Dari pagi seluruh crew dan member sudah sibuk dengan urusan mereka masing-masing demi kelancaran konser pertama mereka.
Beberapa member merasa gugup karena untuk pertama kalinya akan membawakan lagu solo mereka masing-masing langsung di konser sebesar ini.
"Sayang Mama dateng?"
"Besok kayaknya"
"Sendiri?"
"Gak tau sayang, kalo Papa gak bisa ya sendirian aja mungkin. Kenapa hmm?"
Sana menggeleng pelan. "Orang tua aku gak dateng, kemungkinan mereka dateng pas kita konser di Jepang doang"
"Ya gakpapa dong, yang penting kan dateng. Yang lain juga keluarganya belum tentu bisa dateng hari ini atau besok kan"
"Iya sih, tapi aku sedih karena Mama aku jadi gak bisa ketemu Mama kamu."
Tzuyu merangkul Sana dan mengusap lembut kepala perempuan itu. "Nanti aku tanyain ke Mama deh bisa dateng ke Jepang apa enggak. Orang tua kamu datengnya pas kapan? Pas kita konser di Osaka?"
"Kemungkinan iya, kan lumayan deket. Papa aku juga lagi sibuk"
"Yaudah nanti kaloan ngobrol dulu aja, biar aku enak bilang ke Mama kalo jadwalnya udah fix"
"Semoga bisa deh ya, semenjak kita tunangan kan orang tua kita belum ketemu lagi"
"Iya sayang, nanti aku usahain juga deh ya."
Tzuyu berusaha untuk menenangkan Sana, tapi tunangannya itu masih aja terlihat murung.
"Masih ada yang kamu pikirin?"
Sana mengangguk, dia menatap mata Tzuyu sangat dalam. "Kontrak kamu gimana? Kan tinggal kamu yang belum perpanjang."
Melihat ada ketakutan dari kedua mata itu, Tzuyu memberikan senyuman manisnya untuk menenangkan Sana lagi. "Kemarin aku udah tanda tangan kok, mungkin beritanya sebentar lagi naik"
"Seriusan Tzu?" tanya Sana sambil menangkup pipi Tzuyu.
"Serius sayang, aku mau berita itu jadi kejutan untuk semuanya, terutama untuk kamu."
Sana langsung memeluk erat tubuh Tzuyu sampai hampir jatuh. "Makasih ya. Aku mau Twice itu kayak kita, selamanya."
Para member yang masih ada di ruangan itu hanya bisa memandang Sana dan Tzuyu dalam diam, bahkan saat dua orang itu duduk pangku-pangkuan sambil bercanda mesra.
Mereka udah biasa melihat Satzu yang lengket seperti itu.
*
Setelah GR, mereka semua bersiap untuk makeup dan ganti pakaian.
Bahkan disaat seperti ini, Momo masih sempat-sempatnya menikmati ramyeon pedasnya.
"Astaga, udah rapih aja lo masih nyempetin makan Mo?" Jihyo terheran-heran dengan salah satu membernya.
"Isi tenaga lah anjir"
"Awas aja ya kalo sampe kuahnya kena baju lo, gue bakar lo langsung di depan Once"
"Galak banget sih bu, kalo laper mah bilang aja kali."
Jihyo langsung pergi dari hadapan Momo, dia pusing sendiri liat kelakuan membernya yang satu itu.
"Sana chan, lo belum spill undang siapa aja hari ini sama besok. Pasti lo undang Miyeon kan?" Jeongyeon yang penasaran langsung pindah tempat ke dekat Sana dan Tzuyu berada.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Just Wanna Be With You
Fan-FictionSatzu never ending story *Cerita ini up kalo ada momen di Twice yang pas
