ARAKHA_32. Hari pertama ke kampus.

386 17 0
                                        

Pagi ini adalah pagi yang sangat spesial bagi lima sekawan, dimana mereka masuk ke universitas impian mereka, universitas yang terkenal sangat elit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Pagi ini adalah pagi yang sangat spesial bagi lima sekawan, dimana mereka masuk ke universitas impian mereka, universitas yang terkenal sangat elit. Kali ini Rakha, Akbar, Reza, Reyhan dan Pangeran. Sudah sampai di universitas yang mereka pilih saat masih duduk di bangku SMA, mereka semua mengambil jurusan yang berbeda beda, hanya Rakha dan Reza saja yang mengambil jurusan yang sama, yaitu bisnis.

"Sumpah, ngga nyaka ya. Kita bisa kuliah di sini." Ucap Pangeran tak menyangka, ia bisa di trima di universitas yang terkenal dengan para mahasiswanya yang sangat pintar.

"Iya, ngga nyaka banget lo bisa di terima di sini." Ucap Akbar, melihat sekeliling kampus yang banyak sekali mahasiswa baru yang masih berkeliaran, menunggu mereka semua untuk di pangil ke aula.

"Dih." Sinis Pangeran kepada Akbar, mereka semua masih berbincang-bincang, menunggu pengumuman untuk segera ke aula. Banyak sekali mahasiswa baru yang masih berada di halaman kampus yang besar itu, banyak juga sepasang mata yang menatap ke arah Rakha dan juga sahabat sahabatnya.

Kali ini mereka berlima memakai baju couple yang mereka pesan dari jauh jauh hari, baju itu tertulis di bagian depan, lima sekawan. Namun tulisan itu cukup kecil, namun masih bisa terlihat. Warna baju sudah jelas, warna hitam. Baju berwarna hitam, di padukan dengan cenala bahan yang berwarna hitam, dan tak lupa jaket kulit cirihas mereka berlima. Rambut yang rapih, membuat mereka di tatap banyak para ciwi ciwi di kampus.

"𝐏𝐄𝐑𝐇𝐀𝐓𝐈𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀!! 𝐌𝐀𝐇𝐀𝐒𝐈𝐒𝐖𝐀 𝐁𝐀𝐑𝐔 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐁𝐄𝐑𝐀𝐃𝐀 𝐃𝐈 𝐇𝐀𝐋𝐀𝐌𝐀𝐍 𝐊𝐀𝐌𝐏𝐔𝐒! 𝐃𝐈𝐇𝐀𝐑𝐀𝐏𝐊𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐆𝐄𝐑𝐀 𝐃𝐀𝐓𝐀𝐍𝐆 𝐊𝐄 𝐀𝐔𝐋𝐀!, 𝐊𝐀𝐑𝐍𝐀 𝐀𝐂𝐀𝐑𝐀 𝐀𝐊𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐆𝐄𝐑𝐀 𝐃𝐈 𝐌𝐔𝐋𝐀𝐈!!" Suara pengumuman sudah terdegar di penjuru kampus.

Semua mahasiswa dan mahasiswi baru berhamburan menuju ke aula, yang dimana acara pembukaan/pengesahan akan di adaka. Rakha dan keempat sahabatnya berjalan menuju aula yang tak jauh dari sana, sesampainya di aula. Rakha dan keempat sahabatnya, duduk di bangku yang masih kosong.

Mereka duduk berdampingan, acara akan segera di mulai, dan aula semakin penuh karena banyaknya mahasiswa dan mahasiswi baru yang mulai duduk di bangku pilihan mereka masing-masing. "Deg, deg an. Gue." Ucap Pangeran, memenganggi dadanya. Memang benar, detak jantung Pangeran lebih cepat dari biasanya.

"Dih, lu ngga bakal di bunuh! Jadi ngga usah deg deg an kaya gitu, norak!" Balas Reyhan. Acara yang di tunggu tunggu akhirnya di mulai, dengan pembukaan yang sangat meriah, mulai dari nyayi, menari, dance dan lain lain, membuat mereka yang menunggu acara resmi tidak terlalu bosan.

setelah pembukaan selesai, lelaki yang berbadan besar nan  naik ke atas panggung dan menyambar mic, suara yang tadinya ricuh sekarang menjadi senyap. "ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH!" Salam pria itu, mungkin pria itu salah satu dosen, atau pengurus kampus.

ARAKHATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang