16

2K 76 1
                                        

Alisha duduk jauh dari orang-orang dan lebih suka memperhatikan setiap orang. Matanya berhenti pada dua orang wanita yang sedang bertengkar.

"Dasar wanita murahan" Ucap wanita bergaun hijau daun

"Della berhenti memaki ku" Balas wanita bergaun merah cerah

"Berhenti? lihat... Lihat" Tarik wanita bernama Della pada gaun yang dikenakan wanita didepan nya.

"Ini dari ayahku kan? "

Alisha mengangkat alisnya, menduga wanita bergaun merah adalah selingkuh ayah wanita bergaun hijau tersebut.

"Tidak, ini dari ibu"

Alisha masih memperhatikan mereka, tebak kan nya yang pertama ternyata salah.

"Oh ya, menurut mu dari mana ibu miskin mu itu mendapatkan uang jika bukan dari ayahku" Ucap Della dengan marah.

Sepertinya wanita itu sangat tidak menyukai lawan bicara nya, dia bahkan berbicara dengan urat yang tercetak jelas di leher nya.

"Kita adalah keluarga, Ibuku dan Ayah mu sekarang sudah menikah, berhenti menghina ku" Ucap wanita bergaun merah dengan putus asa.

Della semakin marah mendengar nya dan dengan sekuat tenaga mendorong saudara tiri nya kedalam kolam renang.

Alisha begitu kaget melihat nya dan berdiri dari tempat duduk, dia merasa kesal dan mendekati wanita bernama Della tersebut.

"Wanita jahat" Setelah mengatakan nya Alisha menendang punggung wanita itu dengan kakinya hingga dia terjatuh kedalam kolam.

Orang-orang memperhatikan dan memenuhi seluruh bibir kolam untuk menonton, bahkan orang-orang yang berada di tengah ruangan pun berdatangan untuk melihat.

Alisha tidak merasa takut dan berdecak dengan kesal, dia tidak suka manusia.

Alfano melihat Alisha dan sempat mendengar perbicaraan orang-orang sebelum nya, dua orang wanita masih berada di dalam kolam, terlalu malu untuk naik ke atas.

Megan yang datang bersama Alfano menatap Alisha dengan tidak suka. Dia melewati orang-orang dan berteriak dengan keras.

"Siapa wanita gila ini! Beraninya dia membuat ke kekacauan di pesta keluarga ku! "

Orang-orang terpancing dan mulai mencemooh Alisha, Alisha menatap Megan dan tidak bergeming sama sekali.

Dia tahu wanita itu, dia yang tadi berbincang dengan Alfano. Wanita yang dia anggap rekan kerja pria tersebut.

Melihat orang-orang mencibir Alisha membuat Alfano marah, dia berjalan mendekati Alisha dan menarik wanita itu untuk pergi dari sana.

Megan melebar kan matanya dan menatap Alfano tidak percaya.

"Tuan Alfano... "

Alfano menatap tajam Megan membuat wanita nya terdiam bisu, dia menatap Alisha dengan gigi tergetak, dia sangat ingin mencakar wajah wanita itu.

Alisha menatap kembali kebelakang dan berteriak cukup keras.

"Wanita itu mendorong adik tiri nya karena dia tidak suka ibu tiri nya yang miskin, jadi aku hanya memberi nya pelajaran"

Alfano menarik Alisha lebih erat dan menatap orang-orang di sana dengan tatapan permusuhan. Orang-orang yang mengenal Alfano tidak ada yang berani menganggu nya dan dengan suka rela memberi jalan.

Juan yang baru saja turun dari lantai dua kebingungan menatap orang-orang yang begitu tegang, dia melihat Alfano dan hendak menegurnya, tapi terhenti setelah dia melihat wajahnya marah pria tersebut.

ALISHA (COMPLETED) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang