tebak-tebakan

392 9 2
                                        

"kapan kamu menikah bukankah ibu sudah bilang kamu untuk mencari calon istri." Perintah ibunya

"Nanti juga jodoh mah datang sendiri." Jawab Arif

"Datang sendiri? Kamu pikir tukang bakso datang sendiri,jodoh itu dicari bukan nunggu datang sendiri." Omel ibunya

Arif menghembuskan nafasnya perlahan,ia sudah bosan diperintah untuk mencari calon istri, ibunya sudah tidak muda lagi mungkin menginginkan dirinya untuk segera menikah ,namun apa daya,Arif bukan dukun yang bisa dengan mudah membuat Wanita klepek klepek padanya, apalagi Arif adalah seorang pria yang sering mabuk mabukan, apakah ada wanita yang mau dengannya?, paling ada hanya akan memeras uangnya saja ,jaman sekarang susah mencari wanita yang benar-benar tulus tanpa embel-embel harta

"Ibu akan menjodohkan kamu .!"

Arif melotot ." Aduhh Bu jangan dong,jaman sekarang udah gak zaman di jodohkan." Tolaknya

"Ibu kasih waktu satu Minggu untuk kamu mencari wanita yang cocok jadi calon istrimu,bawa wanita itu ke rumah,tapi dalam waktu satu Minggu belum kunjung menemukan wanita yang cocok ,maka ibu akan menjodohkan kamu dengan salah satu anak teman ibu ."

"Bu..."

                                .... 
Suasana hatinya sedang tidak baik saja,Arif pergi ke sebuah klub malam yang menawarkan berbagai macam minuman keras, beginilah gaya hidupnya,setiap suasana hatinya sedang tidak baik ia akan pergi tempat yang bisa membuatnya nyaman dan tenang, disinilah,
Ditempat inilah ia merasa tenang
Merasa semua beban hidupnya hilang
Kapan ia berhenti melakukan aktivitas ini, kapan ia tobat ? Kapan ia meninggalkan gaya hidupnya yang seperti ini,andai ada seseorang yang bisa merubah kebiasaannya

Arif menenggak satu botol minuman keras ,wanita cantik berlalu lalang ditempat seperti ini,ia tidak tertarik pada wanita yang berkeliaran itu, hatinya hanya untuk seorang wanita bernama Santika ,namun sayangnya kekasihnya itu mengkhianatinya
Wanita pujaannya pergi menikah dengan pria lain,ia dikhianati,ia ditinggal pergi, kepercayaannya dikhianati, dari sanalah ia seakan benci pada wanita ,ia hanya menjadikan wanita sebagai pemuas nafsunya , karena sakit hati di masa lalu, hingga ia membalaskan sakit hatinya kepada setiap perempuan,ia membenci perempuan, jangan salahkan dia , karena ia hanya membalaskan sakit hatinya

Kejadian saat kekasihnya mengkhianatinya masih teringat jelas di kepalanya

Flashback....

"Maaf Arif ,kita akhiri hubungan kita sampai disini karena... Karena aku akan menikah dengan ayah dari anak yang di dalam perutku." Ucap kekasihnya waktu itu

Arif seakan tak percaya dengan ucapan kekasihnya." Kamu bercanda kan .?" Ucapnya sambil terkekeh

Wanita itu menggelengkan kepalanya." Aku serius ,aku hamil , terpaksa aku harus menikah dengan ayah dari anakku."

Detik itu Arif merasa hidupnya seakan hancur ,ia membalaskan rasa sakit hatinya dengan pergi ke klub malam , hingga ia kecanduan minuman keras hingga saat ini

                           ****
"Saat masih ada adinda dan cahaya,aku merasa hidupku tidak berwarna,namun setelah mereka pergi aku merasa sedikit kehilangan, ahhhh bukan ,bukan kehilangan hanya sekedar rasa ahhhh sudahlah untuk apa aku mengingat mereka."

Arya pergi ke rumah yang biasanya ditempati oleh Adinda dan cahaya,namun rumah itu kini tidak ada yang menempati,kosong tanpa penghuni 

Arya beranjak ke kamar,kamar yang biasanya ditempati oleh Adinda
Ceklek
Pintu dibuka olehnya,rapih bersih,kamar itu masih tampak rapih dan bersih walaupun tidak ada penghuninya

Arya membuka pintu lemari pakaian,kosong , tidak ada satu helai pakaian pun yang tersisa,ada kotak ,ia membuka kotak itu mas kawin, ternyata isi kotak itu adalah mas kawin yang ia berikan kepada Adinda waktu mereka menikah , Adinda tidak membawa pergi mas kawin?,
Di dalam kotak itu juga terdapat sebuah surat , karena penasaran ia pun membaca surat itu

Ternyata cintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang