26. PROPOSE

558 85 11
                                        

Senyum terbit di bibir Farel tatkala sosok Keira muncul dari balik pintu bersama dengan Lena yang dia genggam. Kedua wanita yang disayanginya itu berjalan melewati pintu dengan senyuman bahagia yang terus merekah dan mata yang saling menatap penuh sayang. Lalu di belakang mereka muncul kedua lelaki dengan ekspresi yang saling bertolak belakang, Lilo dengan wajah berseri karna turut bahagia, dan Kioki yang seratus persen bingung sekaligus kesal karna Lilo ada bersama Lena.

Arka dan Elvin yang saat ini sedang duduk di sofa juga sama bingungnya dengan Kioki ketika melihat Keira dan Lena memasuki rumah dengan begitu akrab, ditambah lagi dengan kemunculan Lilo yang entah dalam rangka apa tiba-tiba ada di sana.

Kebingungan mereka tak sampai di situ saja, karna Farel tiba-tiba berjalan mendekati Lena dan langsung memeluk gadis itu dengan hangat di depan Kioki. Farel memeluk Lena tepat di depan Kioki, dan itu adalah adegan paling dramatis yang pernah Arka dan Elvin saksikan seumur hidup. Kedua mata mereka bahkan melebar, begitu juga dengan mulut mereka.

"Aku kangen abang." Lena membalas pelukan Farel sambil membenamkan kepalanya di atas dada lelaki itu.

"Padahal kemarin lo baru ketemu gue."

Lena menggeleng. "Setelah sekian lama, aku baru kali ini menemukan abang."

"Maaf." Ujar Farel penuh penyesalan. "Karna selama ini gue nggak bersikap seperti seorang abang untuk lo."

Mendengar itu, Lena langsung melepaskan pelukan mereka. Lantas gadis itu menggelengkan kepalanya menyalahkan ucapan Farel.

Farel terkekeh melihat wajah polos Lena ketika dia menggeleng, kemudian tangannya bergerak mengacak rambut adiknya itu dengan gemas. "Lo tau kan, kalo gue sayang sama lo?"

"Tau kok. Aku juga."

"Start from now, you're not Chrisdy's anymore, you're completely mine."

Senyuman di bibir Lena kian melengkung. "I'm all yours from the beginning."

Semua orang bisa melihat betapa bahagianya Farel saat ini, mata lelaki itu bahkan sampai berkaca-berkaca. Sudah jelas, Farel sangat bahagia. "Good then." Dan detik selanjutnya dia kembali menarik Lena ke dalam pelukannya.

"Gue turut bahagia kalo gitu." Ujar Kioki yang sejak tadi hanya diam memperhatikan mereka dengan sesuatu yang membara di dalam dadanya. Lelaki itu tak mendengar apa yang Farel dan Lena bicarakan ketika mereka pertama kali berpelukan. Yang didengar oleh Kioki hanya percakapan mereka setelah lepas dari pelukan.

Lo tau kan, kalo gue sayang sama lo?

Tau kok. Aku juga.

I'm all yours from the beginning.

Dan kalimat-kalimat itu terus menggema di dalam kepalanya.

"Lo cemburu?" Tanya Lilo ketika dilihatnya raut wajah Kioki yang terlihat seperti dirinya ketika sedang cemburu.

Tapi Kioki menggelengkan kepalanya, lantas tersenyum. "Gue bahagia kalo Lena bahagia."

Lilo menganggukkan kepalanya mengerti. "Gue juga sering ngomong gitu kalo cemburu."

Kioki tak menghiraukan ucapan Lilo, lelaki itu langsung memutar badannya dan beranjak pergi keluar rumah.

Namun, ketika Lena memanggil namanya dengan lembut, Kioki langsung menghentikan langkahnya.

"Jangan pergi." Ujar Lena sambil menatapnya penuh harap. Melihat Lena seperti itu membuat hatinya terasa pilu. Gadis itu tadi memeluk lelaki lain sebanyak dua kali, tapi sekarang dia meminta Kioki untuk tetap tinggal setelah mematahkan hatinya. Begitu yang dipikirkan Kioki.

ALPHABET [TAHAP REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang