Dia terlihat penasaran sama aku, hatiku selalu saja bergetar kencang saat dia ada di dekatku.
~ Ara Deandra Khanza ~
Orion latihan basket seperti biasanya, tapi tanpa sengaja ada temannya yang sengaja menyenggol tubuhnya cukup keras membuatnya terjatuh dan cindera. Ara yang berada di bangku penonton langsung berlari, gadis itu menghampiri Orion yang terjatuh dan kesakitan.
"Kak Orion nggak apa-apa, kan?" kata Ara.
Cowok itu terdiam, dia heran kenapa gadis itu sangat peduli dengannya. Padahal gadis tahu, kalau Orion tak pernah baik kepadanya.
"Maaf ya, Kak," kata Ara mengecek bahu dan lengan Orion.
Ara menarik tangan cowok itu, gadis berusaha melakukan apa yang dia bisa untuk menolong cowok itu yang ternyata keseleo.
"Aw, lo gila mau bikin tangan gue patah!" kata Orion.
Namun, gadis itu tak mempedulikan cowok itu karena dia tahu itu salah satu cara ampuh menyembuhkan apa yang Orion alami.
Setelah gadis itu melakukan pengobatan dengan caranya sediri, cowok itu terdiam karena rasa sakitnya mulai berkurang.
"Udah nggak terlalu sakit kan, Kak?" tanya Ara memperhatikan wajah Orion yang selalu berekspresi datar.
Cowok itu mulai menggerakan bahu dan lengannya, dan benar ternyata sudah tidak terasa sakit lagi.
"Makasih," kata Orion.
Gadis itu kaget mendengar pernyataan terima kasih Orion, dia tak menyangka bila cowok itu bisa mengucapkan terima kasih kepadanya.
"Iya sama-sama, Kak," kata Ara tersenyum ke arah cowok itu.
"Makasih ya, Dek." Dirga berterima kasih atas bantuan Ara, Orion yang merupakan pemain andalan Galaksi sudah membaik.
"Sama-sama, Kak,"
Ara kembali ke bangku penonton, namun sebelum sampai di sana ada seseorang yang menghampirinya.
"Makasih ya, Ra. Berkat lo Orion nggak cidera," kata Aries.
"Iya sama-sama, Kak. Kenapa Kak Aries baik banget ke Kak Orion? Padahal kan dia nggak pernah baik ke Kakak?" kata Ara.
Aries tersenyum ke arah gadis itu. "Dia nggak seburuk yang lo pikir, Ra."
Gadis itu hanya diam, dia juga sebenarnya tahu bila Orion memang tak selamanya buruk. Buktinya, cowok itu mau mengucapkan terima kasih kepadanya.
"Nanti malam jadi kan, Ra?" tanya Aries.
"Nanti malam?" kata Ara bingung karena dia lupa dengan ajakan Aries kepadanya karena terlalu fokus memperhatikan Orion.
"Iya, nanti lo mau kan nemenin gue beli sepatu? Soalnya sepatu gue udah rusak," kata Aries.
Gadis itu mengangguk, tanda dia menyetujui ajakan cowok itu yang selalu perhatian kepadanya. Dari kejauhan, ternyata ada seseorang yang memperhatikan percakapan Ara dan Aries.
Mereka ngomongin apa? Kenapa aku jadi penasaran sama yang mereka obrolin, sih?
Tiba-tiba ada yang menepuk bahu orang itu, dia kaget dan menoleh ke arah orang yang mengagetkannya.
"Mars? Lo ngagetin gue aja sih?" kata Orion.
"Biasa aja kali, Rion. Lo kepo ya sama obrolan mereka berdua? Kalau penasaran mending lo samperin aja mereka?" kata Mars.
KAMU SEDANG MEMBACA
ORION [COMPLETED]
टीन फिक्शन(Up Rabu & Sabtu) Tak semudah itu melupakan orang yang kita cintai, sesakit ini kah bila kita di tinggalkan oleh orang yang sangat kita cinta. Mungkin ini sudah jalan cintaku tapi kenapa hatiku merasa sangat sakit dengan kepergiannya yang tak ku san...
![ORION [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/145087274-64-k169053.jpg)