🏅 Bittersweet of Marriage July 2023
(FOLLOW DULU SEBELUM BACA YA! Harap tinggalkan jejak untuk menghargai penulis)
Genre: Spiritual, Romance.
**✿❀Description❀✿**
Ini kisah insan yang menjaga. Menjaga cinta, menjaga persahabatan, juga menjaga kesuc...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Setia itu, butuh pengorbanan. Contohnya hati yang terpaksa menerima kenyataan, namun memilih setia dalam pengharapan." —Fauzan Al Baihaqi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sudah tinggal sehari lagi lebaran tiba. Esok hari, Fauzan akan menyaksikan wanita yang dicintainya diikat dengan janji suci oleh sahabatnya. Ia terbaring lemah di ranjang, bersama dengan kenyataan yang pilu. Baju yang ia pakai kusut, rambut yang berantakan, dan dirinya memandang langit rumah sendu.
Ia tatap ponsel yang berdering di atas nakas, kemudian ia mengambilnya dengan lemah. Ia pandang nama kontak yang tertera kemudian menjatuhkan ponselnya ke dada dari genggamannya. Ia depresi.
Fadil kesal. Mengapa Fauzan tidak membalas pesan dan mengangkat teleponnya selama tiga hari lebih. Hasan dan Fadil sempat menghampiri kosan Fauzan namun hasilnya nihil, tak ada yang membukakan pintu.
Fadil yang mondar-mandir kebingungan dan sesekali berdecak terlihat oleh Hisyam. Seketika Hisyam menegurnya.
"Dil, kenapa frustasi gitu? Ada masalah?" tanya Hisyam dari pintu kamarnya.
Fadil membalikkan tubuhnya berhadapan dengan Hisyam. "Iya, Bang. Teman Fadil sudah tiga hari gak ada kabar. Fadil berulang kali telepon cuma didiemin aja. Fadil sama temen Fadil yang satu khawatir, Bang." Fadil kembali fokus memperhatikan layar ponselnya.
Hisyam menggeleng pelan. "Gimana kalau besok kita sekalian ke rumah temanmu, Dil?"
Fadil menghembuskan nafas kasar. "Besok temen Fadil ada yang nikahan, Bang. Mempelai wanitanya itu orang yang dicintai temen Fadil yang Fadil berusaha telepon tadi."
"Ooalah! Jadi itu penyebabnya," Hisyam ber-oh ria. "Ya sudah, besok kita temui dia. Kira-kira dia datang ke acara nikahan sahabatmu, Dil?"
Fadil mengangguk menatap serius Hisyam. "In syaa Allah, dia bilang akan datang, Bang. Tapi mari kita lihat."
⋇⋆✦⋆⋇
Hisyam dan Fadil menatap fokus jalanan di depan menuju pernikahan Hasan.