"Sayang"
"Wahh apa nih? Kamu dapet dari mana?" tanya Sana kegirangan.
"Ditraktir Mama, jadi tadi aku titip ke manager unnie buat beliin cemilan."
Sana langsung menyeruput kuah odeng yang baru aja dia dapat dari Tzuyu. "Enak!"
Jam menunjukkan pukul 9 malam, mereka masih sibuk latihan untuk mempersiapkan konser yang hanya tinggal hitungan hari.
"Yuk gabung sama yang lain, mereka lagi makan di ruangan"
"Kita istirahat?"
"Kamu yang istirahat dulu, aku udah izin tadi. Abis makan baru kamu lanjutin latihannya ya."
Sana mengangguk, dia langsung menggandeng tangan Tzuyu sambil berjalan ke arah ruang istirahat.
Yang lain udah lebih dulu ada di ruangan itu, karena sekarang seharusnya giliran latihan untuk penampilan solo Sana.
"Tzu makasih yaa traktirannya, sampein ke Mama lo juga" ucap Jihyo.
Chaeng mengangguk setuju. "Sumpah enak banget, badan gue jadi anget gara-gara kuah odeng"
"Iya nanti gue sampein ke Mama."
Mata Sana berbinar, karena bukan hanya banyak odeng, tapi disana juga banyak makanan lainnya seperti mandu, kimbab, makanan ringan, dan topokki.
"Sayang makan berdua ya, kamu mau apa biar aku ambilin?" tanya Sana.
"Semuanya boleh, kecuali makanan ringan"
"Okeii, kamu duduk pojok situ dulu sebentar."
Tzuyu tersenyum, rasanya dia kayak lagi punya istri yang sibuk ngurusin soal makanan.
Setelah menempatkan diri di tempat yang Sana suruh, Tzuyu mengeluarkan beberapa coklat dan susu dari tasnya.
"Jir banyak banget, lo mau nyulik anak orang?"
"Nyulik Sana, biar makin nempel sama gue."
Jeong langsung memberikan tatapan julidnya yang membuat Tzuyu tertawa puas.
"Tanpa lo kasih coklat dia bakalan nempel mulu sama lo kali, Sana tuh udah tergila-gila sama lo"
"Jelas lahh, gue cantik banget gini"
"Dahlah, males gue ngomong sama lo."
Jeong akhirnya pindah tempat menyisakan Tzuyu sendiri.
"Jeong kenapa pindah?" tanya Sana heran.
"Takut dimakan kamu katanya"
"Masa iya dia bilang gitu?"
"Bercanda sayang, udah sini duduk" Tzuyu menarik pelan tangan Sana.
"Ish aku kira beneran!"
"Nih coklat buat kamu biar moodnya bagus terus sampe kita selesai latihan hari ini."
Lagi-lagi Sana kegirangan. Memang yang Tzuyu lakuin itu sederhana, tapi bagi Sana itu sesuatu yang spesial.
Karena biasanya Tzuyu gak peka, dan cuek.
"Makasih sayang, kok jadi sweet gini sih kamu?"
"Gak tau ya, aku rasanya pengen aja liat kamu ketawa atau senyum terus. Udah yuk makan dulu."
KAMU SEDANG MEMBACA
I Just Wanna Be With You
FanfictionSatzu never ending story *Cerita ini up kalo ada momen di Twice yang pas
