-Ups

7 1 0
                                        

Sebenarnya waktu itu,  sebelum welcome party—di rumah Sasha, Sasha bukannya niat nguping atau bahkan kepo soal pembicaraan Bila dan Zegran di teras rumahnya. Sasha cuma tiba tiba kebangun, merasa kenapa rumahnya terlalu sepi dan Bagas yang bahkan terlelap di sofa ruang tamu. Tapi sahabatnya menghilang satu—Bila.

Niatnya hanya ingin mencari angin sebentar karena pusing setelah membaca pesan dari mamanya yang bertanya soal kehidupannya akhir akhir ini. Karena terbiasa berdua, rasanya canggung dan bahkan abangnya sekalipun tidak tahu harus menanggapi sikap ibu mereka yang terlalu tiba tiba. Tidak tahunya, Zegran dan Bila—yang cantik mengenakan gaun merah maroon tengah berbincang cukup kencang.

"HAH?" tidak ada niatnya untuk bersuara cukup keras ketika Zegran menawarkan diri bersandiwara bersama Bila demi menyelamatkan gadis itu dari kencan buta yang selalu berakhiran buruk, membuat kedua insan itu menoleh pada Sasha yang sudah melongo.

Mampus! Bila reflek mendorong Zegran agar tidak menghalangi nya menghampiri Sasha, hendak menjelaskan. Namun ditahan oleh lelaki itu. "Nggak perlu, ayo telpon bunda lo sekarang atau berangkat bareng gue. Soal Sasha nanti aja," kata Zegran sambil mengangguk sekilas pada Sasha yang hanya ditanggapi kerjapan mata.

Bila meringis, merasa bingung dan malu namun waktunya juga tak banyak. Ia melepaskan cekalan tangan Zegran dan berlari memeluk Sasha sekilas. "Nanti dijalan gue telpon ya sha! Bisa lu keep dulu kan? I love you!" Teriaknya sambil berjalan buru buru ke mobil dengan digandeng Zegran.

Sasha masih diam walau membalas lambaian tangan Bila dari mobil yang perlahan menjauh, merasa syoknya tidak kunjung reda. Bahkan ketika tiba tiba Bagas menepuk pundaknya sekilas dari belakang dan bertanya mengapa, atau bahkan ketika Farzen yang baru saja pulang dari kuliah. Ia masih terduduk diruang tamu dengan diam, membuat yang lain bertanya tanya tanpa mendapat jawaban darinya.

"Kesurupan ya kamu?" tanya Farzen ceplas ceplos, merasa gatal ingin sarkas pada adiknya yang hanya cengo. Membuat dirinya dipelototi oleh Sasha yang terusik.

"Mana bisa? orang Sasha setannya!" Sahut Arya usil, dibalas pukulan dada dari Sasha.

Enak saja! orang Sasha bidadari yang turun ke bumi , kok! (Katanya Bagas sih, dan Sasha setuju)

"Lo tuh, iblis! kocak!"

Ya sudah, biarkan saja bidadari dan iblis itu adu mulut. Biar mereka yang baru bangun tidur itu ada hiburan.

*****

Awokawokawok, yaudah biar adil kalian berdua iblis dan sebangsanya, author bidadarinya:)

berdebu btl lapak ni, mw bru bru tamatin ah, HAHAHAHAHAA

tetep enjoy yh, thank u sm shaprend syg syg aqo<3

xo, shaa


Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 22, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Class Of Absurd [S.2]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang