31.kembali

2.3K 143 1
                                        

•HAPPY READING•

2 hari berlalu Piana pun sudah sedikit pulih dia sudah tidak memakai infus lagi dan menjalani aktivitas seperti biasa walaupun ke posesifan keluarga makin bertambah.

Masa perkara gk sengaja jatuhin sendok di sangka kenapa kenapa emg gk jelas mana banyak pertanyaan lagi gpp kan mana yg sakit lebay banget dah.

"Bang kalian mau ketemuan sama the Fortress kan buat ngebahas tentang yg ngadu domba kalian itu aku ikut ya"ucap Piana.

"Enggak ada ngapain kamu ikut bahaya"ucap Kenzo.

"Iya dek bahaya"ucap Gavino.

"Yeh abng mah gitu ayolah ajakin aku juga aku bisa jaga diri kok kan ada Abang juga yg jaga"ucap Piana memohon.

"Enggak dek"ucap Adrian.

"Dad bang Vino bang jef bang Aksa ayolah kalian ngijinin kan kapan lagi senior tawuran nunjukin bakatnya udh lama ni bang dad di rumah terus kayak di sangkar aku tu ya pen meninggal tu happy ngelakuin apa yg aku mau sebelum mokad Yaya please"ucap Piana memohon.

"No bahaya Piana"ucap Aksara.

"Huh sudahlah kalian ijinkan saja dad akan ijinkan Piana untuk melakukan apapun sesukanya asalkan kalian menjaga dengan baik tanpa ada lecet sedikitpun"ucap Davin.

"Tapi dad"ucap Jefran.

"Sudahlah berikan dia kesempatan melakukan apapun keinginannya"ucap Davin.

"Huh"

"Yey makasih dad paling baik pokoknya nya lah lop lop buat dad"ucap Piana senang sambil memeluk Davin.

"Kalian jaga Piana dengan baik kabulkan saja keinginan selagi masuk akal ingat itu"ucap Davin pada semua anak laki lakinya itu.

"Iya dad"ucap mereka.

"Yey ayo bang Adrian kita go ke sana Piana bakal bantu cari mereka Piana gk akan jadi beban kok whehehe"ucap Piana.

"Terserah kamu deh ayo kita berangkat sekarang"ucap Kenzo.

"Lah itu bang jef ikut"ucap Piana.

"Iya udh ayo"ucap Gavino.

Lalu mereka pun ke markas The Gibbous tempat di mana The Fortress juga untuk bertemu membahas siapa yg mau mengadu domba mereka siapa musuh itu.

Ini bukan pertama kali untuk the Gibbous seperti ini banyak musuh yg memang ingin The Gibbous hancur namun mereka selalu gagal karena memang geng ini bukan kacang kacang sekali sentuh sekali tebas.

Sampai di sana teh Fortress pun sudah di sana semua geng inti pun sudah berkumpul dan adapun Nayara dia juga ikut karena emng Piana yg menyuruh nya ikut mereka ini kan dulu senior tawuran kapan lagi menunjukan bakat setelah hiatus dari dunia pergelutan.

"Naaa apa kabar udh dua hari ni kita gk ketemu"ucap Piana.

"Baik piaa gw always baik lu juga harus baik "ucap Nayara.

"Lu bisa ikut ke sini gimana caranya"tanya Piana.

"Gw juga maksa sama, ni senior tawuran akan always berkontribusi dalam hal pergelutan whehehe"ucap Nayara.

"Woiya jelas lu masih inget gk sih kita dlu pernah tawuran duo vs squad beh perkara lu gk sengaja lempar botol Ampe kena pala salah satu dari mereka sangat anjwir gw ngikut jadi korban"ucap Piana.

"Iyalah lu ada bareng gw lu harus ngikut juga iya gk"ucap Nayara.

"Ye yg ada gw mokad duluan nangis Lo"ucap Piana.

"Nangis no tinggal di kubur awogawog"ucap Nayara.

"Eh bang ayo kita omongin bareng apa yg bakal di rencanain "ucap Piana.

"Apa mungkin Lo akhir akhir ini ada musuh?"tanya Gavino pada the Fortress.

"Jujur gw gk yakin sih karena kita gk ngelakuin apapun akhir akhir ini"jawab Raffi.

