ARAKHA_14. Main ke rumah Rakha.

648 24 2
                                        

Malam yang indah, malam ini Rakha sedang berada di kamar nya sendari

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Malam yang indah, malam ini Rakha sedang berada di kamar nya sendari. Lelaki itu terus saja memandangi ponsel nya, pandangan nya tak luput dari benda pipih tersebut.

Sendari tadi lelaki itu terus saja tersenyum ke arah ponsel, menggeser geser benda pipih tersebut yang menampilkan foto, vidio yang bersama dengan Ayyara, "Aya tetap tersenyum ya, jadilah Aya yang Akha kenal."

Rakha memilih untuk mematikan ponsel nya, dan menaruh di atas nakas. Sesekali ia memijat mijat pelipis nya, walaupun tak terasa pusing. Memilih untuk tidur itu solusi yang terbaik untuk menghilang kan stress.

დ .•*””*• 𝐴𝑅𝐴𝐾𝐻𝐴 •*””*•.დ

Pagi ini seperti biasa, Rakha mengawali hari nya dengan bangun pagi, mandi, sholat, sarapan, da  berangkat sekolah.

Saat ini, Rakha sudah berada di ruang makan bersama mamah dan papah nya. Sama seperti biasa, di meja hanya ada suara dantuman sendok dan garpu yang saling sahut menyaut.

Tidak membutuhkan waktu lama, akhir nya mereka selesai dengan ritual sarapan nya, diakhiri dengan meminum air putih .

"Rakha," pangil Raisa kepada sang putra yang sedang minum, "kenapa ma?" Tanya Rakha menatap wajah sang mama.

"Ajak dia kesini lagi,"

"Nanti Rakha tanya dulu,"

Setiawan yang tidak tau apa-apa memilih diam mendengarkan sang istri dan sang anak tunggal nya mengobrol, entah tentang apa.

Merasa penasaran, akhir nya Setiawan membuka suara, "siapa sih mah yang suruh ke sini, emang kemaren ada tamu?"

"Papah kepo," bukan Raisa yang menjawab, melainkan Rakha. Setelah berucap seperti itu, Rakha mengambil tas dan sedikit mengisyaratkan kepada sang mamah untuk tidak memberi tahu kepada Aetiawan.

"Rakha berangkat dulu, assalamu'alaikum."

"Wa'alaikumussalam," kali ini yang menjawab salam hanya Raisa. karena Setiawan merasa bete dengan sang anak, tunggal nya itu.

"Jawab salam dapet pahala loh........." ucap Rakha terkekeh pelan.

"Waalaikumsalam."

Setelah melihat punggung Rakha yang semakin mengecil karena di makan oleh jarak, Setiawan menghampiri sang istri yang sedang mencuci piring.

"Mah, siapa sih. Voba bagi tau aku," tanya Setiawan kepo bin penasaran, "kepo." Jawab singkat Raisa, setelah itu wanita yang terlihat masih muda, langsung meningalkan dapur. Karena tugas mencuci piring, sudah selesai.

"Ngga anak, ngga istri. Sama aja," kesal Setiawan dengan wajah khas orang kesal.

დ .•*””*• 𝐴𝑅𝐴𝐾𝐻𝐴 •*””*•.დ

ARAKHATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang