Siapa dia?
Seseorang datang dan menaburi sesuatu ke wajah Isdor. Di lihat dari tubuhnya, kemungkinan dia seorang laki-laki. Tapi kenapa tidak ada seorangpun yang sadar jika dia memberikan sesuatu pada Isdor? Tempat itu penuh orang! Hey! Lihat, dia bukan aku! Tubuhku tidak setinggi itu!
"Lihat! Apa ini? Jelas-jelas bukan aku!" Aku menatap Isdor sengit.
"Siapa dia? Wajahku sangat gatal!" Teriak Isdor menggaruk wajahnya.
"Coba lihat?" Aku menarik dagu Isdor dan melihatnya lebih dekat.
Bukankah ini semacam alergi? Seorang anak kecil di distrik tujuh juga pernah mengalaminya. Dia terus menggaruk tubuhnya setelah memakan buah pembuat tubuh gatal-gatal. Mirip seperti ini! Atau bubuk yang ditaburkan orang itu adalah sesuatu yang tidak bisa berada di tubuh Isdor.
"Kau memiliki alergi?" Tanyaku masih memegangi dagunya.
"Hmmm... Tidak, kurasa!"
"Hah, kau pasti alergi sesuatu! Minta obat alergi pada anggotamu. Apakah kau pernah memakan makanan laut?" Tanyaku ingin tahu.
"Makanan laut? Tidak! Aku tidak suka!"
"Mungkin itu semacam bubuk ikan atau udang! Aku juga tidak tahu. Tapi mungkin saja kau alergi makanan laut. Jika iya, kau harus menghindarinya! Nyawamu dalam bahaya nanti! Beberapa orang tidak bisa memakan makanan laut karena tubuh mereka akan mengalami hal sepertimu atau lebih parah lagi. Mungkin kejang atau sesak napas. Mungkin seseorang tahu hal itu dan membuatmu seperti ini. Yang jelas itu bukan aku! Aku tidak memiliki cukup uang untuk membelinya! Hah, sudah kau temukan saja dia! Kau kan kaya dan banyak sponsor!" Aku melepaskan dagu Isdor.
Alerginya sangat parah!
Aku harus mencuci tanganku sebersih mungkin karena memeganginya! Ih, menjijikan!
"Sampai jumpa besok! Jangan lupa minum obatmu, karena aku ingin memukulmu besok!"
Siapa yang melakukannya?
Jika aku kenal dia maka aku harus menjalin hubungan baik dengannya, bahkan dia tahu sesuatu saat dimana orang yang bersangkutan tidak tahu akan hal itu. Siapa dia?
🔫🔫🔫
Mantap!!!
Aku bisa berada di level delapan!
Semalam aku bergadang hanya untuk ini! Astaga, aku benar-benar bisa mengalahkan Raon!
Suara-suara begitu keras terdengar ditelingaku, pertandingan ini akan segera di mulai tapi kenapa aku belum melihat Minho datang? Aku sudah siap untuk melawannya! Pertandingan kami berada di waktu awal, semacam pertandingan pembuka yang akan menghebohkan banyak orang. Karena ini pertama kalinya aku bergabung di acara membosankan ini!
Sialan, sapiku kelaparan! Aku harus memberinya banyak rumput!
"Kapten bisakah kau fokus?" Tanya Jisoo membuat rambutku bergelombang.
"Aku fokus untuk ini! Isaac, kenapa Minho sangat lama? Aku sudah siap! Dimana orang-orang di distrik tiga?"
"Mungkin saja mereka terlambat!" Jawab Isaac melihat kesana-kemari.
Waktunya sudah sangat terlambat untuk memulai pertandingan!
"Pertandingan pertama antar Clovis akan dilakukan dari distrik enam dengan distrik empat!"
Distrik enam dan empat?
Bukankah itu Hwan dan Isdor?
Bukankah aku yang pertama dengan Minho? Kenapa berubah? Tidak usah dipedulikan, kau ingin bermain saja! Lihat, sapiku siap untuk dijual!
"Hey! Kenapa justru mereka? Kapan kami akan bertarung?" Teriak Isdor kepada seorang pria dari pihak distrik pusat.
"Pertandingan dari distrik tujuh akan berada di waktu akhir!"
"Kenapa? Dimana Kapten Minho? Apakah dia takut sampai datang terlambat! Harusnya dia didiskualifikasi!" Teriak Isaac tidak terima.
"Distrik tiga baru saja mengalami diare masal! Kami harus menyelidiki kejadian itu! Jadi, diamlah sebelum aku membungkam mulutmu dengan senjata ini!"
Apa yang dia katakan barusan? Diare masal? Semua anggota? Kenapa hal ini terjadi? Sangat aneh! Aku melihat Hwan dan Isdor sudah berada di tempat pertandingan. Wajah Isdor terlihat baik-baik saja saat ini, dia memiliki banyak uang membeli obat dengan tingkat keberhasilan tinggi. Aku masih merasa aneh, Isdor yang tiba-tiba mengalami alergi dan distrik tiga yang mengalami diare masal. Mereka berdua adalah orang-orang yang kuat. Sepertinya Hwan dan aku tidak memiliki banyak masalah, karena kami dianggap lemah! Entahlah aku bersyukur atau tidak. Bisa-bisanya orang itu menganggapku lemah. Tapi siapa dia?
Siapa yang berani melakukan hal ini? Apakah dari distrik lain? Aku paham tingkat keinginan untuk menang dari pertandingan ini sangat tinggi. Hadiah dihasilkan tidak main-main, mereka juga akan mengabulkan permintaan kami. Jadi kecurangan seperti ini akan terjadi. Dia benar-benar bermain bersih sampai tidak ada yang tahu perbuatannya.
"Aku merasa buruk! Kapten, lebih baik kita pulang saja!" Jisoo menyelesaikan acaranya untuk mengubah rambut lurusku menjadi bergelombang.
"Kenapa? Kau merasa pertandingan ini tidak akan baik untuk kita?" Tanyaku.
"Iya! Lihat banyak hal yang terjadi. Mungkin saja semua orang akan beranggapan bahwa kita pelakunya seperti Kapten Isdor! Pasti seseorang merencanakan hal buruk ini untuk kita!" Jisoo memainkan tangannya.
"Oh, aku juga berpikir seperti itu! Kapten, kita pulang saja!" Ajak Isaac.
"Diam mulut kalian! Sampai akhir aku akan mengikuti pertandingan ini, bukan untuk anak-anak lagi. Orang itu, aku ingin tahu siapa dia!"
Beraninya dia mengganggu kesenanganku memukuli banyak orang!
🔫🔫🔫
Pertandingan Isdor dan Hwan berlangsung singkat, Isdor menang walau tubuhnya penuh luka dari Hwan. Tidak kusangka Hwan sekuat itu! Dia bisa melukai Isdor dengan sangat hebat walau dia tiba-tiba saja tumbang di tengah pertarungan. Aku curiga dia memilih untuk kalah sejak awal. Laki-laki itu aku tahu sifatnya!
Pertandingan kedua adalah Franco dan Taylor, Franco memenangkannya dengan Taylor yang jatuh pingsan. Pertandingan mereka sangat memakan banyak waktu dan tenaga. Juga brutal. Aku tidak tahu jika Franco tidak akan segan-segan memukul lawannya.
Sekarang giliranku dan Minho yang baru saja datang dengan wajah merahnya. Sepertinya dia juga mengira aku adalah pelakunya? Bagus sekali! Aku akan membuat orang itu mencium kaki semua orang!
"Apakah kau pelakunya?" Tanya Minho dengan wajah merah dan urat leher terlihat jelas.
Dia sangat amat marah!
"Bukan! Aku hanya main game sejak semalam. Memangnya untuk apa aku ingin membuat kalian diare? Aku tidak memiliki uang membeli obat semacam itu, daripada untuk membeli obat tidak berguna, aku lebih suka membeli makanan yang jelas-jelas membuatku kenyang!"
"Bohong! Kau pasti yang memberi kami makanan manis itu! Kenapa? Kau ingin menang dan mendapatkan hadiahnya tanpa bertarung? Anak cacat sepertimu pasti tidak bisa bertarung dengan cara adil! Tangan robotmu itu hanya pajangan tidak berguna!"
Bajingan!
"Benar! Karena tangan ini tidak bisa membunuhmu! Tapi aku masih memiliki tangan kanan! Lihat! Ini masih bagus? Tapi bagaimana bisa kau memakan sesuatu yang mencurigakan seperti itu? Apakah kalian tidak memiliki otak untuk berpikir? Jika aku jadi kalian, aku akan membuangnya ke tempat sampah. Heh... Bodoh!"
Mungkin manusia zaman ini tidak mengenal namanya otak!
🔫🔫🔫
Salam ThunderCalp!🤗
Jangan lupa like, komen, dan share!
See you...
KAMU SEDANG MEMBACA
Clovis ( END )
خيال علميMasa depan yang begitu menyeramkan untuk seluruh umat manusia, kawanan Amo datang dan membuat banyak manusia menjadi kehilangan kesadaran atas dirinya. Setiap distrik akan mengirimkan perwakilan mereka yang telah terlatih untuk menghabisi para Amo...
