Title : Dispenser
Genre : Chicklit (Komedi-Romantis, Anak Sekolahan, Konflik ringan.)
Rate : 15+
Cast : Zakia Salsabila Fahrin
(From Zalumin & Zafian)
: Xafier Hawai Malvino
(From Second Love The Series)
“Bagaimana bisa kalian berkencan? Sifat kalian sangat berbeda, yang satu dingin dan satu lagi panas. Seperti dispenser saja.”
****
=Kia’s pov=
-MAN 2 Kota Kediri-
Suasana lapangan futsal sangat ramai, hari ini adalah hari pertama penyelenggaraan Class Meeting. Yaitu kegiatan lomba olahraga yang diikuti seluruh penghuni sekolah dari kelas 10 hingga kelas 12. Berbagai lomba yang diadakan yaitu: Futsal, bulu tangkis, voli, dan basket. Setiap kelas wajib mengirimkan delegasi untuk setiap cabang olahraga yang dilaksanakan tim OSIS, jika tidak akan dikenakan denda.
Class Meeting diadakan setiap selesai ujian akhir semester atau setelah ujian kenaikan kelas, sekalian menghabiskan detik-detik berakhirnya semester ini. Tepat di hari ini kelasku, 10 IPS 2 bermusuhan dengan kelas 10 IPS 3 .
“Ayo tendang bolanya!” teriak teman-teman perempuanku saat melihat bintang kelas kami, Naufal menggiring bola ke gawang.
“Lihatlah, betapa tampannya Naufal saat berkeringat!” Aku memandang ngeri Hafizah yang malayangkan flying kiss untuk Naufal.
“Jangan seperti itu, ku yakin kau akan jatuh cinta pada Naufal nanti.” Balqis mengerdipkan sebelah matanya.
“Jangan aneh-aneh, Balqis. Naufal itu sahabatku.”
“Banyak sahabat yang jadi cinta, Kia.” Aku menggeleng tidak setuju dengan perkataan Hafizah.
“Sudahlah, lebih baik kembali fokus ke pertandingan. Ayo Golden Stars!”Aku ikut berteriak menyemangati tim futsal Golden Stars. Fyi, Golden Stars adalah nama kelasku.
“Goool!!!!” Teriak kami sekelas setelah berhasil memasukkan bola ke gawang lawan. Peluit panjang tanda pertandingan panjang berakir berbunyi membuat kami sekelas berteriak dan saling berpelukan.
Tiba-tiba teriakan yang semula mengumandangkan nama Golden Stars berubah menjadi teriakan histeris. “Oh My God! Laki-laki itu benar-benar tampan!” Aku menoleh pada Hafizah, tadi dia bilang Naufal yang tampan sekarang ganti laki-laki lain?
“Kau benar, aku setuju! Dia memang sempurna.” Aku mengikuti arah pandang Balqis, tampak seorang laki-laki dengan pakaian olahraga lengkap. Di seragamnya tertulis ‘Eagle Jaws’ yang artinya dari kelas 10 IPA 1. Ia berbalik, memperlihatkan nomor punggungnya 12 dengan nama ‘Wai’ di atasnya.
“Wai?” (Read: Wayi)
Balqis berbalik, “Ya, Hawai. Ketua kelas 10 IPA 1. Laki-laki paling tampan di sekolah, dia atlet bulu tangkis. Lihatlah, dia membawa tas raket. Oh apakah dia akan bertanding hari ini?”
“Sepertinya begitu, lihatlah lapangan bulu tangkis sudah siap! Dan aku melihat nama Hawai disana!” Teriak Hafizah histeris.
“Setelah ini, ayo kita lihat pertandingan bulu tangkis!” Balqis menatapku dengan mata berbinarnya, baru aku hendak membuka mulut.
“Oke setuju!” Balqis dan Hafizah berteriak dan melompat-lompat. Senang sekali mereka berdua melihat laki-laki itu.
Siapa tadi namanya?
Hawai?
Unik sekali.
Baiklah, ku akui laki-laki bernama Hawai itu terlihat keren dengan headband berwarna biru laut menghiasi kepalanya.
Pandanganku teralih pada Naufal yang berbincang dengan laki-laki bernama Hawai itu. Mereka tampak akrab, terlihat dengan tos yang mereka berdua lakukan.
KAMU SEDANG MEMBACA
SECOND LOVE : Perfect Incitement
Genç Kız EdebiyatıSEKUEL KETIGA "SECOND LOVE". ADA BAIKNYA BACA "SEPARUH NYAWA" DAN "THE LAST MESSAGE" TERLEBIH DAHULU. "Jadi semua yang dikatakan Felly itu benar? Fira tidak pernah menyayangiku sebagai sahabat ataupun saudara?" . . . . . . . "Kau benar, Sinta. Aku...
