23

138 10 0
                                        


Taehyung Side

Jeno memutuskan sambungan telepon tersebut setelah mengatakan bahwa sekarang YN sedang ada bersama Mingyu. Namun bukannya bergegas untuk mencari YN, Taehyung malah diam tak bergerak sambil menatap layar ponselnya.

Setelah mendengar ucapan Jeno, entah kenapa banyak pikiran negatif yang muncul di kepalanya.

"Apa dia ga ngerti kenapa dia dihukum kayak gitu?" gumam Taehyung.

"Kenapa Tae?" tanya Ny. Kim di sebelah Taehyung.

"Jeno nelpon," jawab Taehyung.

"Dia mau nginep di sini?" Ny. Kim.

"Engga, dia bilang tadi ngeliat YN lagi sama Mingyu," jawab Taehyung.

"Mingyu temen kalian?" tanya Ny. Kim lagi.

"Engga bundaa, susah jelasinnya. Pokoknya dia yang bikin YN dihukum sama samchon," jawab Taehyung.

"Ah jadi nama laki laki-laki itu Mingyu? yang buat YN boros belakangan ini?" tanya Ny. Kim.

"Iya, dia tuh bukan anak baik-baik bunda, dia tau YN kaya makanya dia deketin YN. Lagi pula YN bego, mau-maunya dimanfaatin," ucap Taehyung.

"Mulut kamu kok jadi jahat gitu sih? Bunda perhatiin ya Tae, setiap sama YN omongan kamu nyakitin terus. Sikap kamu juga, kamu punya masalah sama dia?" tanya Ny. Kim.

Jujur saja Ny. Kim tidak suka melihat Taehyung yang seakan merendahkan YN seperti ini. Mungkin karena Ny. Kim juga seorang wanita, jadi ia tau bagaimana perasaan sesama wanita.

"Bunda ga pernah ngajarin kamu ngomong kasar gitu ke perempuan, dan bunda ga suka denger kamu ngomong gitu. Coba kamu pikirin kalau ada yang ngomong gitu ke bunda, ngerti ga gimana perasaan bunda? Bunda juga perempuan, bunda tau gimana perasaan sesama perempuan." ujar Ny. Kim membuat Taehyung terdiam.

Laki-laki itu hanya bisa menunduk. Ny. Kim memang tidak semenakutkan Tn. Kim saat marah, namun sama saja Taehyung tidak ingin melawan.

"Kalau dia salah, kamu bisa ajarin dia kan? Kamu tau ayahnya ga bisa selalu ada buat dia, apalagi kakaknya. Dia sama kayak kamu, tapi beda nya kamu masih punya bunda. Kamu masih punya sosok ibu di samping kamu, yang bisa jagain kamu kalau ayah lagi gaada. Kamu bisa rasain kan siapa yang lebih sering negur kamu kalau ada salah? Siapa yang lebih merhatiin kamu selama ini? Gaada yang bisa gantiin sosok ibu dan YN ga dapat apa yang kamu dapat, kamu harus ngerti itu Tae..." Ny. Kim.

"Dari awal bunda ketemu YN, bunda bisa rasain gimana perasaan dia karena ga bisa ngerasain kasih sayang seorang ibu. Dan pertama kali dia meluk bunda, dia keliatan nyaman. Sama kayak bunda, bunda ngerasa punya anak perempuan lagi. Sampai pertama kali bunda manggil diri bunda dengan sebutan bunda ke dia, dia keliatan kaget. Dia langsung meluk bunda, dan rasanya....bunda mau dia tau gimana rasanya punya seorang ibu..." Ny. Kim.

Taehyung mengangkat kepalanya saat mendengar suara Ny. Kim bergetar. Dan benar saja, air mata Ny. Kim mengalir membahasi wajahnya. Taehyung pun tidak tega, ia memeluk Ny. Kim dan mengelus punggung Ny. Kim.

Sungguh ia benar-benar tidak bisa melihat wanita yang ia cintai ini menangis. Rasa bersalah pun muncul, karena semua yang dikatakan Ny. Kim memang benar.

"Seharusnya gue bersyukur karena lebih beruntung bisa ngerasain kasih sayang bunda sama ayah sampai sekarang" batin Taehyung.

"Maafin Tae ya bunda, janji ga ngomong gitu lagi. Tae cuma kesel, tapi Tae tau Tae salah. Bunda jangan nangis..." ucap Taehyung *menghapus air mata di pipi Ny. Kim.

"Bunda tau kamu anak yang baik, sekarang cari YN dan bawa dia pulang. Jauhin dia dari laki-laki itu. ingat Tae, setiap perempuan itu berharga. Jangan sampai dia kenapa-kenapa karena laki-laki itu," ujar Ny. Kim.

⚪⚪

YN meminta Mingyu untuk mengantarnya ke rumah Tn. Jeon dan Aiko, namun rencananya ia hanya akan lewat tanpa masuk ke dalam karena ia hanya ingin melihat bagaimana situasi di sana.

"Kalian dari mana malem-malem gini?!" tanya YN.

"Habis dari tongkrongan!" jawab Mingyu.

Tidak lama setelah itu, akhirnya mereka sampai di depan rumah YN.

"Widih! Ini rumah lo YN?" tanya Jaehyun.

"Iya Hyun," jawab YN.

"Ga mau turun nih?" tanya Mingyu.

"Sebenarnya gue ga tinggal di sini lagi, cuma pengen lewat aja." jawab YN membuat Mingyu dan Jaehyun bingung.

"Jadi lo tinggal di mana?" tanya Mingyu.

"Ga jauh dari halte tadi, maaf gue ga bilang. Sekarang kalian pulang aja, gue bisa minta tolong supir di dalam," jawab YN.

"Ehh gausah! Sama kita aja pulangnya, gapapa kok kita anter lagi. Sekalian biar kita tau rumah baru lo di mana," ujar Jaehyun.

"Iya santai aja, kita juga belum mau pulang kok. Sekarang mau langsung pulang atau gimana?" tanya Mingyu.

"Hm, boleh deh pulang aja," jawab YN.

Mingyu pun mengangguk, ia langsung melajukan motor miliknya meninggalkan pekarangan rumah YN.

Sementara di sisi lain, kini Taehyung tengah mengendarai motornya untuk mencari keberadaan YN, dan tempat yang ia tuju kali ini adalah halte yang Jeno sebutkan tadi.

Namun sebelum ia sampai ke halte tersebut, tepat di sekitaran tukang nasi goreng yang sempat YN kunjungi, mata Taehyung menatap punggung perempuan yang sedang dibonceng satu motor di depannya.

"Mirip YN." batin Taehyung karena mengenali postur tubuh YN.

Ia pun memelankan laju motornya berniat untuk mengikuti dua motor di depannya itu. Dan saat mereka masuk ke dalam perumahan, Taehyung menatap sekitar lingkungan perumahan tersebut.

Sampailah dua motor di depannya berhenti, Taehyung memarkirkan motornya di bawah pohon yang tidak jauh dari rumah YN.

Saat perempuan yang turun dari motor, Taehyung  bisa melihat jelas jika itu benar YN.

"Jadi dia tinggal di sini?" gumam Taehyung.

Terlihat YN berbincang dengan Mingyu dan Jaehyun, namun tidak lama setelah itu Mingyu dan Jaehyun menghidupkan kembali motor mereka dan meninggalkan halaman rumah YN.

Taehyung masih di tempat yang sama, ia memperhatikan YN sampai gadis itu benar-benar masuk ke dalam rumah. Setidaknya setelah ini ia bisa lega karena tau YN sudah pulang ke rumah. Setelah itu pun Taehyung beranjak dari tempatnya untuk pulang.

📍Rumah Taehyung.

Baru saja Taehyung masuk ke dalam rumah, ternyata Ny. Kim sudah menunggunya di ruang keluarga.

"Loh bunda, kok belum tidur?" tanya Tae.

"Bunda nungguin kamu, gimana? Ketemu kan?" tanya Ny. Kim.

"Ketemu, tapi pas mereka pulang. Mingyu nganter YN sampe ke rumah, ternyata dia tinggal di perumahan ga jauh dari kampus," jawab Taehyung.

"Syukurlah, seenggaknya kamu udah liat dia pulang. Sekarang kamu tidur, besok bunda mau ketemu sama Jeon," ucap Ny. Kim.

"Mau ngapain?" tanya Taehyung.

"Ada yang harus bunda omongin tentang YN, kamu juga ikut. Pulang dari sana anterin bunda ke rumah YN," jawab Ny. Kim.

"Yaudah, terserah bunda. Tae keatas dulu ya," ucap Taehyung.

Cup!

Taehyung mencium pipi kanan Ny. Kim lalu pergi ke kamarnya.

AssistantTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang