"Thur, Lo ke sekolah duluan. Biar gue sama Tyas yang nyelamatin Kiara sama Gilang." Boby mengatakan dengan serius.
"Ada dua kelas yang ada pelajaran olahraga hari ini. Kelas 10 IPS 1 dan 11 IPA1, Lo cari tau siapa yang jadi target korban hari ini, dan kabarin gue setelah itu." tambah Tyas usai menatap serius ponsel itu.
"Oke," Fathur mendengar hal itu mengangguk setuju "Gue ke sekolah sekarang. Kabarin gue juga soal Kiara dan Gilang. " Fathur mulai men-stater motornya.
"Yoi, pasti! gue bakal kabarin Lu." Boby mulai naik ke atas motor bersama Tyas. Motor mereka bergerak ke arah yang berbeda.
Fathur menurunkan kecepatan motornya. Berbelok pelan memasuki area dekat kawasan sekolah. Tepat di depan gerbang sekolah. Fathur seketika bergegas turun dari motor tersebut melepas helm sekaligus meraih kunci itu.
Berlalu meninggalkan motor terparkir sembarangan. Dengan perasaan khawatir dan panik, Fathur seketika berlari kencang menerabas gerbang yang separuh terbuka.
"Ada yang bunuh diri woi di rooftop!"
Fathur tersentak kaget, mendengar perkataan anak kelas dua belas itu. "Bunuh diri?" gumam Fathur sesaat terdiam menatap area sekitarnya tiba-tiba ramai siswa dan guru keluar kelas menuju ke arah lapangan yang sama.
Fathur mengembuskan napas, mulai berjalan cepat menuju keramaian warga SMA Harapan Nusantara.
"Pemimpin black Tiger itu siapa, Bob?" tanya Fathur dengan penasaran.
Boby sedikit kaget mendengar pertanyaan itu, lalu mengangguk santai. "Pemimpin geng ini terkenal kejam dan misterius dengan nama D Red."
"D Red, Red itu merah 'kan artinya. nama yang sedikit aneh. Mukanya gimana, Lo ada fotonya gak Bob?"
" Gua belum pernah ketemu langsung D Red sialan itu, cuma ketua yang bisa menemuinya untuk laporan. Kiara bilang dia selalu pakai topeng singa, Kiara yang ketuanya aja belum juga berhasil mengetahui identitas pemimpin itu."
"Bahkan ada persyaratan khusus, jika sampai ada anggota yang tau identitas asli pemimpin itu, siapapun itu akan segera dibunuh." jelas Bob menghela napas lalu tiba-tiba matanya melotot menepuk dahi sendiri.
" Kenapa gue baru sadar! Apa kemungkinan Kiara udah tau identitas asli D Red, makannya dia jadi target dibunuh."
Fathur tersadar dari flashback kejadian sebelumnya ketika dirinya dan Boby berada di taman. Saat mendengar suara sorakan dari para murid yang menonton dari lapangan mulai berseru emosi.
"Kalian Gila Apa? Gak usah nekat Lo pada!"
"Sayaaang, ayo turuuun jangan lompat yaa. Maafin aku Elina!"
"Nak, ibu mohon semuanya turun yaaa. Bahaya, Nak!"
"Mereka caper itu, sengaja banget biar jadi pusat perhatian!"
"Halah palingan cuma cari muka, pura-pura sok bunuh diri!"
"Woi, Vara! turun nggak Lo! Mau duit 5 ribu gak? Gue baru dapet hadiah Lotre jajan nih!" teriak seorang cowok pamer sambil mengangkat uang lima ribu.
"Huuuuu! Yeelah, lima ribu doang."
"Semuanya diaaaam!jangaaan ada yang lompaaat!"
Fathur menatap dari kejauhan lima cewek itu tampak sedih. Kenapa mesti ada yang jadi korban lagi. "Lo siapa D. Red?
KAMU SEDANG MEMBACA
Jam Pelajaran Olahraga
Misterio / SuspensoPelajaran Olahraga sebagai pelajaran yang diminati para siswa sebab tidak hanya dilakukan di kelas melainkan di luar kelas yakni lapangan. Bagaimana jika jam pelajaran olahraga itu menjadi momen jam paling mengerikan? Si tokoh utama lelaki bernama...
