-Ribut berujung Bingung

57 17 8
                                    

Telah sampailah mereka di villa yang dimaksud. Bukannya istirahat dengan tenang atau melakukan hal yang santai-santai, Sasha, Arya, dan Fano justru ribut.

"Gue udah bilang sha, yang cowo dilantai dua!" Arya memijat pelipisnya frustasi.

"Dari awal gue udah bilang, cewe yang di lantai dua!" Sasha membalasnya dengan gigi gemertak.

"Ngga bisa gitu! kan di bus udah bilang, yang cowo di lantai dua!" sahut Fano.

"YA KARENA GUE BELUM TERLALU SURE MAU NARO ANAK CEWE DI MANA! GUE PILIH BAWAH SOALNYA KAMAR UTAMANYA GEDE! GUE JUGA NGGAK NGIRA KALO MISALNYA EMANG SETERBUKA ITU!" Balas Sasha lebih keras karena mulai kesal.

"YA ITU SALAH LO!" Balas Fano sengit.

"LO NGAJAK GUE RIBUT?" Tantang Sasha yang jengah.

"UDAH-UDAH ANJING KALO RIBUT GAS AJA!" kompor Arya.

Arya emang goblok.

"LO JUGA IKUTAN JING! GUE NGGAK MAU KENA HAJAR SASHA SENDIRI!" Ajak Fano sambil menarik tangan Arya.

"Idih! ogah ya anjir!" tolak Arya mentah-mentah.

Sasha berdecak, "Lama lo nyet! jadi apa enggak cug?! kasian itu banyak yang udah naro tas di kamar atas!" Tantangnya lagi.

"SABAR!" ucap Fano dan Arya bersamaan, membuat Sasha semakin kesal.

"Lama kalian bazing!" ucapnya kemudian langsung menyerang Fano dan Arya.

Mereka yang tidak siappun, kalah dalam ronde pertama.

****

Sementara itu, ada Mela, Lio, Bila, Zegran, Indy, Alya, Xavier, Zey, Bryan dan Bagas yang asik menonton keributan mereka.

Sedangkan yang lain sudah ribut diruang tv dan karaoke.

"Nggak niat ngelerai, Gas?" tanya Lio heran.

"Mereka nggak akan berani main fisik sama Sasha." jawab Bagas santai.

Zegran menganguk setuju, "Pawangnya sabuk hitam taekwondo bos!" ucapnya.

"Sasha juga atlet," sahut Alya.

"Atlet tidur maksud lo?" gurau Bryan yang disambut tawa semua orang.

"Nih, popcorn. Baru gue angetin. Satu berdua ya," Mela datang tiba-tiba sambil membawa banyak popcorn.

"Thanks mami! sini duduk," ajak Zey menyuruh Mela duduk disofa kosong sebelahnya yang segara diduduki oleh Mela.

Mereka pun bersantai sambil melihat keributan ditemani popcorn dan es teh mereka.

Yah pada dasarnya, kalau Bagas tidak ada niatan melerai, maka mereka pun ikut tidak berniat melerai.

Pawangnya aja santai, ngapain ngeribetin diri?

****

"Kalah kan lo? yahaha cupu amat!" setelah berbelas-belas ronde pertengkaran mereka dengan adu BGK, diputuskan bahwa Sasha adalah pemenang mereka.

"YESS! AYO GUYS BOCAN! MAKASI SHA MWUAH! LOPH U!" seru the wacana squad ketika melihat pertandingan telah dimenangkan Sasha, ratu tidur penuh kejutan mereka.

"DASAR TOLOL! SUDAH MAIN BERDUA, KALAH PULA! MEMALUKAN!" Hina Bara yang baru saja uwu-uwu di taman belakang bersama Aira.

"BACOT LO KANG BUCIN MENJIJIKAN!" balas Arya sambil menatap hina Bara yang membuat hati mungiel Bara sedikit tergores.

Gapapa gapapa, bakal disembuhin ayang Aira kok yahahahayuk!

"Udah bacot amat. Tinggal nerima apa susahnya sih? ngeribetin hidup sendiri aja lo." Bagas berkomentar dengan ketus, kemudian berjalan menuju kamarnya dan Lio.

"Nah, yang santai kek Bagas kan asik." sahut Bryan ikut melangkahkan kakinya ke kamarnya dan Roy.

"Hadeh," keluh mereka semua. Satu persatu pun mulai masuk kamar masing-masing dan beristirahat.

****

19.23 WIB, Villa
"Gue pengen renang deh, mel" Mela yang sedang meracik maskernya seketika menghentikan kegiatannya.

"Lo mau renang jam segini?" tanya Mela terkejut. air kolam kan, pasti dingin banget malem-malem.

"Hm. dulu waktu masi bocil, gue sama bang Farzen selalu renang malem. Airnya enak," balas Sasha kemudian berjalan keluar.

"Woy mau kemana?" tanya Mela, Sasha berbalik, "Mau tanya ke anak-anak mau renang apa enggak bareng gu--"

BYUR!
"WOY!"

Belum menyempurnakan kalimatnya, Sasha dan Mela sudah berlari ke balkon kamar yang memberi pemandangan kolam renang dari atas.

"BILA! LO NGAPAIN NYEBUR LEWAT BALKON ANJING?!" Alya yang melihat kejadian itu pertama kali langsung berlari kebawah.

Tentu saja seluruh penghuni villa, bahkan pak Yono ditelpon dari villa sebelah untuk datang dan pergi ke kolam.

"TOLONGIN ANJIR SI BILA NGGAK BISA RENANG GOBLOK!" dengan kekuatan penuh, Almara mendorong Zegran yang di dekatnya untuk terjun ke kolam membantu Bila yang berusaha kembali naik ke permukaan.

"ZEGRAN KE KIRI! BILA LO DIEM AJA GAUSA IKUT GERAK!" Indy berteriak cemas.

"WOY ADA APAAN?" Suara Bila menggelegar dari atas balkon, membuat semua orang langsung menoleh arah balkon.

"BILA?! LO CEPET BANGET ANJIR SAMPE ATAS?!" Teriak Zey dari bawah.

Bila dari atas mengernyit, "Gue dari tadi diatas ogeb! lagi shalat. Terus keluar gegara kalian teriak-teriak macem orang gila manggil nama gue!" jelasnya sedikit berteriak.

Semua orang terdiam. Hawa dingin tak biasa tiba-tiba menerpa kulit mereka semua.

Hingga suara Zegran dari pinggir kolam menyadarkan mereka semua,

"MANA BILA NYA ANJING?"

****

#BacotanShaa
hayoo, gimana hayooo

silahkan berteori bestie, janlup votement nya❤️!

xoxo,
shaa

Class Of Absurd [S.2]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang