Hening menyapa setelah Lio berseru memanggil nama Mela. Semua orang terdiam.
"Kok diem?" Zey yang baru datang bertanya dengan lugu, membuat Bila menepuk jidat. Tidak mengerti situasi sama sekali manusia satu ini.
"Selain Mela sama Lio, ayo keluar. Gue traktir kantin," Sasha berucap dengan datar.
Mereka yang paham pun langsung mengangguk dan meninggalkan kelas secara perlahan-lahan.
****
Tinggalah Mela dan Lio yang masih sama-sama terdiam. Sama-sama shock melihat masing-masing telah berdiri didepan mata mereka.
"Lo...apa kabar, Mel?" tanya Lio akhirnya dengan susah payah. canggung sekali rasanya.
Mela yang menunduk menjadi tersentak dan mengangkat kepalanya. Menatap Lio yang tinggi sekali darinya.
"Ah, itu, anu, gue," Mela menjawab dengan gugup. Mengeluarkan satu kata saja rasanya sulit sekali.
Mela mengalihkan pandangannya kala Lio balik menatapnya,
jangan di tatap mas, aku ga kuad😭
"Itu, gue, gue b-baik, iya, gue, gue baik!" Pipi Mela terasa panas. Kenapa mengucapkan dua kata saja sampai harus patah-patah sih?
Lio mengangguk-ngangguk, "ah, oke" ucapnya sambil tersenyum kecil.
Dan kembali, hening menyapa mereka.
"Em, kalo lo, gimana, L-lio?" Mela berusaha berbicara dengan baik dan benar. Tapi mulutnya entah kenapa tak berhenti bergetar.
Ia mendongak untuk melihat ekspresi Lio, dan sialnya, ia malah bertatapan dengan lelaki itu.
"Gue baik, dan jauh lebih baik pas balik ke sini." apalagi pas ketemu sama lo, La. Lio, hanya sanggup mengatakan setengahnya saja.
WOY SIALAN, KENAPA SI LIO GOBLOK TAMBAH SENYUM SIH?
Hati mungiel ku ini tymdack kuad, mas
Batin Mela menjerit kala senyuman yang Lio berikan bukan senyuman tipis yang samar. Melainkan senyum hangat yang sangat ia rindukan.
Mela mengalihkan pandangannya ke arah yang lain. Pipinya, sudah di pastikan semerah tomat segar. Pasti.
Lio yang melihat tingkah Mela yang menurutnya sangat menggemaskan, tertawa kecil sambil mengacak-ngacak halus rambut Mela.
"Lo dari dulu nggak berubah ya, La! selalu gemesin."
HELP GUE MLEYOT!
Dan sedetik kemudian, karena sangking tidak kuat nya hati mungiel Mela (katanya) dengan sangat berlebihan dan memalukan..
Mela jatuh pingsan.
Lemah sekali, kamu Mela.
****
Sasha berjalan sendirian ke lorong dari kantin menuju kelasnya untuk mengambil ponselnya yang tertinggal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Class Of Absurd [S.2]
Roman pour Adolescents[BUDAYAKAN BACA DESKRIPSI!] #ClassSeries [S.2] Halo! selamat datang di SMA Bestari! dimana kamu akan bertemu dan berkenalan dengan murid-murid Absurd dan gila dari kelas tersohor disana. Kamu akan bertemu dengan Sasha; si gadis lempeng minim eskpres...
![Class Of Absurd [S.2]](https://img.wattpad.com/cover/299507061-64-k215021.jpg)