61 - The Tied Fate

3.7K 180 36
                                        

Kau tahu, apa yang paling berat dari sebuah perpisahan? Rasa rindu? Mungkin saja itu cara yang benar untuk mengatakannya, tetapi bagi Hadja, ia menyebutnya sebagai perasaan terbiasa.

Karena, apa maksudnya, makan seorang diri kini terasa aneh? Tempat duduk di kafe yang selalu Hadja gunakan jika ia memiliki sedikit waktu luang untuk pergi ke luar rumah sakit, kini terasa kosong. Kursi yang selalu diduduki oleh Grace setiap kali Hadja ke kafe, memandangnya saja membuat Hadja merasakan ada bagian dari dirinya yang ikut hilang.

Sepanjang jalan pun tak lagi terasa sama. Kini tak ada lagi yang duduk di kursi penumpang mobilnya. Tak ada lagi yang berbicara panjang lebar sepanjang jalan sekalipun tak mendapatkan respons yang sama antusiasnya dari Hadja. Aneh sekali rasanya melihat tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi bersama.

Kenapa rasanya menyakitkan?

Hadja ingin ada seseorang yang duduk di hadapannya ketika ia berada di kafe. Hadja ingin ada seseorang yang duduk di sampingnya ketika menyusuri jalanan dengan mobilnya. Hadja ingin ada seseorang yang menghabiskan waktu bersamanya di atap rumah sakit sembari menikmati embusan angin malam. Hadja ingin ada seseorang yang menemaninya menghabiskan seporsi makanan. Hadja ingin ada seseorang yang menunggunya selesai bekerja dan menghabiskan sisa waktu bersama.

Hal-hal yang dulunya selalu Hadja lakukan seorang diri tanpa masalah, mengapa sekarang terasa berat? Hadja tak ingin makan sendirian, tak ingin juga mengelilingi kota Jakarta sendirian, tak ingin juga menikmati sepoian angin di atap sendirian, tak ingin juga menghabiskan waktu luangnya sendirian. Sayangnya, Hadja ini bodoh, pengecut, kikuk, tolol. Ia bahkan tak bisa membawa kekasihnya kembali ke sisinya. Satu-satunya usaha yang bisa ia lakukan hanyalah mempercayai bahwa orang yang begitu ia cintai akan kembali kepadanya.

Untuk pertama kalinya sejak tahun baru, Hadja mendapatkan libur satu hari penuh. Kebetulannya, semua pekerjaan maupun tugas Hadja telah selesai. Ia tak memiliki kesibukan yang tersisa selain untuk belajar dan belajar lagi, tetapi sekarang, belajar saja tak mampu mengisi kekosongan hatinya. Hadja butuh sesuatu yang lebih dari itu untuk membuatnya tenang.

Selama lebih dari tiga jam Hadja berkendara dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya sampai ke pantai yang pernah didatangi olehnya bersama Grace. Sepanjang jalan, Hadja juga menyalakan musik yang tersimpan di ponselnya, seluruhnya merupakan pilihan Grace. Dari hal kecil seperti itu saja, Hadja sadar betapa banyak Grace telah mengubahnya.

Sebenarnya, Hadja tak mendengarkan musik, tak menonton televisi, tak menikmati film, tak membaca fiksi, tak juga mengikuti tayangan olahraga atau hiburan-hiburan lainnya. Lalu untuk pertama kalinya, Hadja bisa menyukai musik, hanya jika ia dengarkan bersama Grace. Namun kini, mendengarkan musik-musik yang biasa ia dengarkan bersama Grace membuat Hadja merasa seolah Grace benar-benar ada di sisinya. Ia bahkan sama sekali tak mengerti penjelasan logis mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Akhirnya Hadja duduk tepat di tempat yang sama dengan tempatnya duduk bersama Grace dulu, menikmati sepoian angin lembut yang datang bersamaan dengan riak ombak. Kali ini, Hadja duduk tanpa ala, juga tak ada makanan atau pun minuman. Jika tak ada Grace, maka tak ada lagi yang menyiapkan liburan dengan antusias.

Hadja memejamkan mata, menikmati angin dan deburan ombak. Rasanya seperti Grace benar-benar ada di tempat ini. Tempat yang sempurna untuk membuat kenangan-kenangannya bersama Grace memenuhi isi kepalanya dengan begitu jelas.

"Hadja, ini pertama kalinya kamu punya hubungan dengan perempuan, kan? Aku pacar pertamamu, ya?" tanya Grace yang dibalas anggukkan oleh Hadja. "Kalau aku, ini bukan yang pertama kali. Dulu waktu kuliah, sekali, aku pernah punya pacar. Tapi ya begitulah, nggak berjalan lancar. Dia berselingkuh dengan perempuan lain, yang tentunya lebih cantik. Katanya dia milih aku supaya ada yang bantu dia buat tugas-tugas kuliah."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 13, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

[SS] Before YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang