43. Heart Stops

362 46 3
                                        

Ya, Elvin sudah tahu semuanya dari awal. Ingat hari bebas GENOCIDE karena konser mereka sukses? Ingat ketika Elvin harus melaksanakan perintah ayahnya di hari bebas? Ingat ketika Elvin bertemu dengan Rona di dalam bus? Lantas sebenarnya kemana tujuan Elvin saat itu? Apa yang sebenarnya terjadi setelah itu?

Dan, ingat ketika Chrisdy menjemput Lena dari tempat konser dan mengajaknya ke taman bermain padahal Lena bersikeras menolak karena dia takut dimarahi Zidan?

Alasan Lena takut Zidan memarahinya adalah karena laki-laki itu memerintahkannya untuk melakukan pertemuan dengan anak laki-laki dari rekan bisnisnya, GG Group. Alih-alih mengindahkan perintah Zidan saat itu, Lena justru pergi bersama Chrisdy.

Sedangkan di waktu yang sama, Elvin menghabiskan waktu bebasnya dengan menuruti semua perintah Ayahnya, seperti biasanya. Elvin pergi ke tempat yang sudah diatur ayahnya dengan menaiki bus dan secara tidak sengaja bertemu dengan Rona. Elvin sampai ke tempat pertemuan, menunggu kedatangan perempuan yang Ayahnya bilang adalah anak dari pemilik perusahaan Dimi Comp., menunggu sampai malam tapi tak kunjung bertemu karena perempuan itu tidak datang. Alhasil pertemuan atau kencan buta yang direncanakan Ayahnya gagal, Elvin menang dan Ayahnya kalah.

Tak sampai di situ saja. Sialnya, Elvin dibuat penasaran dengan sosok perempuan yang tidak hadir itu. Elvin penasaran karena biasanya tak ada yang pernah menolak untuk dijodohkan dengannya, tak ada yang pernah menolak untuk bertemu dengannya. Tapi gadis itu, bisa dikatakan, menolaknya. Menolak bahkan sebelum bertemu dengannya.

Elvin iseng mencaritahu siapa perempuan itu sebenarnya. Dia mengetik 'anak perempuan Dimi Comp.' di situs pencarian, tapi tidak ada satu fotopun yang tertera. Bahkan yang muncul justru berita tentang anak laki-laki Dimi Comp., Chrisdy Dimilo, lengkap dengan foto keluarga. Elvin membuka situs itu, dan hanya membaca bagian keluarga yang berada di akhir. Elvin memperhatikan foto keluarga yang tertera di sana, sepasang suami istri yang duduk di sofa dengan sepasang anaknya yang berdiri di belakang, mereka mengenakan pakaian putih dan tersenyum lebar menghadap kamera. Elvin memperhatikan satu per satu wajah mereka, terlebih wajah anak perempuan keluarga itu yang entah mengapa terlihat familiar di mata Elvin. Dia merasa pernah melihatnya di suatu tempat, tapi sialnya Elvin tak berhasil mengingat.

Hingga akhirnya Elvin membaca nama dari anggota keluarga itu yang tertera di bawah foto;
Zidan Dimilo (Ayah, CEO DIMI COMP.)
Liliana Dimilo (Ibu, Istri CEO)
Chrisdy Dimilo (Anak sulung, penerus DIMI COMP.)
Bethalena Dimilo (Anak bungsu)

Kepala Elvin tersentak. Ya, Bethalena! Elvin mengingat nama itu, perempuan yang dibicarakan Kioki setelah Fansign. Buru-buru Elvin kembali memperhatikan foto keluarga itu, memastikan bahwa Bethalena Dimilo yang ada di foto itu adalah Bethalena yang sempat ia temui di acara Fansign. Dan ternyata, memang benar. Perempuan itu adalah Bethalena yang Kioki sukai, sekaligus Bethalena anak bungsu Dimi Comp., Bethalena Dimilo.

Saat itu Elvin langsung menghela napas lega karena kencan buta mereka gagal. Karena kalau tidak, Elvin tak tahu harus mengatakan apa pada rekan satu Bandnya.

Tapi sialnya, kali ini dia tidak bisa begitu. Tidak ada satupun napas yang keluar dengan lega dari dalam paru-parunya. Dia tak tahu harus mengatakan apa ke teman satu Bandnya nanti. Dia tak mungkin mengatakan, 'Gue dijodohin sama pacar lo'. Itu gila namanya.

Dan Lena sudah pasti memikirkan hal yang sama. Gadis itu juga sama resahnya dengan Elvin. Lena bahkan masih menatapnya dengan tatapan terkejut dan sepenuhnya tidak percaya dengan apa yang sedang dihadapinya. Lena kehilangan kata-katanya, semua anggota tubuhnya terasa lemas sampai dia tak dapat merasakan apa-apa.

ALPHABET [TAHAP REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang