"Aku sampai saat ini belum bisa menemukan orang yang sangat berarti di hidup kamu, tapi aku janji akan segera menemukannya."
~ Ara Deandra Khanza ~
Suasana di lapangan SMA Galaksi sangat ramai, karena hari ini sedang mengadakan Masa Orientasi Siswa (MOS). Ada seorang siswi yang sedari kesal melihat seniornya yang menurutnya menyebalkan dan semena-mena mulai naik darah. Ya siswi itu Ara, dia kesal melihat perlakuan seniornya dengan sombongnya menghukum salah satu siswi yang sama seperti Ara, sedang melakukan Masa Orientasi Siswa.
"Aku kesal banget lihat itu kakak senior yang tadi hukum cewek yang ada di sebelah sana, ya cewek itu ngobrol sendiri bersama teman-temannya. Tapi, setidaknya dia nggak sembarangan hukum juniornya seperti itu, aku harus kasih pelajaran itu cowok," Ara hendak berdiri saat masih berada di kerumunan siswa-siswi lain yang melakukan masa orientasi siswa.
Melihat Ara emosi, kedua sahabat Ara yang merupakan sahabat baru Ara merasa was-was dengan apa yang akan Ara lakukan kepada seniornya.
"Ish ngapain loe mau berdiri, kita kan lagi disuruh buat duduk kenapa loe berdiri Ra," Cherry mengingatkan Ara yang sedang emosi.
"Iya Ra, loe jangan cari gara-gara deh sama senior." timpal Beby yang ada di sebelah Ara dan Cherry.
"Ish habis aku gemes banget sama itu senior pengen aku tampol pipinya, cowok apaan yang bisanya cuma hukum adik kelasnya," kesal Ara pandangannya masih fokus melihat kepergian kakak kelasnya yang belum terlalu jauh.
Ara yang benar-benar kesal, memang dia sangat keras kepala. Akhirnya, Ara berdiri tidak mendengarkan nasihat kedua sahabatnya. Ara berdiri lalu, berlari ke arah kakak kelasnya itu yang sudah berjalan menjauh,"Woi, kamu itu cewek atau cowok sih!" kata Ara menghadang jalan kakak kelasnya itu.
Ara menatap tajam kakak kelasnya yang sekarang berada di depannya, karena memang Ara sengaja menghadang cowok itu. Cowok itu hanya menatap sekilas ke arah Ara, lalu dia melanjutkan perjalannya tanpa mempedulikan Ara yang masih kesal.
"Dasar kakak kelas songong! Kamu bisu ya kak," teriak Ara ke arah cowok itu.
Semua orang menatap ke arah Ara yang berani mengatai kakak kelasnya, banyak yang menatap heran Ara.
"Awas aja kalau nanti ketemu lagi, eh tunggu bukannya tadi dia cowok yang tabrakan sama aku tadi pagi, Ya? wah emang dasar songong tuh cowo," Ara menatap kepergian kakak kelasnya yang baru dia ingat, ternyata cowok yang bertabrakan dengannya tadi pagi.
***
Setelah mendengar perkataan seorang gadis yang merupakan adik kelasnya itu, Orion yang sebenarnya tidak terima dengan perkataan gadis itu, berjalan menuju ke atap sekolahnya (Rooftop) untuk menenangkan diri agar pikirannya lebih fresh.
"Cuma di tempat ini aku bisa nenangin diri, aku nggak bisa seperti ini terus. Aku harus gimana Git, aku nggak bisa hidup tanpa kamu. Kamu adalah orang yang sangat aku cinta tapi sekarang kamu udah ninggalin aku sendiri dengan cara yang aku masih nggak bisa terima." Orion menatap foto kebersamaannya dengan kekasihnya yang bernama Sagitta.
Orion berusaha melupakan kejadian, dimana dia harus kehilangan kekasihnya disaat dia sangat mencintai gadis itu, hatinya benar-benar hancur mungkin hancur berkeping-keping layaknya kaca yang tak mungkin bisa di satukan lagi.
"Aku nggak akan sembarangan buka hati aku, karena di hati aku cuma ada kamu Git. Aku harap bisa mencari tahu sesuatu yang menurut aku ganjal dengan kepergian kamu." Orion yang duduk di rooftop SMA Galaksi yang merupakan tempat favorit Orion menghilangkan rasa jenuhnya.
Orion menatap langit siang yang cukup terik, hatinya merasa tenang bila berada di tempat itu. Tiba-tiba handphone Orion bergetar ada sebuah pesan pada aplikasi whatsapp nya,Orion melihat isi pesan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ORION [COMPLETED]
Fiksi Remaja(Up Rabu & Sabtu) Tak semudah itu melupakan orang yang kita cintai, sesakit ini kah bila kita di tinggalkan oleh orang yang sangat kita cinta. Mungkin ini sudah jalan cintaku tapi kenapa hatiku merasa sangat sakit dengan kepergiannya yang tak ku san...
![ORION [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/145087274-64-k169053.jpg)