"Bun, Sasha pergi dulu ya ke rumah Zey." Sasha menghampiri Bunda yang sibuk menonton drakor di ruang TV sambil memakan cookies buatan Farzen.
Iya, Buatan Farzen. Demi Sasha yang doyan cookies cokelat dan hemat, dia rela belajar seharian dari Bunda agar bisa membuat stock untuk Sasha.
"Loh? Kemana? Nunggu Bagas nganterin ajalah, takut ada apa apa. Penculik tuh doyan nyulik kamu yang cantik dan gemes kaya gini ini!" Bunda beranjak dan menyambut tangan Sasha yang hendak salaman, ia mengusap usap rambut Sasha dan mencubit pipi gadis itu. Sasha menggeleng, "Hngg, Sasha sama Bryan kok bun, itu anaknya habis ini sampe. Boleh ya?" pamitnya lagi. Bunda mengangguk-angguk, "Ya sudah. Hati-hati yes? Mana Bryan nya?" Tanya Bunda.
"Yo, wassap Bun! Sasha aman ditangan Bryan kok bun! Kita pergi yes?" Bryan dengan gaul yang untungnya disahut Bunda dengan legowo, bersalaman untuk berpamitan pergi bersama Sasha. Bunda tertawa, "Yo! Hati hatii yaaa anak anak ayam bundaa! salam untuk mamanya Zey yaw!" ujar Bunda.
"Siap bun! Dadah bundaa! Assalamualaikum!"
*****
"Lu kemana ajaaa zubaedah! bisa-bisanya tiba tiba ngilang di belakang?" Sambut Zey sambil menyentil dahi Sasha pelan.
"Sakit! Bagas tuh maksa maksa gue pulang!" Balas Sasha sebal. "Sendirian? Mana Bryan?" tanya Zey ketika melihat Sasha masuk sendiri ke rumahnya. Sasha geleng geleng kepala, "Di culik Kunti kali, hehe." ucapnya ngawur dan langsung pergi masuk begitu saja.
"Yeuu, untung temen! Nih, Zey, titipan lo." Bryan datang membawa titipan Zey. Ia mengulurkan barangnya dan langsung diambil oleh Zey. "Thank you. Lo balik langsung apa nyapa dulu ke Mamskuy?" tanya Zey basa basi.
Bryan menggeleng, "Balik aja dah gue. Oh iya, mana Indy? Ada titipan dari Arya buat dia," Bryan melihat ke arah belakang Zey yang ternyata sudah ada Indy dibelakangnya.
"Apaan?" tanya Indy sambil melipat kedua tangannya.
"Noh, dari Arya. Tadi nitip pesan juga tapi gue lupa, bentar gue telp dulu anaknya." Bryan langsung menekan nomor Arya dan tanpa menunggu lama, Arya sudah menjawab panggilannya.
"Apa? Lo lama banget sat, udah di sampein blom pesan gue?"
"Sabar, anjing. Gue lupa, lo ngomong sendiri dah ke anaknya. Nih," Menyalakan loudspeaker, Bryan mengarahkan ponselnya ke Indy agar gadis itu dapat mendengar dengan jelas.
"Ngaco lo, Yan! Ogah ah gue, malu! Lo aja udah ! Gue kasih tau lagi deh!"
"Apa? Cepetan, keburu Bubu manggil gue nih?" Indy mendengus malas. Ia ingin cepat cepat berkumpul dengan teman-temannya karena sudah seminggu ia tak sekolah.
"Eh, anu, apa ya?" Arya menjawab grogi, ragu ragu ingin menjawab pertanyaan Indy.
"UDAH ANJAY LAMA ! LANGSUNG BILANG SANA KALO KANGEN!"
"INDY INDY INI SWAMI LO KANGEN BERAT! MAU PELUK KATANYA!"
"Oy! Anjenglah! Bentar ndy, bentar!"
Setelah mendengar Arya yang dijadikan bahan olok-olokan, telepon dimatikan untuk beberapa saat yang Indy tebak, untuk membalas ejekan Zegran dan Xavier yang menyebalkan.
"Halo? Eh, ndy maaf ya. Emang resek duo sebleng itu." Keluh Arya diawal telepon yang ditanggapi tawa oleh Indy.
"Biar aja. Lo mau ngomong apa?" Indy to the point. Karena SMBAZ yang berada di belakangnya sudah ramai menggodai mereka berdua dan membuatnya malu.
Dalam satu tarikan napas, Arya pun bersuara. "Jangan lupa makan, ndy. Nggak perlu diet, nggak perlu puasa juga. Nggak perlu kangen gue juga, biar gue aja yang kangen lo. Jaga kesehatan, jangan stres juga. Bye! Ketemu di aula ya!"
Setelah Arya berucap panjang lebar dengan suara lembut, tanpa menunggu jawaban Indy, telepon telah dimatikan.
Indy diam beberapa saat. Tiba tiba perutnya terasa geli hingga sesuatu terasa berterbangan diperutnya, membuatnya merasa aneh. Perlahan, detak jantungnya berdebar lebih cepat dan pipinya terasa panas.
Sorakan teman-teman dibelakangnya serta siulan ayahnya membuat segalanya semakin buruk. Tak terkendali sudah debaran jantung Indy.
Padahal hanya kalimat kalimat sepele. Tapi Indy yang tidak pernah pacaran apalagi naksir orang dan terbiasa mandiri, tentu saja langsung merasa aneh.
"Ah, sial..."
Ini serius gue salting?
*****
#BacotanShaa
AHAHAHAHA ya ampun calon pengantin baruuuu~
ampe berdebu deh, maap ya🙏
trims sudah mantengin book absurd ini terus😙😙 lovyu ol🤍
xo,
shaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Class Of Absurd [S.2]
Ficção Adolescente[BUDAYAKAN BACA DESKRIPSI!] #ClassSeries [S.2] Halo! selamat datang di SMA Bestari! dimana kamu akan bertemu dan berkenalan dengan murid-murid Absurd dan gila dari kelas tersohor disana. Kamu akan bertemu dengan Sasha; si gadis lempeng minim eskpres...
![Class Of Absurd [S.2]](https://img.wattpad.com/cover/299507061-64-k215021.jpg)