Keesokan harinya aku membawa cahaya pulang, Alhamdulillah ia sudah diperbolehkan pulang ke rumah,aku senang ia sudah berangsur membaik
"Ibu,ayah kemana sih kenapa tidak jenguk cahaya.?" Ucapnya
"Ayah sibuk bekerja, bekerja untuk kita ,jadi cahaya jangan rewel, jangan terus menanyakan ayah ."
Bocah bermata sipit itu mengangguk
Ah iya harusnya hari ini aku mulai bekerja di perusahaan milik Aryan ,tapi karena cahaya baru pulang dari RS ,besok saja lah kerjanya
___ ____ ___
Anakku cahaya akan berulang tahun,aku sudah mempersiapkan segalanya,aku akan mengadakan syukuran yang bertepatan dengan hari ulang tahun anakku, sekaligus acara ulang tahun pesta kecil-kecilan
"Ibu, cahaya akan berulang tahun ya.?" Ucapnya gembira padahal baru sembuh tapi anakku ini sudah semangat kembali
"Iya sayang,kamu akan berulang tahun,ibu akan mengadakan pesta kecil-kecilan di hari ulang tahunmu,nanti cahaya pakai baju dress ulang tahun ya, cahaya akan terlihat cantik nanti ibu dandanin."
"Asikk ulang tahun,tapi ayah harus hadir ya .?!"
Aku menggeleng." Entah ayah bisa hadir atau tidak karena ayah sibuk bekerja." Ucapku berbohong,maaf karena aku berbohong kepada anakku, karena suamiku Arya tak mungkin Sudi hadir di acara ulang tahun anakku, seperti tahun sebelumnya aku mengundangnya untuk hadir ke acara ulang tahun anakku tapi Arya sama sekali tak menampakkan dirinya , padahal cahaya selalu menantikan kehadiran ayahnya
"Ibu, kenapa ayah tidak pernah hadir di acara ulang tahun cahaya,apa ayahku bukan ayah ?, Lalu siapa ayahku sebenarnya.?"
Aku tertegun mendengar ucapannya,anak ini memang pintar dan sudah mulai mengerti dengan masalah yang terjadi,kadang aku bingung harus menjelaskan apa pada anakku ini
"Ibu akan mengundang ayah di acara ulang tahun cahaya, Cahaya tenang saja." Ucapku sambil merangkulnya
Tapi tak mungkin Arya hadir di acara ulang cahaya,itu tak mungkin
"Janji ibu .?" Ucapnya sambil mengacungkan jari kelingkingnya
Aku tidak mau berjanji, karena belum tentu Arya mau menghadiri acara ulang tahun cahaya
"Cahaya sini sayang rambutnya ibu kepang dua ya." Ucapku mengalihkan pertanyaan bocah ini
"Iya deh , rambutnya acak-acakan nih,kepang dua ya Bu .?" Ucap anakku, rambutnya sudah panjang,tapi setiap aku berniat untuk memotong rambutnya ia selalu menolak
Aku pun menyisir rambutnya lalu mengepang rambutnya
\\\\
"Sayang , anaknya Adinda Kenapa bisa dirawat di RS.?" Ucap Aryan
"Kena demam berdarah,kasian banget wajahnya pucat pasi,kasian Adindanya,tapi Alhamdulillah udah bisa pulang ke rumah." Ucap Riani sambil menyisir rambutnya yang panjang tergerai
"Ouh syukurlah."
Aryan bernapas lega karena anaknya Adinda sudah berangsur membaik, bagaimanapun Adinda adalah sosok yang pernah singgah di hatinya, walaupun mereka belum sempat menjalin hubungan karena Adinda adalah istri Arya ,tapi sejujurnya hingga saat ini Aryan masih ada rasa pada Adinda,entah rasa apa yang ada dihatinya itu ,yang pasti Aryan tak bisa melihat Adinda menderita .
Andai ia belum menikah dengan Riani,ia akan menikahi Adinda,tapi ia sudah bahagia dengan Riani , jangan memikirkan wanita lain karena disampingnya sudah ada wanita yang sangat menyayanginya, mencintainya, setia padanya ...
"Sayang ,kita program hamil ya ? Aku pengen punya anak,kayak Adinda, kayaknya seru jadi seorang ibu ." Ucap Riani
Mereka sudah menikah selama lima tahun tapi hingga kini belum ada tanda-tanda kehamilan, awalnya mereka santai aja tanpa anak , tapi semakin kesini mereka pun kesepian tanpa anak ,dan semoga saja dengan hadirnya anak akan mengobati rasa kesepian itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Ternyata cinta
General Fictionsudah dua tahun menikah karena perjodohan,sang suami tidak serta mencintainya. Mereka menikah karena perjodohan sehingga suaminya tidak menganggapnya seperti kebanyakan suami pada istrinya. Adinda ,menikah karena perjodohan tapi hingga dua tahun pe...
