Syilla melihat jam tangannya waktu sudah menunjukkan pukul 23.55,hujan belum reda sepertinya rencana yang sudah dirancang dari awal akan gagal.
Syilla akhirnya mengucapkan kepada Ricky,"Happy birthday Kyky".
Ricky menoleh dan mendapati sahabatnya itu tersenyum manis kearahnya.
"Iya ya gue ulang tahun,gue lupa hehehe", Ricky menunjukkan wajah idiotnya.
"Aneh ulang tahunnya sendiri ga inget", Syilla kembali menggosok gosokkan tangannya.
"Si"
"Hmm?"
"Give me a hug for my birthday gift", bisik Ricky.
"Gausah aneh an–".
Belum sempat ucapan Syilla selesai,Syilla merasa tubuhnya kini lebih hangat ternyata benar cowok itu mendekapnya dari belakang.
Syilla ingin melepaskan diri tapi Ricky dengan sigap menyenderkan kepala Syilla di dada bidangnya.
"Udah diem,biar aku ga kedinginan",Ricky memejamkan matanya.
Syilla hanya mendengus kasar dan kali ini diam saja,padahal debaran jantungnya kini berpacu cepat,bisa saja Ricky mendengarnya.
Hujan sudah reda kini hanya ada sisa rintikannya saja.Syilla melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 00.20 dini hari.
"Ky udah reda hujannya", Syilla mencoba melepaskan diri.
Ricky mengerjapkan matanya dan menguraikan pelukannya.
"Emm yaudah ayo ke villa,disini dingin".
Mereka berdua masuk kedalam villa ternyata suasana villa gelap.
"Ini kok gelap? Lampu mati ya?", tanya Ricky.
Seketika lampu di villa itu menyala dan terdengar
Duorr
Duorr
Happy birthday to you
Happy birthday to you
Rafta,Dava,Kaka dan denis sudah ada disana sambil mengenakan topi khas ulang tahun dan terompet serta semprotan,juga Amanda yang membawa kue ulang tahun ralat lebih tepatnya pizza yang dikasih lilin ulang tahun diatasnya.
"Ehh curut happy birthday", Kaka tos ala cowok dengan Ricky.
"Anjing gue happy birthday", Dava juga tos ala cowok dilanjutkan dengan Denis dan Rafta.
"Kalian ini anggep gue kayak anak kecil aja!", Ricky menjitak kepala Dava.
"Tiup lilinnya dulu Ky", ucap Amanda.
"Eitss make a wish dulu",sahut Syilla.
Lilin pun ditiup lalu semuanya bertepuk tangan.
"First pizza buat siapa nih Ky", ucap Denis.
"Pasti buat yang terspesial kan nyet", tambah Dava.
Amanda dan Syilla sama sama tersenyum saat mendengar itu mereka berdua berharap menjadi yang pertama.
Ricky mengambil sepotong pizza dan mendekat kepada seseorang dengan senyuman yang merekah.
"Buat My brother gue yang ter anjing", Ricky menyuapkan sepotong pizza selruhnya itu kepada Rafta.
Rafta menerima suapan itu sampai mulutnya penuh.
Semua orang diruangan itu tertawa melihat tingkah aneh Ricky.
KAMU SEDANG MEMBACA
HEARTBEAT [COMPLETED]
Teen FictionTak ada yang lebih bahagia saat aku menatapmu dan kamu membalas tatapanku. Rasanya setiap kali tatapan kita bertemu jantungku ini selalu berdebar tak menentu. Tapi mengapa aku merasa dalam tatapan itu kamu hanya menganggapku tak lebih dari seorang s...
![HEARTBEAT [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/126266934-64-k504684.jpg)