar lagi. Percaya sama gue, Elkie gak akan macem-macem lagi setelah ini. Mungkin Tzuyu nyamperin dia buat cerita semuanya sekalian pamitan, mungkin?"
Sana terdiam, apa yang Jeongyeon bilang memang ada kemungkinannya untuk benar.
Tapi ini soal Tzuyu. Perempuan jangkung itu gak pernah bisa ditebak pergerakannya.
Dulu siapa sangka kalo dia ngebales Sana dengan cara yang sama, bahkan dia ciuman dengan 2 sahabatnya sekaligus! Alias dengan Shuhua dan Elkie.
Tzuyu gak bisa ditebak siapapun, bahkan Sana sekalipun gak akan nyangka dengan hal-hal yang akan Tzuyu lakuin.
"San nanti malem Tzuyu pasti pulang. Lo juga harus inget, dia lagi banyak banget yang harus diurus. Gak mungkin dia main sampe gak inget waktu"
"Masalahnya setelah kita selesai konser tuh Tzuyu harus balik ke Taiwan dulu sebentar Jeong. Gue disini bukan cuma cemburu aja, tapi khawatir. Takut kalo dia kecapekan."
Sana hanya bisa menatap keluar jendela dengan perasaan yang campur aduk.
Disatu sisi dia senang karena mereka berdua sedang mengurus berkas untuk pernikahannya yang akan dilaksanakan di Taiwan tahun depan, atau bisa dibilang dalam waktu hitungan bulan lagi.
Di lain sisi Sana juga merasa kesel karena Tzuyu jadi super sibuk, bahkan pertemuan dengan Elkie kayak sekarang aja belum sempat mereka obrolin sebelumnya.
"Sebentar lagi konser kita udah selesai, kalian bisa ngabisin waktu berdua sepanjang kosongnya jadwal. Gue harap lo tetep kuat San, anggap aja mulai dari sini kalian dapet cobaan pra pernikahan" Jeong menepuk-nepuk pelan kepala Sana.
Sana jadi semakin pusing.
Dia juga harus mengurus berkas pernikahannya di negara asal, belum lagi dengan album MISAMO dan beberapa pekerjaan bersama brand tertentu yang belum selesai.
Sana gak yakin dapat libur panjang seperti yang diharapkan.
*
"Masih inget buat balik?"
"ASTAGA!" pekik Tzuyu kaget.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Just Wanna Be With You
FanfictionSatzu never ending story *Cerita ini up kalo ada momen di Twice yang pas
