72.jangan lagi...

683 32 11
                                        

•HAPPY READING•

"Piana hey ayo bangun"ucap Nayla membangunkan Piana yg sedari tadi tidak bangun.

"Hey Lo kenapa"ucap Nayla tiba tiba panik melihat hidung Piana sudah berdarah.

"Lo kenapa jangan bikin gw takut"ucap Nayla masih berusaha membangunkan.

Tanpa babibu juga Nayla langsung membawa Piana ke rumah sakit dengan mobilnya.

Dengan mobil mengebut tidak memperdulikan lampu lalulintas Nayla sepanjang jalan hanya menangis takut jika ada sesuatu dengan sahabatnya ini tidak tidak bisa dia tidak boleh kehilangannya lagi.

"Tuhan tolong sekali ini jangan ambil dulu Piana"batin Nayla yg sudah ingin menangis berteriak tapi tertahan.

Sampai di rumah sakit dengan berteriak memanggil dokter persetan berisik dia tidak peduli sekitar.

"DOKTER!!!"Teriak Piana.

Piana langsung dia bawa ke UGD dengan Nayla yg sudah duduk di lantai dengan keadaan dan pikiran campur aduk tolong sekali ini jangan kehilangan lagi.

"Tuhan gw mohon jangan ambil Piana gw blm nolong dia seperti dia dulu selalu nolong gw tuhan"ucap Nayla menangis air matanya suda tidak bisa tertahan lagi baru sehari mereka bertemu lagi apa harus seperti ini.

Pikiran dia sudah hancur Nayla tidak tau harus berbuat apa.

30 menit kemudian dokter keluar dengan muka yg tidak bisa di jelaskan Nayla dengan penuh takut dan penasaran langsung bertanya.

"Ada apa dengan sahabat saya dok?kenapa dia seperti itu?"tanya ucap nayla bertubi tubi.

"Huh... Kami sebagai dokter sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi teman mu sepertinya sudah sangat lemah kanker sudah menyebar ke seluruh tubuh maafkan saya sudah berusaha semaksimal mungkin "ucap dokter yg membuat nayla lemah hancur semua perasaan bercampur.

"Gk gk bohongkan dok haha teman saya bakal selalu berjuang tolonglah bantu teman saya dok tolong hiks"air matanya sudah tidak terbendung lagi dia tidak tau harus berbuat apa lagi.

Dia tidak bisa jika seperti ini ya dia harus memberi tahu keluarga Piana walaupun harus melanggar janji tapi ini demi kebaikan Lo Piana.

Tidak dia tidak boleh hanya dengan menelpon akan sulit menjelaskan ya dia harus langsung ke rumah Piana.

Nayla langsung berlari keluar dan memasuki mobilnya dengan menyetir mengebut persetan dengan lalu lintas.

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

"ADRIAN!!!"teriak Piana menggedor gerbang dengan sambil menangis sepanjang jalan dia tidak bisa berhenti menangis.

"Ada apa non? apakah sudah ada janji"tanya satpam.

"Tolonglah pa Adrian saya ada perlu dengan Adrian tolong pak"jawab Piana dengan masih sambil menangis.

"Maaf non harus ada janji"ucap satpam.

"Tolonglah pa panggil aja Adrian"ucap Nayla masih memohon.

"Ada apa sih pak ribut ribut"ucap Albert tiba tiba keluar.

"Ini tuan ini ada yg mencari tuan Adrian"ucap satpam.

"Lah Lo Nayla kenapa nyari bang Adrian?trs kenapa Lo nangis?"tanya Albert melihat Nayla.

"Biarin Nayla masuk pak"ucap Albert.

Satpam pun langsung membuka gerbang dan Nayla langsung berlari ke depan Albert dengan langsung memeluk Albert.

"Eh lo ni kenapa Nayla ada masalah"tanya Albert dengan Nayla yg masih memeluk Albert dengan sesenggukan.

"Hiks Albert tolong gw butuh bantuan kalian tolong"ucap Nayla.

"Iya Lo butuh bantuan apa"ucap Albert.

"Adrian mana gw butuh sama dia tentang Piana tolong"ucap Nayla yg membuat Albert terkejut Piana adiknya.

"Maksud Lo apa Piana ada apa kenapa dia Piana bukannya gk ada cepet ngomong sama gw Nayla!"ucap Albert dengan nada tingginya.

"Gw hiks"

"Ngomong yg bener Nayla!!"ucap Albert sambil mengguncangkan tubuh Nayla kesal dengan Nayla yg hanya menangis.

"Ada apa Nayla ngapain Lo kesini"ucap gavino melihat keributan di luar rumah.

"Bang Adrian blm pulang ada apa sih teriak Teriak mulu"ucap gavino.

"Ni si Nayla tau sesuatu tentang Piana"ucap Albert.

"Lo Nayla apa yg Lo tau?Lo ketemu sama piana dimana?"tanya gavino bertubi-tubi.

"Piana di rumah sakit hiks, tolong gw"ucap Nayla yg masih menangis.

"Bilang dari tadi anj"ucap gavino mengumpat.

Albert dan gavino pun tanpa babibu lagi langsung membawa mobil mereka tanpa me lihat lalu lintas di depan mereka persetan dengan itu.

Dengan Nayla mengikuti dari belakang ya tidak bisa dia tidak bisa terus menangis, menangis tidak akan menyelesaikan semuanya.

Sampai di rumah sakit dengan tidak sabaran gavino pun menarik Nayla untuk menunjukkan di mana ruangan Piana.

"Dek.... Ini abng"ucap gavino lirih.

"Dek...."lirih Albert bibirnya seakan kelu untuk berbicara.

"Telpon yg lain gav cepet"titah Albert.

"Iya bang"

"Hiks Piana lu mau ninggalin gw lagi pliss jangan"ucap Nayla lirih.

••••

"BAGAIMANA KEADAAN ADIK KU SIAL DOKTER DI SINI!"ucap Aksara.

"Tenang bang jangan emosi biar aku yg menjadi dokternya Piana sekarang"ucapan alvino.

"Dad, lebih baik kita tunggu sampai besok jika sampai besok Piana belum terbangun juga tidak ada cara lain kita akan memulai operasinya dan membawa Piana ke Singapore"ucap alvino pada David.

"Lakukan yg terbaik Vin dad percaya padamu"ucap David.

Sekarang seluruh abangnya termasuk David pun di ruangan Piana, piana juga sudah di Pindahkan ke ruangan VIP.

🍀🍀🍀🍀🍀🍀

Di sisi lain Nayla sekarang berada di jembatan untuk menenangkan dirinya dia sudah tidak tau lagi harus berbuat apa dia sudah lelah dia ingin pergi dia ingin ikut bersama Piana.

Keadaannya sudah acak acakan rambut dia sudah terurai tidak jelas dengan airmata yg terus mengalir.

"Piana gw capek ajak gw juga hiks"lirih Nayla.

"Lu mau ninggalin gw, lu keluarga gw satu satunya gw gk tau harus apa tanpa lu"ucap Nayla.

Nayla benar benar putus asa dia benar benar tidak tau harus berbuat apa lagi percuma baginya mendonorkan seluruh organ tubuhnya untuk Piana asal Piana bisa kembali hidup karena kemungkinan berhasil nya hanya 50%.

"PIANAAA!!!"teriak Nayla seperti orang kesetanan.

"Hiks gw sama siapa Piana pliss gw sendiri hiks"ucap Nayla.

Susah lelah Nayla pun memilih untuk kembali ke secret house mungkin besok kembali dia akan mengunjungi Piana.

Sampai di secret house hanya Nayla hanya diam seribu bahasa tidak tau bibir seakan bisu semuanya Nayla sudah lelah.

Helo heloo geyss author yg baik hati dan tidak sombong ini back awokawok maapinn geyss sudah menggantung kalian maap yg besar dah, soalnya author ini baru di tinggalkan oleh ibu negara ke langit jadi ya begitulah Hiatus bentar agak lama sih but sekarang balik lagi kok awokawok pembaca setia makasi loh dah mo baca awokawok sekali lagi terimakasih dan maapken.🌚

Transmigrasi BestieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang