"Kapten, apakah kau merasa sakit kepala lagi?" Tanya Raon khawatir dengan wajah datarnya.
Siapa yang bersamaku? Kenapa dia akan memberitahu Profesor Donovan? Aku mengambil rokok dan korek. Aku akan lebih baik saat merokok, setiap kepalaku sakit ini adalah obat mujarab untukku bertahan hidup. Tempat ini sungguh sangatlah mirip! Benar-benar mirip! Aku melirik keluar jendela dan membukanya agar asap rokok keluar dari dalam mobil.
"Wuhhhh... Ini aneh! Saat aku melihat tempat ini perasaanku sangat aneh!" Bahkan aku ingat bagaimana kami menembaki Amo dan mengenai beberapa kaca. Disana dan disana!
Kenapa begitu sama dengan kota berpuluh-puluh tahun yang lalu? Bukankah tempat ini dibuka 20 tahun yang lalu? Baru 10 tahun, mereka diserang oleh para Amo. Aku tidak mengerti sama sekali tentang bagaimana bisa ini terjadi? Aku memijat kepalaku yang berdenyut lagi. Ini bukan ketidaksengajaan yang terjadi. Tidak mungkin tempat ini akan sama dengan kota itu!
Aku menyentuh kepalaku dan memijatnya berulang kali.
"Kondisimu tidak bagus sepertinya Winter! Mungkin sebaiknya kau beristirahat saja di dalam mobil dan kami akan memeriksa yayasan itu!" Ucap Caleb di depan.
"Iya, wajahmu juga pucat!" Tunjuk Isdor pada wajahku.
"Aku baik-baik saja! Aku harus pergi ke yayasan itu dan memastikan sesuatu! Berhenti! Cepat berhenti!" Teriakku pada Caleb.
Itu, itu kan.
Aku keluar dari mobil dan berlari secepat kilat menuju tempat yang biasa aku dan teman-temanku gunakan untuk makan siang bersama. Mencuri beberapa makanan dan memakannya disana. Mataku melihat meja yang masih sama, makanan yang tersisa dengan jamur-jamur yang telah menggerogoti, kursi yang patah olehku dulu, dan goresan di meja.
'Winter yang terbaik!'
Ada apa dengan semua ini? Aku yang menulis goresan ini. Aku yang melakukannya untuk memberitahu kepada teman-temanku bahwa aku adalah yang terbaik diantara para Clovis.
"Bagaimana bisa?"
Napasku memburu dan beralih ke mobil lagi. Yayasan itu, aku harus sampai ke yayasan itu!
"Ayo, pergi! Cerah pergi ke yayasan!" Pintaku terburu-buru.
"Apa yang terjadi? Kenapa aku turun?" Tanya Isdor.
"Cepat pergi! Cepat pergi ke tempat itu! Sekarang juga! Sekarang juga!" Aku memegangi kepalaku.
"Aku akan cepat pergi!" Caleb menancap gas dan pergi dengan cepat.
Aku menggigit bibirku saat mengingat kembali bagaimana hidup hanya untuk membunuh Amo. Kami semua di yayasan terus membunuh dan membunuh, bahkan kami selalu mendapatkan banyak hasil dari membunuh Amo tapi Amo seakan tidak ada habisnya di masa lalu. Selama 10 tahun kami seperti orang gila membunuh Amo tapi apa ini? Kenapa kota ini? Kenapa denganku ini?
Harusnya tidak seperti ini!
"Apa yang kau lihat di bangunan itu?" Tanya Isdor.
"Masa laluku!"
"Masa lalumu?"
