Secret Love Story

1 0 0
                                        

HELLO!!!!
Mampir yukk ke cerita baruku

HELLO!!!!Mampir yukk ke cerita baruku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

******

“Maaf.” Suara lembutnya membuatku mendengus, siapa yang marah setelah melihat wajah sendunya dan suara lembutnya itu? Ia mengecup punggung tanganku yang sejak tadi digenggamnya. “Sebagai gantinya malam ini aku makan masakanmu, Sayang.”

Aku tersenyum lebar dan mengangguk, “Ya pokoknya harus!” Dia merentangkan kedua tangannya, tanpa mengatakan apapun ku peluk erat tubuhnya. Mataku terpejam begitu merasakan elusan-elusan lembut di punggungku.

Pelukan kami terlepas, bagai magnet kami saling mendekatkan kepala dan bibir kami saling bersentuhan. Suara cecapan terdengar begitu kami saling mencecap satu sama lain, mataku terpejam menikmati kedua belah bibirnya yang selalu ku rindukan. Ya, karena aku tidak bisa merasakannya setiap saat atau setiap kali aku menginginkannya.

Ciuman kami terlepas beberapa detik kemudian, ia menatapku dengan senyuman. Ibu jarinya mengusap lembut bibirku yang basah dan memerah. “Kita lanjutkan di rumah.” Aku tersenyum, dia menyalakan mesin mobilnya dan tak lama mobil meninggalkan basement kantor.

Aku menunduk menatap tanganku yang digenggam erat tangan kirinya, cincin berbahan perak melingkar di jari manisnya. Sebenarnya hatiku sakit setiap kali melihat ini, tapi aku bisa apa? Memintanya untuk melepas cincin itu tidaklah mungkin.

Aku bersandar nyaman di sandaran kursi dan menatap ID Card yang menggantung di dasbord mobil, fotonya dengan senyuman manis dan lengkap dengan namanya.

Aziel Fatih Ogaima

*****

SECOND LOVE : Perfect IncitementTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang