"Wah bawa banyak makanan nih bu. Makasih loh yaa udah bawain kita cemilan." ucap Momo kepedean.
Itu semua karena Sana yang tiba-tiba masuk bawa banyak sekali kantong belanjaan yang isinya makanan.
"Ini emang buat kalian kok sambil nunggu jam kita tampil, ini dari Miyeon."
"Istri kedua lo ternyata makin perhatian aja ya." sindir Jeongyeon.
Karna Jeong ngomong kayak gitu Sana jadi baru sadar kalo calon istrinya gak ada di ruangan. "Tzuyu mana?"
"Gak tau, dia izin sebentar tadi. Emang gak bilang sama lo?" Jawab Jihyo sebagai yang bertanggungjawab di ruangan itu.
"Nah tuh dia, panjang umur banget baru diomongin."
Suara Chaeng dan suara pintu yang terbuka berhasil mengambil alih perhatian Sana.
Kali ini giliran Jihyo yang kegirangan karena liat Tzuyu masuk ke ruangan juga bawa banyak bungkus makanan.
"Wah dapet banyak traktiran lagi nih, kalian berdua gue doain semoga makin banyak dapet job yaa."
"Loh yang ini dari siapa?" Tanya Tzuyu sambil menunjuk bungkusan makanan di meja.
"Tuh tadi Sana bawa, katanya Miyeon beliin untuk kita." Jawaban Momo bikin Sana ketar-ketir.
Perkataan Momo barusan langsung mendapat cubitan kecil dari pacarnya.
"Unnie, kenapa jujur banget sih jawabnya." Bisik Dahyun karena sadar suasana di ruangan mulai terasa tegang.
"Aku lupa sayanggg"
"Emmm... ka— kamu bawa apa itu yang?"
Basa-basi Sana gak diindahkan sama sekali sama Tzuyu.
"Nih gais buat kalian makan, ada pizza sama mandu." Tzuyu meletakkan makanan yang dia bawa ke atas meja, tepat di sebelah makanan yang Sana bawa.
Ralat, lebih tepatnya makanan pemberian Miyeon.
"Wihh mantap! Tapi yang satu ini apaan Tzu? Kotaknya beda sendiri, boleh kita makan juga?" tanya Nayeon.
Tzuyu berfikir sebentar sebelum akhirnya menganggukan kepalanya. "Boleh"
"Wow waffle, kita makan buat dessert ya Tzu. Makasih udah dibeliin banyak makanan."
Sana sakit hati, karena untuk pertama kalinya Tzuyu ngasih makanan favorit Sana ke orang lain.
"Coba mau liat dong yang ka Sana bawa, gabungin aja sini." Saran Chaeng mendapat persetujuan dari para member, termasuk Sana sendiri.
"Anjay dakbal, tteokbokki, sama kimbap. Ini snack nya juga banyak banget jir, ini kita bebas pilih San?"
Ngeliat makanan yang Sana bawa gak kalah menggiurkan, Momo jadi gak tahan buat langsung makan semuanya.
"Gak makan Tzu?" tanya Mina saat Tzuyu memilih untuk duduk di sebelahnya.
"Enggak ka nanti aja, lo sendiri gak makan?"
"Kan diet."
"Diet mulu, sesekali cheating gakpapa kali ka. Mumpung banyak makanan tuh kayak lagi prasmanan di nikahan orang."
KAMU SEDANG MEMBACA
I Just Wanna Be With You
FanfictionSatzu never ending story *Cerita ini up kalo ada momen di Twice yang pas
