"Selamat ya atas pernikahan kalian, maaf saya tidak bisa hadir. 2 minggu lalu saya ada suka relawan di luar kota dan seminggu lalu saya mengalami kecelakaan" Ucapnya dibalas anggukkan kepala oleh Namakamu dan senyum tipis
Namakamu langsung melepaskan jabatan tangan mereka dan lelaki itu menyalimi Iqbaal memberi ucapan selamat juga.
"Thanks ya" Ucap Iqbaal dengan melingkarkan tanggannya di pinggang namakamu
Lelaki itu mengangguk dan pamit kemudian berlalu pergi. Namakamu dan Iqbaal memasuki restoran dan langsung menghampiri ketiganya disana.
"Siapa tadi?" Tanya bastian saat Iqbaal dan Namakamu sudah sampai
Iqbaal menarikkan kursi untuk Namakamu duduk. "Temen gue" Jawab Iqbaal dengan muka datar
Aldy mengusap wajah Iqbaal "Kenapa tuh muka" Ucapnya yang duduk disamping kiri Iqbaal
Iqbaal hanya menatap Aldy malas. Kiki tentu tau lelaki tadi yang berbicara dengan Iqbaal didepan restoran siapa dan itu mungkin hal yang membuat mood Iqbaal berubah.
"Mas kamu mau recheese?" Tanya Namakamu
Iqbaal mengangguk "Iyaa, level 5 ya"
Namakamu menggeleng cepat "Level 1 aja mas recheese tuh pedes banget" Jelasnya
"Aku mau level 5 sayang" ucap Iqbaal dengan menatap namakamu seolah tak akan apa-apa jika makan pedas lagi.
"Terserah kamu" Ucap Namakamu yang kesal kepada Iqbaal
"Kamu mau apa?" Tanya Iqbaal saat akan memanggil pelayan
"Samain aja" Jawabnya
"Yang lain aja ya, recheese pedes sayang" Peringatnya
"Kamu aja makan pedes masa aku ngga" Ketusnya
"Yang lain aja ya?!" Pinta Iqbaal dengan menggenggam tangan Namakamu
"Terserah, aku gamau makan kalo beda sama kamu" Ucap Namakamu
"Iyaa aku pesenin dulu"
Iqbaal langsung memesan makanan namun tidak yang berasa pedas karena Iqbaal tidak mau Istrinya sakit hanya karena mengikuti keinginannya.
Setelah pesenan mereka datang, mereka langsung memakannya dengan hening tak ada yang membuka obrolan.
"Timezone lagi apa belanja dulu nih?" Tanya Aldy
"Gue ngikut aja" Kata Kiki yang diangguki kepala oleh bastian
"Baal nam mau apa dulu nih?" Tanya Aldy saat pasangan ini tidak merespon atas pertanyan nya tadi
"Mas aku mau pulang" Ucap Namakamu dengan menarik baju Iqbaal
"Katanya tadi mau main?" Iqbaal bertannya dengan mengusap rambut Namakamu
"Aku mau pulang mas" Ucapnya lagi yang menundukkan kepalanya
"Kamu kenapa si?" Tanya Iqbaal sambil menaikkan dagu Namakamu agar mendongak
Iqbaal kaget saat melihat sudut mata Namakamu berair "Sayang kenapa nangis?" Tanyanya sembari mengusapi air mata yang dipipi Namakamu
Namakamu menggeleng "Mau pulang" ucapnya dengan isakan kecil
Iqbaal langsung memabawa namakamu kepelukkan nya dan langsung dibalas oleh wanita itu.
"Pulang aja baal kasian Namakamu kecapean kali" Ucap Kiki yang memberikan pengertian karena tidak mungkin juga mereka berkeliling mall dengan Namakamu yang menangis seperti ini.
Mereka sekarang sudah diluar restoran tempat mereka makan tadi, tadinya akan kembali ketimezone namun saat sedang berjalan Namakamu malah menangis seperti sekarang ini.
"Iyaa pulang aja baal kasian istri lu" Timpal Bastian yang mendapati anggukkan dari Aldy
"Dy, gue minta tolong lu cariin minum ya cepet" Titah Iqbaal
Aldy megangguk "Oke gue cari dulu, lu tunggu dimana kek baal bawa Namakamu duduk" Ucapnya saat sudah berlaru kecil dengan diikuti bastian
Iqbaal berusahan menghentikkan tangis Namakamu dengan mengelus punggung serta mengecup kepalanya.
