"Memang tak mudah untuk bersikap baik kepada orang lain, hati ini masih tetap miliknya. Walaupun, seribu orang berusaha mendekatiku."
~ Orion Angkasa Putra ~
"Ara..." Seseorang memanggil Ara yang hendak mengejar Orion yang pergi meninggalkan Ara begitu saja.
Ara menoleh ke arah suara seseorang yang memanggil namanya, Ara tersenyum manis ke arah itu. Namun, jujur Ara ingin mengejar Orion. Tapi, apa daya ada orang yang memanggilnya sehingga dia mengurungkan niatnya untuk mengejar Orion.
"Kak Aries, " kata Ara tersenyum ke arah Aries yang juga tersenyum kepada Ara.
"Suara loe bagus banget Ra, loe belajar nyanyi di mana?" tanya Aries yang sudah berada di depan Ara.
"Hm, aku otodidak kak belajar nyanyinya. Hm, makasih loh kak. Udah bilang suara aku bagus, " kata Ara tersenyum kepada Aries yang memuji suaranya.
Aries memerhatikan Ara yang masih memegang gitar, Aries penasaran kenapa Ara berada di depan ruang ganti anak basket Galaksi.
"Ra, loe kok ada di depan ruang ganti anak basket? Loe lagi nungguin siapa?" tanya Aries penasaran kenapa Ara ada di sana.
Ara diam sejenak, mencoba mencari alasan yang tepat untuk menjawab pertanyaan Aries. Ara bingung harus menjawab apa? Karena tidak mungkin dia memberitahu yang sebenarnya kepada Aries bila dia di sana untuk menemui Orion.
"Hm, kebetulan lewat aja kok kak. Sebenarnya, tadi aku udah mau pulang. Kak Aries sendiri kenapa belum pulang?" tanya Ara sambil mengalihkan pembicaraan Aries yang nampak penasaran dengan Ara.
"Tadinya gue mau pulang, tapi gue ngelihat loe. Jadi, gue mau ajak loe ngobrol bentar boleh kan?" kata Aries kepada Ara yang ada di dekatnya.
Ara tersenyum, lalu mengangguk tanda setuju bila Aries ingin mengajaknya mengobrol sebelum pulang. Aries mengajak Ara duduk di salah satu bangku yang ada di area SMA Galaksi.
"Ra, loe masuk ekskul apa aja?" tanya Aries yang sudah duduk di samping Ara.
"Aku ikut ekskul musik sama jurnalistik kak. Soalnya, aku suka banget sama musik dan puisi. Aku suka banget bikin puisi kak, makanya aku masuk ekskul jurnalistik juga. Ya, mungkin nanti aku bisa nunjukin puisi aku di mading Galaksi kak," kata Ara yang ada di samping Aries.
Aries diam-diam memerhatikan Ara yang sedang berbicara menceritakan tentang dirinya yang menyukai musik dan puisi.
"Kak Aries pasti jago banget main basketnya. Makanya, kakak masuk tim basket. Aku lihat kakak jago main basketnya tadi, pasti kakak banyak fansnya dong di Galaksi," kata Ara tersenyum ke arah Aries yang nampak memperhatikannya.
"Nggak juga, gue main basketnya masih biasa. Yang udah jelas jago tuh kak Dirga, kapten tim basket sekolah kita," kata Aries.
Ara memerhatikan sekitar sekolah Galaksi, Ara menanyakan tentang semua yang berhubungan dengan sekolahnya itu.
"Kak, dengar-dengar di Galaksi ini banyak banget ekskulnya ya? Kenapa kakak cuma masuk ekskul basket?" tanya Ara yang penasaran dengan Aries.
"Ya, gue cuma bisa main basket doang Ra, beda sama yang lain. Mungkin, yang lain ada yang masuk beberapa ekskul. Tapi, gue nggak bisa gitu karena gue udah jatuh cinta banget sama basket," kata Aries.
"Oh ya, loe udah tahu belum? Kalau di sekolah ini punya radio?" tanya Aries kepada Ara.
Ara menggeleng tanda dia tidak mengetahui bahwa sekolahnya mempunyai tempat penyiaran radio.
KAMU SEDANG MEMBACA
ORION [COMPLETED]
Fiksi Remaja(Up Rabu & Sabtu) Tak semudah itu melupakan orang yang kita cintai, sesakit ini kah bila kita di tinggalkan oleh orang yang sangat kita cinta. Mungkin ini sudah jalan cintaku tapi kenapa hatiku merasa sangat sakit dengan kepergiannya yang tak ku san...
![ORION [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/145087274-64-k169053.jpg)