Halo ...
Kali ini aku update cepet hehe✌️
Part kali ini panjaaaang juga, semoga kalian semangat baca sampai akhir😁
Happy reading dan semoga suka ya❤️
***
"Dasar anak tidak tahu diri! Sudah dibesarkan malah bersikap seperti ini ke keluarga? Bahkan kamu tidak pernah dituntut apa-apa kan, Grace? Kamu tidak pintar dan tidak punya karier bagus tapi mama dan papa tidak mempermasalahkan hal itu bukan? Tapi sekarang kamu berlagak seolah paling menderita? Mama di sini juga menderita kalau kamu bersikap seenaknya seperti itu! Mama malu! Dijodohkan juga karena kamu tidak laku-laku dan tidak becus mencari pacar. Dicarikan jodoh yang mapan dan dari keluarga baik-baik malah kabur. Mama pening setiap hari karena sikapmu, Grace!"
Blablabla .... Begitulah kata-kata yang Grace dengar pertama kali ketika ia menelepon sang ibu setelah memblokirnya selama satu bulan. Begitu berapi-api dan penuh amarah. Tak ada pertanyaan kabar atau basa-basi sama sekali. Grace akui ia memang keterlaluan karena memblokir seluruh keluarganya. Namun tetapi saja ia mengharapkan sedikit kata-kata baik dari keluarganya.
Grace tak langsung membalas perkataan ibunya, ia terdiam cukup lama hingga ibunya kesal sendiri. "Jawab, Grace!"
Grace mengembuskan napasnya, mempersiapkan diri. "Grace sudah punya pacar, Ma."
Erin terkesiap mendengar kata-kata yang dilontarkan anaknya dengan lirih tersebut. Dari seberang telepon, wanita berusia lima puluh tahun itu benar-benar terkejut. "Bohong ya kamu? Pasti kamu ngomong gitu supaya ada pembenaran karena sudah membatalkan sepihak perjodohan dengan Nouval. Atau kalau tidak, pacar itu jangan-jangan hanya pura-pura!"
Lagi-lagi Grace mengembuskan napasnya berat. Ibunya itu memang selalu berpikiran negatif terhadap Grace atau terlalu banyak menonton drama sampai-sampai berpikir demikian?
"Nggak dong, Ma. Grace benar-benar punya pacar, memang baru-baru ini kok, setelah Grace memutuskan pembatalan perjodohan dengan Bang Nouval."
"Orangnya beneran ada?" Nada suara Erin yang sebelumnya berapi-api terdengar mereda.
"Beneran ada dong, Ma." Grace terdengar sedikit jengkel.
"Ya sudah cepat kenalkan ke keluarga dan bawa ke sini, terus cepat minta dia menikahi kamu. Mama sakit kepala karena Gresa terus merengek ingin cepat menikah dengan pacarnya tapi mama gak mau kamu dilangkahi."
"Sepertinya kalau sekarang sulit, Ma. Dia benar-benar sibuk."
Jangankan bertemu keluarga Grace, bertemu Grace saja sudah sangat sulit untuk Hadja. Lagi pula, sekalipun Hadja memiliki waktu untuk pergi ke Medan, lalu apa? Pasti ujung-ujungnya bahasan memgenai pernikahan, Hadja pasti akan didesak. Grace tak ingin itu, mereka sudah sepakat untuk tidak menikah dekat-dekat ini. Selain karena Grace ingin Hadja fokus kepada masa PPDS-nya, Grace juga secara mental belum siap untuk menikah.
"Sibuk sibuk ... memangnya kerjanya jadi rentenir?" tanya Erin julid. "Oh iya benar, kerjanya apa? Keluarganya bagimana? Mama gak mau kamu asal pilih pacar. Jangan sampai kamu nanti menikah dengan orang miskin, mau taruh di mana muka mama dan papa setelah kamu menolak Nouval tapi malah menikahi pria tidak jelas?"
Grace melengos, "Dia masih pendidikan, Ma. Makanya Grace bilang dia sangat sibuk dan kemungkinan belum bisa membicarakan pernikahan dałam waktu dekat ini."
"MASIH KULIAH?" Erin kaget, emosinya kembali. "Kamu gila, Grace? Kalau begitu kamu mau menunggu dia sampai menjadi lumut? Tidak, mama tidak setuju! Pokoknya mama akan lanjutkan perjodohanmu dengan Nouval saja sekalipun harus menyeretmu kemari."
"Tepatnya PPDS Ma. Sudah mau masuk tahun ketiga, tapi tetap saja Grace masih harus menunggu satu atau dua tahun lagi."
"PPDS itu .... Hah? Pacarmu calon dokter spesialis?" tanya Erin, nada suaranya yang sebelumnya meledak kembali mereda.
KAMU SEDANG MEMBACA
[SS] Before You
RomancePerkenalkan, The Untouchable Hadja. Dokter konglomerat jenius dari keluarga Saputro. Seorang dokter unik dengan alexithymia. Diam, dingin, datar, tak bisa ditebak, dan tak menunjukkan emosi, Hadja benar-benar tak tersentuh. Jangankan mendekatinya, t...
![[SS] Before You](https://img.wattpad.com/cover/210087644-64-k691754.jpg)