"Sayang kenapa?" Tanya Iqbaal berusaha selembut mungkin
Namakamu hanya menggeleng dan itu membuat Iqbaal pusing sendiri.
Iqbaal menangkup wajah Namakamu menatapnya sambil tangannya menghapus air mata wanitanya.
"Kita duduk disana ya" Ajak Iqbaal semabari menunggu Aldy dan Bastian mereka duduk di kursi depan toko baju yang jaraknya tak jauh dari tempat mereka berdiri.
🌹🌹🌹
Aldy dan Bastian datang menghapiri ketiganya dan langsung memberikan minumnya kepada Iqbaal.
"Minum dulu ya?" Iqbaal membukakan tutup botolnya agar Namakamu langsung minum
Namakamu menggeleng "Kamu cape habis nangis" Ucap Iqbaal
"Aku gamau itu airnya banyak" Ucapnya
"Kamu mau airnya segimana?" Tanya Iqbaal bingung
"Kamu minum setengahnya dulu nanti aku minum dikit aja" Iqbaal mengangguk dan menghabiskan airnya hingga setengah botol.
Setelahnya Namkamu meminum air itu hanya sedikit. "Mau pulang sekarang?" Tanya Iqbaal
"Aku gamau pulang, mau main" Ucapnya dengan mengerucutkan bibir
"Sayang tadi kamu minta pulang sampe nang-"
"Aku mau main" Ucap Namakamu lagi dengan mata memerah
"Kita main timezone lagi yuk" Ucap Aldy dengan senyumnya, menengahi percakapan mereka.
Namakamu mengangguk antusias dan langsung berjalan mendahului mereka berjalan ke timezone lebih dulu mengikuti Aldy di depannya.
Kiki menepuk pundak Iqbaal pelan "Sabar baal istrilu mau haid kali" Ucapnya
"Iyaa bang, sorry ya gue buat kalian bingung juga"
"Santai kali baal gamasalah buat kita, lagian cewek kalo mau pms biasanya manja gitukan" Ujar Bastian
Saat sudah puas bermain dan hari sudah mulai sore mereka memutuskan untuk pulang.
Mereka sedang berjalan keluar mall dan Namakamu memberhentikan langkahnya.
"Kenapa?" Tanya Iqbaal Kiki Aldy dan Bastian sudah jalan duluan didepan mereka.
"Pegangin tas aku dulu mas tali sepatuku copot" Ucapnya Iqbaal mengangguk dan malah berjongkok membenarkan tali sepatu Namakamu
"Makasih mas" Namakamu berjalan lagi dengan menggandeng tangan Iqbaal
"Iyaa sayang" Iqbaal mengacak rambut Namakamu gemas
"Mas aku boleh minta sesuatu ga?" Tanyanya
"Tapi kamu gaboleh nolak" Ucapnya
"Minta apa sayang? Tas? sepatu? kita beli sekarang" Ujar Iqbaal
Namakamu menggeleng dan berjinjit ingin berbisik kepada Iqbaal "Aku mau gendong sampe lobi" Ucapnya dengan cengiran
Iqbaal mengangguk dan tersenyum "Sini tas kamu aku pake didepan"
Namakamu memberikan tasnya dan Iqbaal langsung memakai dilehernya.
"Mau gendong depan apa belakang?" Tanya Iqbaal
"Belakang aja, tapi aku berat gapapa?" Jawab dan tanyanya matanya menatap Iqbaal
"Gapapa sayang ayo naik" Ucap Iqbaal yang sudah berjongkok
Namakamu mengangguk dan langsung naik di punggung Iqbaal serta mengalungkan tangannya.
Iqbaal berjalalan dengan menggendong Namakamu dengan senyumnya apapun yang membuat istrinya senang akan ia lakukan tak memperdulikan dengan tatapan orang yang disekitarnya.
"Rambut kamu wangi aku suka" Ucap Namakamu tangannya mengacak rambut Iqbaal.

KAMU SEDANG MEMBACA
With You
Random"Teteh bakal setuju kalo kamu sama namakamu le, udah saatnya kamu sekarang ngebahagiain Bunda sama Ayah" -★- #27 Iqbaal (17-04-19) -★- #8 namakamu (06-02-19) -★- #6 Idr (27-10-19) -★- #20 Iqnam (23-12-18) -★- #3 nk (16-01-19) MURNI HANYA HAYALAN SEK...