[BUDAYAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA]
Ini cerita tentang seorang cowok bernama Daffa Alvaro Gavriel, orang-orang memanggilnya Daffa. Ketua utama geng The Regar penguasa dua kota besar, Jakarta dan Bandung. The Most Wanted di SMA Angkasa dan badbo...
Terdengar teriakan menyakitkan di sebuah mension yang terletak di tengah-tengah hutan. Matanya melotot sempurna, dirinya tewas dalam keadaan mengenaskan.
Dada kirinya terkoyah, jantungnya telah lepas dari tempatnya. Dia mati dengan mengenaskan, bukan hanya dia tapi teman-temannya yang ikut dengan dia pun juga mati dengan mengenaskan.
Disisi lain, Daffa mengelap tangan kirinya yang penuh darah. Dibawah kakinya ada sebuah jantung berukuran kepalan tangan pria dewasa, itu jantung dari pria yang baru saja merenggang nyawa.
Ya. Daffa dkk (kecuali Angga) sudah berada di Kanada dari 3 jam yang laku. Mereka tiba langsung di kasih kejutan dengan datangnya anggota TB mafia yang mau menghancurkan lagi markas utama Tiger mafia yang ada di Kanada.
"Menyedihkan." Kata Daffa sambil menatap sinis pria yang berhasil dia kirim ke neraka.
"King Mer. Leader TB mafia baru saja sampai di markas barunya." Kata salah satu anggota Tiger mafia sambil berjalan mendekati Daffa.
Yang dipanggil hanya melirik, sambil terus mengusap tangannya yang ternodai darah orang yang menjijikkan, baginya.
"Kumpulin semua di aula, dan suruh bersiap perang di markas barunya bajingan itu. Kita berangkat 1 jam lagi." Kata Daffa dengan seringai sinis. Menakutkan.
"Baik King Mer." Kata salah satu anggota Tiger mafia, dia langsung melaksanakan perkataannya Daffa.
****
Kini Daffa dkk sedang di perjalanan menuju markas barunya TB mafia tang cukup jauh sama markas utama Tiger mafia yang ada di Kanada.
Tak lama kemudian mobil yang Daffa dkk naiki berhenti di sebuah mension yang cukup besar tapi masih besaran mensionnya markas utama Tiger mafia.
"Disini?" Tanya Melvio.
"Iya, Saturnus."
"Kecil banget." Kata Arka sambil terkekeh.
Daffa turun terlebih dahulu dan diikuti oleh semuanya.
Daffa tidak berpikir panjang langsung masuk ke dalam mension yang ada di depannya, mension itu masih sedikit penjaganya jadi gampang untuk Daffa dkk masuk ke dalam mension tersebut.
Salah satu anggota membuka gerbang mension tersebut setelah itu mereka masuk ke dalam. Saat masuk mereka tiba-tiba diserang oleh anggota-anggota TB mafia tapi dengan sigap mereka melawan mereka dengan membabi buta.