-MasyaAllah Tabarakallah

36 10 4
                                        

"Ma lo udah bawa sempak?"

"ohiya anjir belum gue masukin!"

"Mela lo bawa udah bawa daleman selain sempak ga?"

"belum! bentar deh"

"Mel lo udah bawa handuk?"

"gue udah bawa peralatan mandi kok, tapi handuk kok ga kebawa?"

"Mel lo jangan lupa bawa baju renang"

"iya, otw masukin"

"Mel list dulu yang udah lo bawa"

"bongkar lagi dong? yauda tolong catetan sama pensil dong"

riweh. Kamar Sasha super duper berantakan sekarang.

rencana awal minggu kemarin sejak liburan kenaikan sih, turu-turu aja di rumah.

eh malah diajak sang Abang Nathanael Farzen tercinta liburan.

yauda gass ngeng.

"MELA SEMPAK LO KETUKER SAMA GUE BAJING!" Zey berteriak kencang sambil melempar kresek.

"HAH? JANCIKS PANTES MODELNYA BEDA! NIH!" Mela menangkap lemparan Zey dan melempar balik yang ia genggam ditangan sebelahnya.

"Mela kalo ga soal daleman ya soal baju mulu ya yang riweh" ucap Alya sambil melipat baju-bajunya.

"Al kita ke tempat yang cuacanya panas, bukan ke gunung. ngapain baju lo tebel tebel bego?" Bila menoyor Alya yang duduk, kemudian dengan cepat kabur sebelum di hantan oleh sang empu.

"tebel pale lo bangsat! ini ketutup aja. dia solehah ga kaya kamu solehot bawa bikini!" sahut Indy dengan suara keras.

"GAK BOLEH BAWA BIKINI, NGERTI?" suara Farzen dari lantai satu menggelegar.

"MasyaAllah Tabarakallah!" Sasha yang nyaris terlelap langsung bangun, kejengkang soalnya.

"INDY PITNAH GUE BANG! GUE BAJUNYA ALIM-ALIM!" balas Bila dengan berteriak sambil menatap tajam Indy yang sudah cengar-cengir.

"berisik banget, kalian ngapain sii?" Zara menyembulkan kepalanya dibalik pintu, mengintip teman-teman Sasha yang daritadi terdengar ribut.

"Ka Zara bawa apa aja?"

"Ka Zara! bawa skincare ga? kalo bawa, kongsi yaa!"

"Ka Zara, ini bawa koper gapapa kan?"

"ini disana berapa hari ka?"

"Ka Zara, bisa check in list ku ga? kurang apa aja gitu yang belum aku bawa?"

Pertanyaan beruntun itu membuat Zara bingung sekaligus pening.

"nanya itu satu-satuuu, sayaaang! kalo gini kan, kakak bingung jawab yang mana. lupa juga pertanyaan nya apa aja" keluhnya sambil menyentil jidat mereka satu-persatu.

kecuali Sasha tentunya, HAHAHA

"kok berlima si? kurang satu kan ya? siapa yang belum?" tanya Zara celingukan, merasa ada yang kurang.

"Indy, Mela, Bila, Alya, Zey..."

siapa ya yang kurang?

eh?

"SASHA! SASHA MANAA?" tanya Zara heboh sambil menerobos masuk kamar Sasha.

"MASYAALLAH TABARAKALLAH NATASHAAA! KAMU GA PACKING? KOK MALAH TURU SIIH?"

"FARZEN INI ADEK LO PINGSAN ANJIR!"

aslinya Zey sama Zara sebelah duabelas loh.

sama-sama heboh dan berisik.

GEDUBRAK! BRAK! JEDUG!

"NATASHA PINGSAN?!"

"PINGSAN?!"

"K-kenapa pingsan?"

Langsung dah, ribut. gedubrak-gedubruk.

Farzen panik. dia yang lagi packing langsung banting koper mahalnya dan lari ke kamar Sasha gang yang berada di ujung lantai 2. sedangkan dia lagi di bawah bagian teras.

kebetulan gerombolan cowo BBLAXZ+Fatar dateng.

tambah dah itu hebohnya.

"IYA INI GA BANGUN-BANGUN KAYA ORANG MATI" Zey mengompori.

"HUSH! OMONGAN LO ZEY!"

"JANGAN NGOMONGIN KEMATIAN GOBLOK!"

langsung dah di serbu.

"ih urusin Sasha nya dulu!" seru Zara mengingatkan.

"ambilin minyak kayu putih,"

"tolong benahi pakaiannya Sasha ya?"

"itu bantalnya bawa sini"

Farzen dan Fatar dengan telaten bergantian berusaha membangun kan Sasha yang (katanya) pingsan.

"jangan berisik dulu ya,"

****

"Nat? Natasha? woy Nata de coco? sadar dong anjing jangan bikin panik"

"Shaa, bangun ayoo"

"Sha jangan ngelawak deh gue mau liburan anjing"

sementara ini, yang jaga kamar nya Sasha cowo-cowo dulu.

eits, tenang aja. mereka teridentifikasi nggak akan macem-macem walaupun cowo semua kec Sasha.

kan, Ada Fatar. hehe

"goyangin badan gue sekasar tadi, gue tonjok lo."

eh tidak di sangka, Sasha sadar gais!

"NATASHAA! WOY BESTIE INI RATU TURU NYA UDAH BANGUN!"

"BANG FARZEN! ADIK LO SADAR BANG!"

"Natasha? kamu gapapa? ada yang sakit?" cuma Fatar yang waras. langsung nanyain keadaan Sasha dengan lembut banget.

"agak pusing. kenapa rame-rame? ini siapa yang ngasih minyak kayu putih ampe kecolok di idung gue?"  Sasha menoleh ke arah kiri yang terdapat teman-temannya, dan menatap tajam mereka.

Arya menyengir,

"hehe, ga sengaja Sha. kesenggol Zegran" ucap nya sambil cengengesan.

Sasha melengos, kemudian memegangi kepalanya.

"Kenapa bisa pingsan hm?" tanya Fatar sambil memberikan gelas berisi air.

"kaget tadi denger suara abang kenceng banget, kejengkang. gataunya jatuh guling sampe ketatap, pingsan deh" jelas Sasha sambil menipis kan bibirnya.

lemah sekali sih, dia?

"MASYAALLAH TABARAKALLAH SEKALI KAMU NAK! PINGSAN LAMA BANGET GEGARA KETATAP!" ucap BLAXZ  dengan wajah syok.

"aslinya udah sadar pas abang bilang jangan berisik, cuma gue ngantuk. jadi sekalian turu" jelas Sasha lagi dengan santai.

mengundang gelengan Fatar dan teriakan histeris seluruh penghuni rumah.

"MASYAALLAH TABARAKALLAH YA LO SHA! BRENGZEEEK!"

****

#BacotanShaa

apapun yang terjadi, tetaplah turu.

HAHAHAHAHAHA

votement nya sayaang❤️
maaf ya bored+lama up.

keep enjoy plss❤️❤️❤️

huehuehue,
shaa

Class Of Absurd [S.2]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang