Kedatangan Maura

1.2K 69 18
                                        

Happy Reading Gengs~

Sabtu ini kuliah sedang libur dan di kampus-pun tidak ada kegiatan membuat Tania sangat bosan harus mengurung diri di kamar. Stella sendiri sudah pergi bersama sang pacar siapa lagi kalau bukan Viktor. Hanya Acha yang masih terlelap dalam mimpinya.

"Cha bangun woyy," Teriak Tania tepat di telinga Acha

"Satu menit!" Sahut Acha

"Ihh kalo lo gak bangun gue sleding nih." Ancam Tania

"Ck iye-iye udah bangun nih," Decik Acha yang sudah duduk

"Enaknya weekend gini ngapain ya," Ujar Tania

"Ngeboo enak tuh." Sahut Acha dengan santuy

"Ngebo ndasmu," Ketus Tania sambil menggeplak kepala Acha

"Sssstt anjir gak kira-kira ya lo," Ucap Acha sambil meringis pelan

"Ohh iya gue punya ide, gimana kalo kita videocall Jasmine sama Maura aja," Usul Tania

"Boleh tuh yaawohh gue kangen bingit sama duo kurcaci yang jauh disana," Celetuk Acha yang mendramatisir

Tania langsung melakukan panggilan videocall dengan kedua sohibnya yang ada di Jogja. Tidak perlu menunggu lama karena kedua sohibnya sudah mengangkat vc-nya.

"Huaaaa Mauraa gue kangen sama lo pake banget level max." Seru Acha lebay

"Hahahha miss uu guys gue juga kangen sama kalian kok," Ucap Maura dengan santuy

"Achaa lo gak kangen sama gue gitu," Ujar Jasmine

"Iyaa kangen lah lo kan partner gelut gue," Sahut Acha

"Uwuuww gue terhura lo kangenin begini," Seru Jasmine

"Miminn lemparin satu cogan buat gue sini," Pinta Acha

"Gausah kasih Minn, mending lo kasihin ke gue aja." Sahut Tania dengan santuy

"Lo tuh yee udah dikasih pangeran berkuda macam kak Defian masih aja suka genit," Semprot Acha yang ada disamping Tania

"Dikit doang masa gaboleh sih," Ucap Tania

"Woyy kenapa jadi ribut sendiri sehh." Seru Jasmine

"Yaa maap. Maura lo masih sama kak Paro gak?" Tanya Acha

"Masih emang kenapa," Heran Maura

"Kok lo betah banget sih sama tuh buaya satu," Celetuk Acha

"Gue percaya-percaya aja sih sama dia. Semisal dia ngehianatin gue ya itu urusan dia, gue gamau mutusin dia duluan soalnya bagi gue ketika gue mutusin seseorang terlebih dulu ntar yang ada ke depan guenya yang nyesel," Jelas Maura

"Jadi lo nunggu diputusin kak Paro duluann gitu," Kepo Acha

"Yaa gitu deh," Sahut Maura sekenanya

"Lo lagi ada masalah ya Ra sama kak Paro?" Tanya Tania secara tiba-tiba

"Gak sih tapi gue ngerasa aja gitu sekarang jarang banget bertukar kabar sama dia," Curhat Maura

"Sini main Jakarta Ra ntar lo bisa ketemu sama dia sampe puas," Ucap Tania

"Sekarang aja gimana," Tawar Maura

"Yaudah sana siap-siap ntar gue jemput di bandara," Seru Tania

"Okee tapi kalian gausah bilang kak Varo ya kalo gue mau kesana," Ujar Maura membuat kedua gadis ini saling pandang

BLACKFIRE II [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang