Benar, apa yang di katakan Edwin, Aulia adalah anaknya yang paling rentan berbuat salah.
Kenapa? Jika Bima masih ada sang ibu untuk tempat berkeluh kesah, mencari nasehat dan pulang.
Begitu juga dengan Mysha, yang ada dirinya sang adik dan sekarang ayah kandung dari anak itu.
Berbeda sekali dengan Aulia, yang hanya ada dirinya sendiri, karena ibunya telah lama pergi, sedangkan Edwin sudah ia jauhi.
Dia sedang berusaha menyusun rencana untuk mencelakai Mysha beserta anaknya kandung itu.
Namun, semua rencana itu belum berjalan, saat dirinya sudah lebih dulu di tangkap oleh pria dengan pakaian hitam yang tak ia kenalin siapa orang nya.
Lalu, sekarang dia di seret paksa dalam sebuah gudang terbengkalai, yang sangat berbau. Itu yang Aulia rasakan, saat dia jatuh dari pingsan nya.
Ruang di sini begitu gelap, matanya tak bisa menangkap hal apa yang berada di sekeliling nya.
Namun, saat Aulia masih memindai ruangan ini, sebuah cahaya masuk, karena seseorang telah membuka pintu itu.
Ya, sial benar-benar sebuah gudang yang terbengkalai, saat cahaya mampu menyinari tempat itu.
Aulia pun, segera menolehkan kepala nya, mencari tahu, siapa yang telah membawa nya kesini.
"Siapa yang menyuruh kalian membawa saya kesini! " teriak Aulia, pada orang dengan pakaian hitam itu.
Namun, diantara semua nya, tak ada yang menjawab pertanyaan yang Aulia berikan, hal yang membuat Aulia geram bukan main.
"SIAPA!!! " teriak Aulia lebih keras lagi.
Tak peduli dengan dia yang sebelumnya kehausan, dan membutuhkan sebuah air untuk mengisi tenggorokan nya ini.
Namun, lagi-lagi, tak ada jawaban yang Aulia terima, semua masih menatap Aulia yang terikat di sebuah kursi kayu.
"SI--"
"Saya! Saya yang membawa kamu kesini! " potong suara, dengan nada tajamnya.
Aulia belum bisa melihat suara siapa itu, hingga orang berpakaian hitam itu, memberikan jalan, hingga seseorang dengan raut tegasnya berjalan kedepan, menatap Aulia dengan tajam. "Saya yang menyuruh orang-orang ini membawa kamu kesini. Jadi, tidak usah berteriak! " ujarnya dengan nada begitu tegas. "Kamu tahu, apa alasan saya menculik kamu? " Lanjutnya, melemparkan pertanyaan pada Aulia.
Tetapi, Aulia hanya diam, dia tidak tahu orang di depan nya ini siapa. Tapi, dia begitu familiar dengan wajah orang itu, mengingatkan dia pada seseorang. Tapi, dia melupakan siapa orang itu. Sungguh.
"Siapa anda?! Ha? Saya merasa tidak mempunyai masalah dengan anda! Kenapa anda malah menculik saya! Ha? " tanya Aulia dengan penuh emosi.
Ucapan Aulia itu, tentunya menimbulkan tawa pada pria itu. "Tidak mempunyai masalah? Tapi kamu, ingin mencelakai anak dan cucu saya. Are you crazy? "
"Anak dan cucu? Ha, anda membuat lelucon tuan? Bahkan saya tidak mengenal anak dan cucu yang anda maksud! "
"Sabrina Mysha! Itu adalah anak saya, yang ingin kamu celakakan! "
Aulia yang mendengar nama itu, mengernyitkan dahinya, tak suka. Laki, menyadari wajah pria ini, begitu mirip dengan Mysha, walaupun ada beberapa bagian tak sama.
"Anak menuduh saya, mencelakai anak anda. Di saat anak anda sudah menghancurkan rumah tangga saya? Menjadi duri dalam pernikahan orang lain?" tanya Aulia, dengan alis terangkat.
"Kamu, yang merusak hubungan pernikahan kamu sendiri , dengan menyerahkan suami mu pada anak saya! Kamu pikir, saya tidak tahu cerita sebenarnya, berhenti mengarang cerita, yang jauh dari kata fakta itu! "
KAMU SEDANG MEMBACA
Mysha(21+)
RomanceSemua orang tahu, seberapa tak suka nya Sabrina Mysha dengan dosennya yang bernama Bima Wiratama Surya. Karena pria itu selalu menatap tajam kearah nya ditengah jam perkuliahan berlangsung. Dan, karena satu kondisi, dia harus menjebak dosennya itu...
