"Eh, nama lo siapa?" teriak adit dengan nada lantangnya, saat maura melewati gerbang sekolah. Yang dipanggil hanya berdiam diri, tak bergeming ditempatnya, celengak-celinguk menoleh ke kanan dan ke kiri.
"Ha? Gw?" tanya maura sambil menunjuk-nunjuk dirinya sendiri dengan jari telunjuk nya. "Emang ada orang disamping, belakang lo" sahut adit malas.
Tentu saja dia sedang menanyakan nama maura, namun maura hanya menanggapi seperti orang kebingungan. "Nama gw maura. Maura wilona" jawab maura setengah teriak.
"Gak nanya nama lengkap" sahut adit, lalu pergi dengan motor nya. Maura hanya menautkan kedua alisnya. Untuk apa adit menanyakan nama nya?. Dan setelah diberitahu, respon adit membuat maura sedikit kesal.
"Sumpah tuh kakel gaje bgt" gumam maura. Maura pun duduk dibangku pos satpam sambil menunggu kakaknya menjemputnya. Saat sedang duduk, tak sengaja ada kakak kelas yang membuat maura terdiam sementara.
'Anjir ada bule' batin maura.
Kakak kelas yang sedang berada dipos satpam tersebut melirik ke arah maura. Maura yang sedang menatapnya, langsung tersentak karena kedapatan sedang memerhatikannya. "Adek kelas kan?" tanya nya.
"Hah?.. Eh..iya maksudnya" jawab maura gugup sambil mengerjap beberapa kali. "Hmm, kira-kira lo tau gak satpam nya lagi kemana?" tanya nya lagi.
"Kalo gak salah si tadi pergi pake motor" jawab maura lalu menggigit bibir bawahnya."yah.. Dari kapan pergi nya?" tanya nya.
"Belum lama, mungkin sekitar 5 menit yang lalu" jawab maura.
Rey, nama cowo itu rey.
Rey hanya mendengus. Maura diam-diam curi-curi pandang kepada rey. Dengan keberanian yang maura punya, dia pun menegur, "emang nya kenapa kak?". Sekarang giliran maura yang bertanya.
Rey langsung menoleh ke maura, "tadinya mau minta pesenin gojek" jawab nya. Maura hanya ber-oh ria. Lagi-lagi maura memperhatikan wajah kakak kelas yang baru dilihatnya dari hari pertamanya masuk sekolah. Dan baru hari ini dia bertemu dengannya. Lalu pandangannya beralih ke arah lainnya.
Tak lama kemudian, kakak nya maura datang menjemput. Saat akan pamit pulang, kakak kelas yang tadi, sudah menghilang, sudah tak ada ditempat. Padahal maura yakin bahwa tadi dia masih berdiri disamping maura. Namun tiba-tiba menghilang.
'Sial, ngapa jadi mikirin si!' batin maura.
"Ra, ayo gc" teriak al, kakaknya maura. Maura sedikit tersentak dari lamunannya yang hanya sementara karena teriakan kakaknya itu. "Iya iya tunggu" maura pun masuk kedalam mobil. Dan mobil itu pun melaju,menuju rumah.
✌✌✌✌
Adit merebahkan tubuhnya diatas kasurnya yang berukuran king size tersebut. Menyalurkan kelelahan yang ada pada tubuhnya. Menatap langit-langit kamarnya dengan tatapan kosong.
Drrrtt!
Ponsel milik adit berbunyi, menandakan ada pesan masuk. Adit pun mengambil ponsel nya dan membuka lockscreen ponselnya. Ternyata ada pesan masuk yang berasal dari grup chat nya. Adit pun segera membalas chat itu.
The Colay
Mario
Oyyy !!!
Napa ?
Mario
Dit, lo ke warkop? Klo
ikut jemput gw dong.
Mau nya ikut. Tapi capek bgt gw
Mario
Labil lu ah
Emang ada siapa aja
Di warkop?
Mario
Ya bocah2
Ferdy
Anjer mario
maksa hahaha
Au tuh bch
-_-
Leo
Yaudah sini aja dit
Ada cewe nih,haha
Bodo. Gak peduli
Ferdy
Jangan percaya leo
Musyrik lo nanti
Yaudh gw siap2 dlu
Mario
Yaudah gc gw tungguin
Sabar bapet
Ridho
Sabar3× istighfar dit.
Hahaha
Ridho
Yah anying
Dikacangin
Sedih
Yawloh beneran
Ehh msh pada idupkah?
Woyy-_-
Gw ke warkop bawa
MAKANAN
Ferdy
Eh iya dho, bawa aja.
Sekalian nanti pd makan.
Leo
Eh iya dho. Laper nih
Ridho
Tai, giliran makanan
Cepet lu-_-
Adit hanya membaca pesan-pesan yang dikirimkan oleh temannya itu. Dia pun sudah mengganti baju seragam sekolahnya dengan kaos dan celana jeans. Dia pun segera menjemput mario.
✌✌✌✌
"Nah itu dia" ucap ridho saat melihat adit dan mario datang. "Eakk, eak, yg tadi kebelet ke warkop pa kabar" goda leo kepada mario. Mario hanya terkekeh, "aditnya labil bgt. Jadi empet gw" ucap mario.
Adit hanya menunjukkan wajah nan datar nya itu. "Dho, kata nya lu bawa makanan, mana makanannya?" tanya ferdy.
"Ada nih" jawab ridho.
"Mana?"
"Ini disini, diperut gw. Hahah" ridho tertawa. Lalu ferdy menjitak kepala ridho. Padahal ridho hanya bercanda membawa makanan, namun respon kawan2nya menanggapi dengan serius.
"Bangsat, gw kira beneran bawa" ucap leo.
"Siapa suruh lu pada ngacangin gw digrup" sahut ridho.
Semua nya pun tertawa karena ridho termasuk adit. Warkop alias warung kopi merupakan tempat tongkrongan untuk kelompoknya adit. Memang tempatnya tidak seperti tongkrongan yang lain, namun setidaknya mereka nyaman.
Adit yang sedaritadi hanya menjadi pendengar setia kawan2 nya, karena pikiran nya terbesit pada hal lain yang mengganjel dipikirannya.
'Jadi namanya maura wilona'
✌✌✌✌
Voment lah, jangan dibaca doang😭😁
nasywamrw27 purplebluecakes AnandaDastin
Untuk anan, nanti ada doi lu muncul :v
Klo ada typo, maaf yokk
Slm onaaazz
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Promise
CintaDari sini kita tau, sesuatu yang melelahkan akan berujung manis.
