20. You Never Walk Alone

647 95 18
                                        

Jika ada yang bertanya tentang hari favorit Kioki, maka jawabannya adalah hari ini. Karna semuanya indah dimulai sejak dia membuka matanya di pagi hari, kemudian tertawa bersama dengan Lena di taman belakang, dan sekarang dia diperintahkan oleh Audio untuk pergi kencan dengan Lena--setidaknya begitu anggapan Kioki.

Sebenarnya Audio hanya menyuruh Kioki untuk mengantarkan Lena ke rumah Rona sekalian mencari makan karna Elvin pergi meninggalkan rumah sebelum sempat memasak. Dan kelihatannya kondisi Kioki sudah membaik, jadi tidak masalah. Lagi pula, dengan adanya Lena di dekat lelaki itu adalah penyebab penyembuhannya berjalan dengan cepat.

"Jadi, kita mau makan di mana?" Tanya Kioki sambil menarik kopor Lena. Saat ini mereka sedang berjalan beriringan menyusuri pedestrian untuk sampai ke Halte, meski belum pasti kemana tujuan mereka.

"Pengen ayam goreng."

"KFC? McD? A&W?"

"Umm," Lena berpikir sambil mengerucutkan bibirnya. "KFC?"

"Oke." Kioki mengangguk setuju, dan detik selanjutnya Lena langsung tersenyum senang, seperti anak kecil yang diberi permen. "Lo suka ayam?"

"Banget!"

"Lebih suka mana? Ayam atau gue?"

"Emang gue pernah bilang suka sama lo?" Lena langsung mendelik sambil berusaha menahan senyumnya.

Kioki mendengus. "Nggak ada ayam hari ini!"

"Oke." Lena masih menahan senyumnya sedangkan Kioki langsung melotot tak percaya. "Kita cari makan yang lain aja kalo gitu."

"Nggak perlu." Kioki berusaha setenang mungkin, meski sebenarnya dia jengkel dan cemburu sekali dengan si ayam. Namun, itu jelas konyol dan Kioki tahu itu. Lantas dia memasang muka masamnya. "Kita ke KFC aja, kan ayam kesukaan lo." Ucapnya dengan macho, yang sama sekali tidak sinkron dengan bibirnya yang mencebik.

"Tapi gue lebih suka seseorang dari pada ayam."

"Terserah. Kita tetap makan ay--hah?!" Langkah Kioki langsung terhenti. Tunggu, dia tidak salah dengar kan? Lena baru saja mengatakan Tapi gue lebih suka seseorang dari pada ayam. Gue lebih suka seseorang dari pada ayam. Gue lebih suka seseorang. Apa itu merupakan jawaban dari pertanyaan Kioki yang Lebih suka mana? Ayam atau gue? Kioki tak bisa berpikir jernih, namun jawaban yang Lena ucapkan tadi lebih terdengar seperti Tapi gue lebih suka Kioki dari pada ayam.

Lena tak bisa menahan senyumnya lagi, urat di bibirnya sukses tertarik sepenuhnya membentuk lengkungan bulan sabit yang manis. Lantas dia ikut berhenti dua langkah di depan Kioki dan membalikkan badannya.

"Ayo, mau makan apa?"

"Lena," Kioki menghela napas, berusaha mengatur detak jantungnya yang tiba-tiba menjadi lebih cepat dari biasanya. "Urusan gombal-menggombal itu tugas gue."

"Gue nggak gombal." Kekehan itu keluar dari mulut Lena dengan manis, amboy, jantung Kioki seperti dikontrol olehnya, detaknya semakin kencang.

"Terus tadi Tapi gue lebih suka seseorang dari pada ayam, maksudnya apa?"

"Ya-maksudnya, gue lebih suka seseorang dari pada ayam."

"Itu nggak ada bedanya, Lena."

"Kalo lo pintar, lo pasti ngerti maksud gue apa." Lena memberikan seulas senyum hangat sebelum akhirnya memutar badannya dan kembali melangkah.

"Maaf karna gue bodoh."

"Oke, dimaafkan!"

Kioki menghela napas jengah, namun tak pelak bibirnya tertarik membentuk sebuah senyuman lebar dan lelaki itu segera beranjak menyusul Lena.

ALPHABET [TAHAP REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang