Bagian 31 : Penasaran 1

1.3K 46 1
                                        

WP 12:12
Your Daddy is Mine update banyak bagian hari ini🙈

Siap-siap di goncang sama kelakuan Vio

---

Sore itu seorang wanita tengah mendudukkan dirinya di sebuah cafe bergaya clasic. Wanita itu terus mengamati pengunjung yang baru saja memasuki cafe tersebut. Sesekali mendesah saat orang yang datang bukan orang yang akan ia temui. Lebih kesalnya, sudah hampir lewat sepuluh menit dari janjiannya.

"Kau pasti membutuhkan ku." Kata seseorang yang sudah mendudukkan dirinya didepan wanita itu. "Sorry, telat. Sebenarnya hari ini sibuk, tapi aku menyempatkan untuk bertemu dengnmu, Vio."

Wanita itu mencebik kesal, kemudian di helanya nafasnya dengan kasar. "Oke, aku nggak mau basa-basi."

"So, aku dengar kamu kakaknya Clara? Clara itu mantan istri Argan, kan?" Tanya Chareline Violette.

"Kau mengundangku kesini untuk mencari tahu siapa istri Argan." Ucap Cloe, tawa masamnya ia kembangkan.

"Well, yang kau katakan benar. Tapi, dia bukan mantan istri Argan, dia masih menjadi istri Argan."

Masih mejadi istri Argan? Apa-apaan ini, batin Vio. Pikirannya mulai kacau. Argan berbohong padanya.
"Di-dia sudah meninggal, kan?"

"Benar. Sebuah kecelakaan sepuluh tahun lalu membuat Clara kehilangan nyawanya. Kamu tentunya sudah delapan tahun dulu, kan. Pasti kamu juga mendengar berita kecelakaan itu."

"Apa kecelakaan yang menewaskan tiga orang?" Tanya Vio.

"Benar." Jawab Cloe. Jantung Vio pun serasa berdetak. Nafasnya sangat susah ia hirup. "Kau baik-baik saja, Vi?"

"Yes, I'am fine."

"Jangan terlalu banyak memikirkan masalalu Argan. Kau sedang hamil, jaga kondisimu baik-baik."

Vio tersenyum pada Cloe, wanita di depannya tidak seperti yang ia pikirkan. Ternyata wanita itu busa peduli juga. "Thankyou, Cloe."

"Sudah berapa bulan?"

"Lima bulan." Jawab Vio, kemudian ia melanjutkan perkataannya lagi. "Terimakasih sudah datang dan bercerita denganku, Cloe."

"Kalau butuh apapun, hubungi aku."

"Aku pamit pergi dulu, Cloe."

Cloe menganggukkan kepalanya. Wanita dengan perut yang sudah menyembul keluar itu pun mulai bangkit berdiri. Ia mulai berjalan mengeluarkan dirina dari cafe.

Vio, ia tidak bisa membayangkan kejadian sepuluh tahun lalu memang kejadian yang sangat memilukan. Tidak hanya dirinya, Argan yang lebih merasakan kesedihannya.

*

Malam itu seorang pria baru saja memasuki rumahnya. Rasa lelahnya sudah mulai muncul, tentunya rapat yang ia adakan beberapa kali. Pria itu kini hanya ingin langsung pergi beranjak ke kamarnya dan pergi untuk tidur. Tidak, ia ingin menemui sang istri dan tentunya bermanja dengannya.

"Argan," panggil seorang wanita yang baru saja keluar dari lift. "Baru pulang? Sudah hampir jam sepuluh."

"Tadi ada rapat banyak, ma."

"Oh iya, Vio, dia belum makan sama sekali sejak siang. Tadi bilang katanya tidak lapar."

"Kamu tida bertengkar dengannya, kan?" Lanjut Selena, ia curiga jika mereka berdua bertengkar dan Vio sampai mogok makan.

"Tidak."

"Tapi, orang hamil suka gitu si. Mama dulu juga, suka gak mood."

Argan mengedarkan tawa yang ia tahan, "Bawakan makanan buat Vio."

Your Daddy is MineCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang