Heeko POV
Dimana kah aku berada? Jalanan kota Seoul manakah yang begitu panjang dan sempit ini, dengan dua barisan gedung tua yang gelap, tanpa satu pun Jendelanya yang diterangi lampu? Dan jam berapa saat ini? Langit nampak berwarna kelabu suram dan keruh, dan hanya sedikit lampu yang hanya memancarkan cahaya kehijauan yang tampak kelam. Aku mempercepat langkah ku, hampir berlari, mengejar sesosok pria yang ku rindukan amat dalamnya, Jeon Jungkook, ia berlari seolah menghindariku. tapi dengan tawar hati ini kusadari betapapun jauhnya aku melangkah, jalan panjang yang gelap itu terus membentang di hadapanku, tanpa terlihat ujungnya.
Seolah itu belum cukup mengerikan, ketikan tatapanku tertumbuk pada objek yang sedang ku kejar tertabrak sebuah mobil yang datang entah darimana. Jungkook terpental beberapa meter sebelum tergolek tak berdaya dengan darah yang mengucur derasnya. Tenggorokan ku tercekat membuatku sulit bernafas. Di tempat itu aku hanya mampu mendengar desiran angin. Kaki ku yang sempat terhenti kini mulai berjalan lagi secepat mungkin sambil menatap pria itu panik.
Aku rasakan denyut jantungnya telah berhenti. Sepertinya nyawanya telah meninggalkan raganya. Tapi tak setetespun air mata ku mengalir. namun hati ku amat panas terasa terbakar. Aku memandang ke sekelilingku, mencari mobil yang telah melakukan hal keji ini pada kekasihku. Tiba-tiba saja cahaya putih menyoroti mataku. Itu sorot sepasang lampu. Lampu mobil yang telah membunuh Jungkook. Aku amati di antara lampu berdiri sosok bayangan pria. Aku terus mengamatinya. Itu Yoongi, ia sedang tersenyum padaku. Hatiku terbakar dan membara. "kau dalang dari semua ini keparat" pekikku. Aku hendak membalas, lalu aku mulai berlari secepat mungkin mengejar mobil yang kini telah melaju membelah angin. Aku terus belari dan berlari "Tak ada jalan yang tak berujung" cetusku menguatkan hati.
Tiba-tiba saja aku melihat mobil itu terperosok kejurang. Ternyata ujung jalan itu adalah sebuah jurang tak berdasar. ku dengar seseorang meminta tolong dari tepi jurang gelap sana. Ku dekati Jurang tersebut. Yoongi tengah bergelayut pada akar pohon meminta tolong padaku sembari meminta maaf. "aku melakukan ini karena adikku" ucapnya menangis. Tanpa diperintah apapun tanganku terdorong membantunya. Namun sebelum tangan kami menyatu Yoongi jatuh ke jurang. Aku merasa ketakutan dan menjerit...
***
Heeko mendapati dirinya di selubungi oleh sinar mentari yang lembut dari balik tirai jendela. Hanya butuh beberapa detik saja untuk menyadari kalau ia sedang terbaring di tempat tidur. Tubuhnya bersimbah peluh dan tanganya mencengkram selimut.
Jalanan yang mengerikan, lampu-lampu yang menakutkan, Jungkook yang tergeletak bersimbah darah, dan Yoongi jatuh ke jurang tak berdasar semuanya lenyap dalam sekejap. Dibiarkan matanya berkelana sembari mengingat kejadian terakhir kali ia sadar. Setaunya saat ini ia berada di apartemen Taehyung.
Heeko terdorong untuk bangkit dari ranjang dan hendak mencari Taehyung, tapi begitu bergerak, kepalanya terasa berputar hebat. ia terus memaksakan diri alhasil sang gadis roboh lalu menyenggol gelas hingga jatuh dan pecah.
Bunyi pecahan gelas mengundang Taehyung lekas memasuki kamar. Ia menemukan Heeko terduduk di tepi tempat tidur sambil memegang kepalanya. Taehyung membantu Heeko kembali ke sana. Membaringkan gadis yang kian memucat lalu menyelimutinya.
"Sudah berapa lama aku tertidur" tanya Heeko bernada lirih. Taehyung memutar bola matanya.
"Satu hari" ucapnya.
"Apa yang terjadi?"
"Kau pingsan setelah mendengar aku menceritakan tentang Kak Yoongi"
KAMU SEDANG MEMBACA
BOY MEETS EVIL || Min Yoongi
FanfictionYoo Heeko, gadis keturunan Jepang dan Korea mencoba mencari peruntungan di negeri Ginseng sembari belajar hidup mandiri. Gadis itu baru saja mulai menata hidup barunya. Membeli sebuah apartemen di Kota Seoul. Siapa sangka apartemen yang di beli deng...
