37. Revan 2

1K 58 0
                                        

Hari yang ditunggu tunggu. Kini Laura dengan semangatnya keluar kamar dengan pakaian rapi dan menuju mobil nya. Dia akan segera membeli barang untuk hadiah darinya.

Laura pun masuk mobil dan menyuruh pak supirnya untuk ke pusat perbelanjaan. Selang beberapa menit, Laura pun tiba di salah satu mall ternama di Australia.

Laura segera turun dan masuk ke mall. Dia mulai celingak celinguk store mana yang akan dia masuki. Laura pun memilih store baju yang dia masuki.

Dia mulai melihat lihat pakaian yang cocok untuk Revan. Dan di menemukan dua hodie kembaran dengan warna abu abu dan tulisan i like it di bagian depannya.

Simple, but elegant. Itulah selera mereka berdua.

Tanpa berfikir panjang, Laura langsung mengambilnya dan mencari kembali sebuah kaos berwarna hitam, kesukaan Revan.

Dia pun menemukan kaos dengan tulisan bagian depan kanan, flower dihiasi dengan bunga bunga. Dan dibagian belakang full gambar bunga bunga. Laura pun mengambilnya satu.

Dia pun membayar nya dan kembali mencari store barang barang. Selang beberapa menit, dia menemukannya. Dia pun mencari bahan bahan untuk membuat bingkai, dan akhirnya dia mendapatkannya. Laura pun mengambil satu bingkai yang jadi untuk cadangan.

Setelah semua selesai, Laura balik ke rumahnya. Dia mandi dan langsung menghias bingkainya. Beberapa menit berlalu, akhirnya dia selesai membuat bingkai.

{Anggap sahaja ya gais

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

{Anggap sahaja ya gais..}

Laura cukup puas dengan bingkai yang dia buat. Dia pun langsung memasukan beberapa foto polaroid mereka berdua ke dalam bingkai.

Setelah selesai, dia membungkusnya dengan baik agar tidak ada sedikit kerusakan pun. Memasukkan satu hodie dan satu kaos di dalamnya, setelah itu baru bingkai yang sudah dia lipat.

Laura sangat puas akan kerja nya hari ini. Tanpa lelah, dia langsung beranjak ke dapur, membuat kue ulangtahun untuk kekasihnya.

"BUNDA! AYOK KITA BIKIN KUE" teriak Laura dan menuju dapur. Tak lama kemudian, bunda pun datang.

"Yaampun Laura. Kamu baru aja nyampe perasaan. Bentaran dulu gitu, istirahat. Masih banyak wkatu kok sayang" ujarnya karena merasa kasihan kepada putrinya yang terlalu semangat ini.

"Gak papa bun. Aku gak capek"

Bunda pun menghela nafasnya. Tak ada guna nah berdebat dengan putri nya saat ini. Dia pun memilih untuk membantu putrinya.

Laura dan bunda pun menghabiskan banyak waktu di dapur ini. Hingga akhirnya, kue coklat dengan taburan oreo pun jadi. Laura pun memasukkan nya ke dalam box kue dan menaruhnya di dalam kulkas.

"Terimakasih, bun" ucapnya dengan senang. Bunda mengangguk sebagai jawaban.


Jam sudah menunjukkan pukul 4.30 sore yang berarti dia harus berangkat sekarang. Laura pun berdandan natural hari ini. Dengan rambut dikepang dua dan kaos sabrina putih dengan bawahan rok jeans.

LAURATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang