Sebuah konferensi pers yang baru di adakan malam itu pun mulai membuat gempar. Scandal foto yang menampakkan pria dengan wajah yang terblur sudah diungkapkan di hadapan media, selang beberapa hari pun akan terungkap di media majalah mingguan. Berita pun sudah menyebar tertulis pada media sosial. Argantha Liem memang terlalu berlebihan sampai membuat konferensi pers untuk menyelesaikan kasus yang seharusnya tidak perlu ia tanggapi.
Kasus scandal pun sampai terdengar pada telinga dua orang yang sudah duduk di hadapan Argantha Liem. Ruang Presiden Direktur itupun hening dengan dua wajah yang terus menatap tajam pada pria yang terus sibuk dengan berkasnya.
"Argan, dia gadis SMA, kenapa jatuh cinta dengannya!" Kesal Dani Jeremy, nafasnya ia hentakkan dengan begitu kasar. Matanya menatap tajam pada Argantha Liem, wajahnya merah padam. Berbeda dengan Argan yang masih santai dan tidak menanggapi kekesalan ayahnya.
"Apa salahnya, pa. Vio tidak masalah dengan semuanya." Jawab Argan sembari mengangkat kepalanya dan mulai mengadu mata dengan Dani.
"Apa pacarmu itu tahu kamu sudah punya anak?" Tanya Selena Jeremy.
"Ya, she know."
"Liat saja ma, anaknya saja seumuran dengan pacarnya." Kata Dani.
Argan hanya menghela nafas panjangnya, ia bangkit berdiri. Jengah mendengar keluhan Dani Jeremy dan ingin cepat pergi dari hadapannya. "Argan ada rapat, sebaiknya kalian pulang saja." Katanya sembari berjalan menuju kursi kebesarannya. Ia mengambil jas hitamnya dan segera mengenakannya.
"Anak tidak tahu diri." Kesal Dani, ia bangkit dari sofa dan segera berjalan menuju pintu.
"Ini anakmu Dani Jeremy." Cetus Argan, Dani pun sontak menghentikan langkahnya. Ia membalikkan badannya menghadap anaknya.
"Segera pertemukan kita dengan pacar mu itu, Argan." Kata Dani, ia pun melanjutkan langkahnya lagi.
"Mama pulang dulu, jaga dirimu. Jangan lupa jika Vio harus bertemu dengan papa, pertemukanlah kalau memang benar-benar sudah siap. Mama pasti mendukung wanita seperti apapun pilihanmu." Kata Selena. Ia mendekap Argan sekilas dan melepaskannya.
"Ma, bahkan dia yang ingin bertemu denganmu."
Selena tertawa kecil. "Right, cepatlah cari ibu untuk anakmu. Jangan lama menjomblo." Kali ini, Argan pun ikut menebar tawanya. Selena pun segera menyusul sang suaminya yang sudah pergi dari ruangan Presiden Direktur.
*
Acara makan malam tengah terlaksanakan di kediaman Jeremy. Dihadiri dua sejoli yang baru saja menyantap makanan mereka masing-masing. Disinilah, perbincangan mulai terjadi. Perbincangan yang membawa seorang gadis harus bersikap baik dan memikat calon mertuanya.
Kini, dua pria dan wanita di depan Argan menatap seorang gadis yang mengenakan dress black. "Vio, Argan sudah bercerita tentangmu." Kata Selena Jeremy. Chareline Violette pun menatap Selena dengan jantung yang terus berpacu. "Argan juga sudah melamarmu. Apa yang membuat kamu menyukai Argan? Kamu tahu kalau Argan sudah punya anak, kan?" lanjut Selena.
Vio menatap Argan sekilas, lalu ia pun mulai berucap. "Om dan tante pasti lebih tahu, kalau cinta memang tidak bisa dijelaksan dengan kata-kata dan Argan sangat berbeda dengan pria lain disana."
"Saya juga tidak masalah mengenai siapa Argan, Argan yang sudah punya anak ataupun Argan yang terpaut usia sangat jauh dengan saya. Tetapi semuanya bagi saya tidak ada masalah selagi Argan juga menghormati dan mencintai saya, tante." Lanjut Vio.
"Argan punya anak seusiamu, kau tau?" Tanya Dani.
"Argan sudah menjelaskannya."
"Kapan kelulusan sekolah?" Tanya Dani lagi.
"Dua minggu lagi, om." Jawab Vio, Dani dan Selena pun saling bertatapan.
"Kamu memang dewasa dari anak-anak seusiamu." Puji Selena, Vio tersipu malu. "Satu minggu setelah kamu lulus, laksanakan pernikahan kalian." Lanjut Selena. Argan dan Vio pun saling bertatapan, mengadu senyuman mereka.
*
[Wleesa - 13 January 2022]
KAMU SEDANG MEMBACA
Your Daddy is Mine
RomansaSebelum membaca, harap follow dulu. Thankyou🧡 --- Skandal sebuah foto yang terus beredar di sosial media itu membuat kehebohan di SMA Golden. Kemunculan foto itu tidak dapat dibantah lagi oleh Chareline Violette. Terpampang jelas wajah gadis itu da...
