18 〰 Salah Paham

8.9K 624 10
                                        

Hari ini, pelajaran berlangsung sampai jam 12.15 karena guru-guru ada rapat pengawas silang dengan sekolah lain. Karen bersama teman-temannya memutuskan untuk ke kafe tempat biasa Nath dkk berkumpul. Renacananya, Nath bersama anak tongkrongannya main basket hari ini. Dan dengan begitu, kafe itu tidak akan ramai dengan congor teman-teman Nath yang setiap harinya menghiasi kafe dengan menu andalan indomie cabe itu.

"Tadi pagi gue beranten sama nyokap gue," ucap Keisha.

Claudette Emerald Keisha. Anak kedua dari dua bersaudara. Keisha punya kakak perempuan yang umurnya 5 tahun lebih tua. Cewek yang akrab dengan panggilan Kei itu mempunyai hubungan akrab dengan kakak perempuan yang biasa ia panggil dengan sebutan cici itu. Tapi sayangnya, Kei selalu dibanding-bandingkan dengan kakakanya.

"Kenapa lagi?" tanya Gabi, seolah hal itu adalah biasa.

"Kan cici gue mau pinjem sepatu gue, terus gue bilang nggak. Lagian itu sepatu baru, limited, mahal pula. Gue aja takut makenya, eh dia malah enak-anakan aja tinggal pinjem. Dasar," jawab Keisha dengan gondok.

"Gue kesel aja gitu, nyokap gue kadang lebih belain cici gue. Giliran dia apa-apain gue, mak gue diem aja. Ih keseeeel, kesel keseeel!" lanjut Keisha.

"Anak pertama emang biasanya gitu, tau. Apalagi lo cuma dua bersaudara." jawab Nadine.

Nathania Nadine Fernando, cewek pemilik akun instagram lebih dari 3 itu juga anak kedua dari 4 bersaudara. Kakak pertamanya laki-laki, kuliah semester akhir. Waktu kelas 7, mama mengandung adik kembar laki-laki untuk Nadine. Jadi sekarang Nadine tidak perlu lagi merasakan adanya perbedaan antara dirinya dengan kakaknya.

"Kalo bokap gue sih rata," ucap Karen.

"Iyalah rata, kan cowok. Kalo cewek ya nggak rata," jawab Gabi ngasal.

Karen dan kedua temannya terdiam menatap Gabi, lalu sebuah bandana meluncur tepat di wajah Gabi. Bandana itu milik Keisha yang sedaritadi Karen pegang.

"Bener-bener lu ya," ucap Karen menunjuk Gabi, membuat Nadine dan Keisha tertawa.

"Maaf maaf, cuma bercanda," balas Gabi takut.

"Baper lo. Lagi dapet ya?" tanya Gabi membuat Karen mengangguk.

"Jangan deket-deket lo sama gue. Bau amis," ucap Gabi lagi menjauhkan duduknya beberapa centi.

"Ih bener-bener ni orang ya!" balas Karen mencubit gemas lengan Gabi.

"Ngakak deh kalo udah liat Karen marah," ucap Keisha tertawa.

"Kayak udah setres banget," timpal Nadine masih dengan tawanya.

"Eh Kei sama Nadine gak les?" tanya Gabi sukses mengalihkan suasana.

"Oh iya les ya hari ini?" tanya Nadine balik entah kepada siapa.

"Ke rumah gue dulu yuk sebelum les!" ajak Keisha membuat Nadine mengangguk senang.

"Kita mah gausah les ya, Gab. Udah pinter," sindir Karen.

"Iya, lah. Apa kita jalan aja ke mall? Gue mau makan ramen," balas Gabi.

Karen berpikir sebentar, kemudian ia mengangguk setuju. Kebetulan ada satu restoran ramen yang sedang diskon. Gabi dan Karen bisa makan sampai kenyang di sana.

🎑🎑

Jam menunjukkan pukul 4. Gabi dan Karen sedang menikmati semangkuk besar ramen. Gabi ramen kuah, sedangkan Karen ramen goreng dua porsi jumbo. Karen sangat suka ramen goreng dengan tingkat kepedasan yang tinggi dilengkapi beberapa potong tempura dan egg roll.

Rester [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang