Setelah touchdown di Jepang, Sana gak punya waktu istirahat sama sekali. Dia langsung menuju ke hotel yang sudah dipesankan oleh pihak Ralph Lauren.
"Tidur aja San, bagian mata udah semua kok" ucap manager unnie yang dari tadi memperhatikannya.
"Bener gakpapa nih?"
"Gakpapa, Sana chan tidur aja. Kamu belum di hairdo, masih lama juga ini." Sekarang giliran makeup artistnya yang ikut menyuruh istirahat.
Sana yang emang ngantuk banget akhirnya setuju.
"Unnie, aku nanti minta tolong beliin americano tambah 3 shot ya?"
"Iya nanti Unnie bilangin ya. Kamu istirahat dulu aja."
Sana mulai memejamkan matanya. Dari belakang, penata rias Sana malah makin terkesima liat kecantikan perempuan Osaka itu saat tidur.
"Makin dewasa makin cantik aja deh" puji MUA Twice.
Setelah riasan wajah dan rambut Sana selesai ditata, manager unnie mulai membangunkannya.
"Sana chan ayo bangun."
Sana langsung bangun dalam sekali panggilan karena dia gak begitu bisa tidur nyenyak saat kerja.
"Ini pesenan kamu, tapi sambil dimakan juga rotinya."
Sana hanya mengangguk dan mulai memakn smoke salmon pesto sandwich itu perlahan.
"Unnie, kita habis acara ada beberapa harus shoot sama media?"
"Lumayan sih, tapi yang individu gak banyak kok. Jadi kamu bisa langsung dateng duluan ke tempat buat lunch." Sana mengangguk paham.
Setelah menghabiskan sandwich dan kopinya, Sana bersama dengan timnya berjalan menuju venue.
*
"Hallo, kenapa?"
"Nongkrong yukk, gabut gue" kata orang di sambungan telfon.
"Malesss, lo aja kalo gue ajak nongkrong selalu gak bisa, alesannya banyak bangett. Lagi juga lo telat Chaeng." Tzuyu kesel, temen yang lagi ngebucin emang kadang nyebelin banget. Mendadak jadi susah diajak kemana-mana.
"Telat kenapa? Gue tau lo juga pasti gabut ditinggal ka Sana ke Jepang, ayo lah Tzu mumpung masih sore nih"
"Gue lagi packing, nanti malem gue balik ke Taiwan"
"Ah gak asik! Masa semua pada liburan."
"Ya emang lo enggak?"
"Pacar gue sibuk."
"Mampus!"
"Ck, terus gue ngapain dong? Baru satu hari libur aja gue udah gabut banget giniii"
"Coba lo ajak ka Jihyo aja Chaeng, atau ka Jeong"
"Mereka udah pasti di rumah emang?"
"Udah pasti gak mau nemenin lo. Bye!"
Tzuyu menutup sepihak sambungan telfon mereka dan lanjut memilah pakaian yang mau dia bawa pulang.
"Enak aja giliran gue butuhin lo malah ngebucin, sekarang giliran lo yang butuh malah minta saran ke gue. Dasar pendek!"
Tzuyu tiba-tiba menghentikan kegiatannya. Dia jadi kepikiran untuk nyusul Sana, tapi takut kalo Mama Chou ngomel karena ngomongnya mendadak.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Just Wanna Be With You
FanfictionSatzu never ending story *Cerita ini up kalo ada momen di Twice yang pas
