47. Red Flavor

322 50 4
                                        

Tangan Chrisdy semakin mencengkram Lena dengan kuat. Sorotan matanya tajam dan kokoh, napasnya memburu, giginya bergelatuk.

Mata Lena melebar, terkejut melihat Chrisdy yang terlihat menakutkan. Lena sama sekali tak pernah melihat laki-laki itu marah sebelumnya.

"Lena, masuk mobil!" Chrisdy kembali menarik tangan Lena sampai membuat gadis itu terjatuh kalau saja tidak langsung ditarik oleh Farel.

"Lepas tangan lo!" Farel masih berusaha menahan emosinya, dia tak mau merusak hari bahagia adiknya.

Chrisdy tertawa masam. "Tangan lo yang harusnya lepas. Tengah malam datang ke rumah orang, apa nggak malu?"

"Makanya itu, gue mau jemput adik gue karena nggak mau lama-lama di rumah orang."

"Adik lo?" tanya Chrisdy dengan nada mengejek, matanya semakin menatap Farel dengan tajam.

"Iya, adik gue," tegas Farel. "Apa perlu sekalian gue bilang kalo rumah ini juga rumah gue?"

Chrisdy langsung mencengkram tangannya di tangan Lena dengan kuat sampai gadis itu mengerang kesakitan. "Lena, masuk mobil!"

"Abang!" rengek Lena, mengadu ke Farel.

Farel langsung melepas paksa tangan Chrisdy dari milik adiknya. Sepasang matanya menatap tajam laki-laki yang memakai stelan jas hitam itu. Ekspresi kedua laki-laki itu terlihat marah, napas mereka sama-sama memburu.

"Nggak usah teriak ke adik gue!"

Chrisdy tak peduli, dia kembali menarik tangan Lena dan menyeretnya menjauhi Farel. Cengkeraman tangannya jauh lebih kuat dari sebelumnya, pergelangan tangan Lena sampai merah dibuatnya dan gadis itu mengerang kesakitan sambil berusaha menahan tubuhnya.

"Lepas! Sakit!"

Melihat Lena kesakitan langsung membuat Farel naik darah. Laki-laki itu membuang buket bunga yang dari tadi dipegangnya, dan detik setelahnya langsung mencengkram kerah baju Chrisdy dan Buk! Farel mendaratkan tinju dengan kuat di pipi Chrisdy sampai laki-laki itu terhuyung.

"Abang!" Lena langsung berteriak histeris. Farel menatap adiknya yang terlihat terkejut, lalu menatap pergelangan tangan bekas cengkraman Chrisdy yang hampir membiru.

Farel langsung mengepal tangannya, emosi semakin menguasainya. Melihat adiknya terluka membuatnya marah. Laki-laki itu berniat untuk memberi balasan lagi ke Chrisdy, tapi dia terlambat satu langkah.

Buk!

Chrisdy sudah lebih dulu membalasnya dengan tinju sampai membuatnya jatuh ke tanah.

"Bang Alpha!" Lena berlari mendekati Farel, tapi Chrisdy langsung mendorongnya dengan kuat dan membuat gadis itu tersungkur ke samping.

Farel semakin marah. Buru-buru dia bangkit dan langsung menghantamkan kepala Chrisdy ke kaca mobil sampai kaca itu pecah dan alarm mobil berbunyi. Pukulan kembali mendarat di wajah Chrisdy, dan darah mulai mengalir ke leher dan dari ujung bibirnya.

Chrisdy melakukan perlawanan. Dia menendang perut Farel sampai laki-laki itu muntah darah, lalu mencengkram kerah jas putih itu dengan kuat dan melempar tubuh Farel ke tanah.

"Abang!" Lena semakin histeris, air sudah mengalir dari matanya, isak-isak kecil keluar dari mulutnya.

Gadis itu kembali mendekati Farel, namun Chrisdy lebih dulu mencapainya. Kedua laki-laki itu kembali saling pukul, bahkan sampai berguling di atas tanah.

ALPHABET [TAHAP REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang