Itulah yang pertama Taeyong dengar dari mulut Yangyang di sore hari yang cerah dan damai. Taeyong menoleh kearah Yangyang tampak cemberut dan seperti tidak ada semangat menjalankan hari-harinya.
"Kenapa lo?" karena penasaran akhirnya Taeyong bertanya kepada Yangyang yang sedih melihat kearah handphonenya sendiri.
"Kangen.."
"Ahh.. Lucas?" Yangyang mengangguk sambil menyembunyikan wajahnya di bantal yang sedang dia pangku, Taeyong menghela nafas dan bersandar di sofa.
"Dia masih sibuk apa gimana dah? Hubungin lo aja 2x seminggu, ketemu sama lo cuman seminggu sekali, kalau di ajak jalan gak mau dengan alasan sibuk ini sibuk itu. Lo gak capek apa sama dia? " Yangyang cuma diam mendengarkan ucapan Taeyong.
Sebenarnya Yangyang sudah capek dengan hubungannya dengan Lucas yang beberapa bulan akhir ini Yangyang rasa berubah. Lucas mulai jarang menghubunginya, chatan dia cuma di baca atau tidak di balas, kalau di ajak ketemuan untuk melepas kangen selalu di tolak, ketemu hanya beberapa menit, bahkan nanya kabar saja mereka jarang.
Taeyong saja sudah capek memberitahu Yangyang kalau hubungan mereka tidak seperti yang dulu. Kadang Taeyong kasihan dengan Yangyang yang memilih memendam semua isi hatinya daripada mengungkapkannya langsung ke Lucas. Taeyong juga pernah melihat Yangyang menangis di kamarnya karena melihat Lucas jalan dengan orang lain padahal Lucas bilang ke Yangyang kalau dirinya sibuk. Taeyong bingung, kesibukan apa yang lucas jalani sampai dia mengabaikan bayi domba di sebelahnya itu.
"Yangyang.. kalau lo udah capek bilang aja ke Lucas, ungkapin semua isi hati lo jangan di pendam gitu aja. Itu bakal bikin lo sakit hati sama akan jadi boom waktu buat lo nanti. Terakhir kalian chatan kapan?" Yangyang memilih merebahkan dirinya dengan paha Taeyong jadi bantalan kepalanya.
"Kemaren pagi terakhir kami chatan, tadi gue chat bilang kangen tapi belum di bales" Taeyong mengusap kepala Yangyang pelan sambil memijit kecil kepala Yangyang.
"Ya udah kalau di balas coba ajak bicara atau deeptalk gitu Yang biar kalian tau jalan keluarnya gimana" Yangyang hanya mengangguk dan menikmati pijatan kecil di kepalanya.
"Hyung.. gimana kalau kami putus? Atau Lucas gege bosen sama Yangyang.."
"Heh ngomong apa sih lo aneh bener jangan overthinking gitu ah, hyung gak suka dengernya" Yangyang terkekeh kecil mendengar ucapan kakak tingkat nya di kampus yang satu rumah dengan dirinya itu.
Malam hari pun datang Yangyang sedang asik main game di ruang tamu dengan Taeyong yang menemaninya sambil mengerjakan tugas kampusnya "Akhirnya selesai" Taeyong merebahkan diri di lantai karena sudah 3 jam dirinya duduk di hadapan laptop.