Joy sedang bersantai ria sambil memakan es krimnya tiba-tiba sebuah suara mengagetkan Joy membuat es krim ditangannya terjatuh, lelaki yang mengagetkan Joy membuat es krim Joy terjatuh menelan ludahnya kasar.
"Kim Dong hyuk sialan" teriak Joy, laki-laki tersebut lalu bersimpul didepan Joy .
"maaf nuna gak sengaja aku" ucapnya seperti meminta maaf kepada sang raja yang hendak memenggal kepalanya.
"tahu ah kesel gue" ucap Joy duduk menatap nanar es krim yang jatuh, setelah dirasa paduka raja Joy tidak marah lagi Donghyuk berdiri lalu didekat Joy
"aku juga kesal nuna" ucap Donghyuk menyederkan kepalanya dipahu Joy lalu tangannya melingkar dipinggang Joy sedangkan Joy biasa saja, lelaki ini sering sekali memeluknya begitu. Maklum dirinya kan pelukable.
"Joy kamu tahu gak? aku tuh capek banget, aku galau aku sedih" ucap Donghyuk
"bodo gak mau tahu" ucap Joy masih kesal
"harus tahu, nanti aku beliin es krim lagi deh" bujuk Donghyuk
"tapi 5 es krimnya"
"gak gendut makan es krim banyak"
"biarin kalau gendut kalau gak ada yang nikahin aku kan ada kamu "
"emang aku mau?"
"kalau gak mau nanti aku bilang bunda kamu, kalau aku hamil anak kamu"
"bisa-bisa aku dibunuh bunda trus kamu jadi janda"
"belum nikah gak bakal jadi janda lah, kamusih terlalu lama bermain sama Bobby, Hanbin sama Junhoe jadinya gila"
"jangan sebut nama itu, aku kesel" ucap Donghyuk semakin erat memeluk Joy
"Kesel kenapa? Tumben kamu kesel sama soulmate kamu. Kalian putus" Joy membelai rambut Donghyuk.
"Aku normal ya gak mungkin suka sama cowok, buktinya aku suka meluk kamu"
"Anjing aku juga suka meluk aku" ucap Joy
"dasar anjing" lanjut Joy
"guk guk guk" jawab Donghyuk
.
.
Joy bingung sekali, tumben sekali Donghyuk mengajaknya bertemu dengan teman-temannya biasanya dirinya paling malas. Apalagi setelah banyak yang tahu kalau mereka berdua berteman dekat.
Donghyuk kesal pasti teman-temannya mengirim hadiah untuk Joy, bahkan dirinya pernah membuang hadiah itu. Susah emang punya sahabat cantik menurut teman-temannya, jujur menurut Donghyuk dimana letak cantiknya Joy, Cuma menang tinggi doang.
Dirinya sudah terbiasa melihat perempuan yang usianya satu tahun diatasnya tersebut, bahkan dirinya dulu pernah mandi bersama Joy dan dirinyalah yang tahu ketika Joy menangis-nangis gara-gara haid pertama kalinya.
Donghyuk mengandeng Joy agar tidak hilang, maklum Joy sering sekali tersesat dan lupa jalan. Bahkan butuh waktu satu tahun untuk menghafal jalan menunju sekolah atau kampusnya tapi jika soal pelajaran Joy benar-benar pintar.
"Joy, kalau ada orang pakai baju sama kaya aku jangan diikuti nanti kaya dipasar dulu" bisik Donghyuk dan Joy Cuma tertawa mengingat kejadian tersebut.
Saat itu Joy sedang bersama dengan Yerin tapi tiba-tiba Yerin menghilang dan seorang memakai baju seperti Yerin tapi ternyata salah orang, entah kenapa yang ada dipikirannya saat itu adalah Donghyuk dan dirinya menelpon. Padahal waktu itu Donghyuk ada latian dan terpaksa bolos demi sahabatnya.