"Tapi bntr kita gk tahu anggota kita yg lainnya mungkin ada yg berkianat atau buat masalah"ucap Ander.

"Yehh lama kalo mikir pake logika mah bang gini aja deh kalian pernah di teror lewat telfon email atau sms atau lewat hp deh"tanya Piana.

"Ada gw pernah di telfon gk jelas sama orang mungkin aja itu dia"ucap Abian.

"Nah itu sini kasih no telepon nya"ucap Piana.

"Na lu bawa flashdisk yang gw buat gk"tanya Piana.

"Bntr kalo gk salah kan di secret house gw gk bawa itu lu bawa gk"jawab Nayara.

"Yah anjir eh bntr gw cek tas gw dulu dah"ucap Piana langsung mengecek tasnya untuk mencari flashdisk.

"Ini ada ketemu na laptop lu bawa gk"ucap Piana.

"Ada ini gw bawa"ucap Piana.

"Mau ngapain dek"tanya Kenzo.

"Ada aja bang"jawab Piana.

Semua yg di sana pun aneh kenapa Piana dan Nayara malah mengutak atik laptop dengan sangat serius.

"Na IP nya gw dapet lu cek ini gw mau cek sesuatu"ucap Piana.

"Oke"

"Itu si Piana sama si Nayara mau ngapain"bisik Reygan pada Raffi.

"Gk tahu gw juga"ucap Raffi.

"Pia dapet"ucap Nayara.

"Oke kalo begitu bang liat ini"ucap Piana.

"Apa ini"tanya Adrian.

"Kamu bisa hack dek"ucap Jefran.

"Woiya jelas kenalin ni kita duo hacker iya gk na"ucap Piana percaya.

"Iyaya serah lu dah"ucap Nayara.

"Ini bang cuma di sini tertera nama Albert abng kenal dia gk atau kalian semua kenal gk?"tanya Piana.

"Enggak ada yg kenal ni terus ini sapa"ucap Piana.

"Pia lu tahu Albert Einstein gk"tanya Nayara.

"Ha sapa tu gw kagak tahu"jawab Piana.

"Oh ywdh kalo gitu trs gimana ni kita mau cari tahu lagi aja"ucap Nayara.

"Iya lah gw harus tahu kelemahan mereka dulu baru gw bisa mancing mereka"ucap Piana.

"Bang Ander tahu gk yg waktu itu kalian di serang sama geng sebelah?"tanya Piana.

"Iya tahu kenapa emngnya"jawab Ander.

"Apa yg alasan mereka nyerang"tanya kembali Piana.

"Kalo gk salah kita di tuduh nyerang salah satu dari mereka padahal kita semua gk ngerasa, Raka lu sadar waktu itu kita gk ngeliat ketua mereka apa dia pelakunya"ucap Ander.

"Gk tahu bisa iya bisa enggak"ucap Raka.

"Na gw baru inget Albert Einstein bang jefran Piana minta tolong boleh telfon Dady sekarang"ucap Piana.

"Buat apa dek?"tanya Gavino.

"Bntr bang Na lu cari identitas dia gw mau nyari sesuatu"ucap Piana.

Piana pun dengan tergesa-gesa mengutak-atik kembali laptop nya membuat semua yg di sana aneh kenapa apakah ada sesuatu?.

Piana yg sepertinya sudah mendapatkan yg dia tahu langsung membalikan laptop nya kepada Nayara untuk melihat apa yg dia temukan.

"Na"ucap Piana lalu mereka berdua pun saling bertatap dan terkejut setelah melihat itu.

"Kan dah gw bilang huh kok bisa dia balik itu berarti puncak ada di keluarga lo"ucap Nayara.

"Apa maksud kamu Naya"tanya Kenzo.

"Ini semua terjadi puncaknya ada di keluarga Ravennzy ada kemungkinan dia ngadu domba karena mau menghilangkan kepercayaan kalian semuanya"jawab Nayara.

"Na piana yg asli gk ngasih ingetan itu ke gw"ucap Piana.

Terimakasih ygy jangan lupa votenya komen.Happy kiyowookk 🌚🌚🌚

Transmigrasi BestieTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang