"Jika ibuk mau, harta kekayaan keluarga lebih banyak lagi, kita bisa menjalin kerja sama dengan seseorang. "
Aulia yang sedari tadi duduk , dengan tangan menghisap rokok, mengernyitkan dahinya, mendengar ucapan pengacara nya yang mengurus urusan perceraian nya dengan Bima.
"Seseorang? " tanya Mysha bingung.
Dia cukup tau, suaminya tak memiliki musuh, selain dirinya sekarang. Jadi, siapa seseorang yang dimaksud oleh pengacara nya ini?
"Iya, buk. Saya mendapatkan kabar dari rekan saya, bahwa klien beliau tengah mengurus surat perceraian atas nama Bima Wiratama Surya dan Sabrina Mysha. Awalnya say--"
"Siapa tadi? " potong Aulia cepat, mendengar ucapan pengacara nya itu.
"Bima Wiratama Surya dengan Sabrina Mysha, buk. Awalnya saya tidak percaya, mengingat nama nya sama mungkin berbeda orang. Tapi datanya sama dengan bapak Bima, buk. "
"Kamu seharusnya tidak bodoh kan, Bima Wiratama Surya hanya satu. Tidak mungkin ada yang lain. "
"Tapi wanita it--"
"Dia adalah wanita yang merusak hubungan pernikahan saya, menggoda suami saya, hingga di nikahi, mereka berselingkuh di belakang saya," ujar Aulia cepat.
"Kalau gitu, kenapa ibuk bertahan, dalam hubungan toxic ini? Seharusnya ibuk bersyukur pada Tuhan, karena sudah membebaskan ibuk dari laki-laki seperti itu. "
Aulia yang mendengar ucapan pengacara nya itu, tertawa pelan. "Menurut mu begitu, bukan nya rasa sakit juga harus di lawan dengan rasa sakit?
" Tidak buk, rasa sakit harus dibalas oleh rasa ikhlas. Tidak baik mendendam. "
Aulia kembali tertawa mendengar ucapan pengacara nya itu. "Oh, manusia kecintaan Tuhan sekali kamu. Tapi, saya bukan orang yang mudah memaafkan. " Dengan tegas Aulia mengatakan itu. "Rasa sakit harus dibalas sakit. Seorang penghianat tak pantas mendapatkan maaf. "
"Jadi, siapa yang menjadi pihak penggugat? Dan tergugat? " Aulia segera menanyakan itu, saat melihat pengacara nya ingin membuka suara lagi.
Aulia tak butuh patuah untuk di dengar sekarang. Sungguh.
"Penggugat Sabrina Mysha, buk, dengan tergugat Bima Wiratama. "
"Wah, jadi wanita itu sudah mendapatkan pria lain lagi untuk di porotkan kekayaannya? " ujar Aulia , terkekeh pelan. "Terus, suratnya sudah masuk? "
"Belum buk, karena pak Bima belum menandatangani nya. Apa perlu kita tahan untuk masuk ke persidangan buk? Firma kami seperti nya bisa melakukan," ujar sang pengacara kepada Aulia.
"Kenapa harus di tahan? "
"Saya takut nya, wanita itu benar-benar menghancurkan rumah tangga orang lain lagi, " ujar sang pengacara.
Aulia yang tersadar, ucapan nya mendapatkan pancingan nya. Tersenyum miring.
"Seharusnya, firma kamu lebih keras untuk membantu nya. Mana tahu setelah suami saya bercerai dengan wanita ular itu dia kembali dengan saya, " ujar Aulia, dengan mata yang menatap kuku-kukunya yang berwarna merah berani itu.
"Kamu harus tahu, saya masih menginginkan hubungan rumah tangga saya kembali baik. Bahagia sebelum wanita itu datang! Jadi, tolong kerjasamanya, bantu perceraian itu terjadi. "
Pengacara Aulia yang mendengar ucapan kliennya itu, menganggukkan kepala nya, mengerti. Setelah itu terjadi pembicaraan singkat, sebelum sang pengacara, pamit pulang kepada Aulia.
Setelah sang pengacara pergi, Aulia tak bisa untuk tidak menyembunyikan senyum miring nya.
"Cukup mengejutkan, tapi memuaskan, " ujar Aulia. "Jadi, sekarang kamu bukan hanya berada di posisi penggugat, tapi juga tergugat, Bima? " lanjut Aulia, dengan tangan yang terlipat di dada.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mysha(21+)
RomanceSemua orang tahu, seberapa tak suka nya Sabrina Mysha dengan dosennya yang bernama Bima Wiratama Surya. Karena pria itu selalu menatap tajam kearah nya ditengah jam perkuliahan berlangsung. Dan, karena satu kondisi, dia harus menjebak dosennya itu...