"Mungkin disini hanya kau yang tidak tahu tentangku Isdor, aku bukan berasal dari distrik manapun! Aku juga bukan berasal dari tempat manapun disini. Aku terlahir di sebuah kota kecil di Inggris. Tempatnya berada di benua Eropa. Aku dijual keluargaku kepada yayasan yang akan kita datangi. Tempat itu aku dan beberapa anak lainnya dijadikan sebagai Clovis untuk membunuh Amo. Kami hidup hanya untuk memburu Amo dan kota inilah yang pertama kalinya Amo muncul. Kami membunuh mereka di tempat ini selama 10 tahun! Selama itu aku telah membunuh banyak orang dan tangan ini. Tangan kiriku ini adalah tangan pembunuh temanku. Aku memotongnya dan tubuhku dimatikan untuk beberapa tahun. Sayangnya waktu yang ditentukan terlewat jauh sampai ke waktu lima tahun yang lalu. Aku terbangun dan menemukan distrik tujuh. Harusnya tempat ini bukan seperti ini. Harusnya tempat ini bukan seperti kotaku dulu! Harusnya tidak ada jejak ku dan teman-temanku! Tapi, tapi kota ini memiliki banyak jejakku. Tulisanku, tembakkanku, dan semuanya. Ini tidak masuk akal!" Aku menjambak rambutku.
"Tunggu apa yang kau katakan? Kau darimana Inggris?" Tanya Isdor.
"Dia terlahir di masa lalu, tubuh Winter dihibernasikan oleh seseorang bernama Donovan." Jelas Caleb.
"Apa? Apa? Ini tidak masuk akal sama sekali! Jika kota ini adalah kotamu dulu yang kau jadikan tempat untuk membunuh Amo. Lalu kenapa ada jejak peninggalanmu? Harusnya tidak ada kecuali, kau memang membunuh mereka di tempat ini! Waktunya sangat sama. Wilayah timur di serang 10 tahun yang lalu dan kau membunuh Amo selama 10 tahun? Hey, bagaimana bisa!? Lalu bagaimana bisa kau berhibernasi di distrik tujuh? Kepalaku menjadi sakit sekarang!" Isdor memegangi belakang kepalanya.
"Bukankah ini seperti apa yang dilakukan Doraemon?" Tanya Raon dengan wajah polosnya.
Doraemon?
"Mesin waktu! Jika itu mesin waktu, semuanya terjawab! Kau tiba di waktu ini bersama teman-temanmu dengan mesin waktu dan kalian kembali lagi ke masa lalu. Kau tertidur dan terbangun ke masa ini! Bukankah itu masuk akal?" Raon menatapku.
"Mesin waktu? Hah, tidak mungkin! Siapa yang membuat hal gila itu? Manusia tidak memiliki sejarah membuat mesin waktu! Bahkan dari zaman dulu saja tidak ada hal-hal mengerikan itu!" Isdor menggeleng cepat.
"Itu mungkin saja, bagaimana kalian bisa menjelaskan datangnya Amo? Apakah ada penjelasannya? Amo tiba-tiba datang dan membunuh manusia. Jadi, pasti ini akan berkaitan dengan mesin waktu. Jadi siapa yang membuatnya? Menurutku mungkin saja dia yang telah membuat Amo berdatangan!" Mungkin saja mesin waktu itu benar adanya.
Aku menutup mulutku dan mencoba mengingat-ingat lagi tapi tidak ada. Tidak ada yang kuingat selain sebuah inti Amo. Sebuah bola hijau besar dengan alat-alat aneh. Aku hanya tahu itu saja. Kemungkinan besar itulah asal muasal Amo! Aku hanya ingat untuk membunuhnya saat terbangun dari hibernasi. Tapi aku tidak tahu dimana tempatnya dan letaknya.
Dimana? Dimana bola besar hijau itu?
🔫🔫🔫
Salam ThunderCalp!🤗
Jangan lupa like, komen, dan share!
See you...
KAMU SEDANG MEMBACA
Clovis ( END )
Fiksi IlmiahMasa depan yang begitu menyeramkan untuk seluruh umat manusia, kawanan Amo datang dan membuat banyak manusia menjadi kehilangan kesadaran atas dirinya. Setiap distrik akan mengirimkan perwakilan mereka yang telah terlatih untuk menghabisi para Amo...
